Istri Pengedar Narkoba Ditangkap Saat Konsumsi Sabu di Rumah, Polisi: Suaminya Masih DPO

Kompas.com - 27/01/2022, 19:27 WIB
Delapan tersangka kasus narkoba dihadirkan pada konferensi pers di Kantor Polres Blitar Kota, Kamis (27/1/2022) KOMPAS.COM/ASIP HASANIDelapan tersangka kasus narkoba dihadirkan pada konferensi pers di Kantor Polres Blitar Kota, Kamis (27/1/2022)

BLITAR, KOMPAS.com - Polres Blitar Kota menggerebek rumah pengedar sabu di Kabupaten Blitar awal pekan ini. Namun, pengedar sabu berinisial S yang menjadi sasaran petugas tak ditemukan di rumah.

Dalam penggerebekan itu, polisi meringkus istri pengedar narkoba tersebut yang berinisial SN (22). Polisi mendapati SN sedang mengonsumsi sabu di rumahnya, Desa Sanankulon, Kecamatan Sanankulon.

Baca juga: Harga Minyak Goreng di Pasar Kota Blitar Masih Tinggi, Hanya 2 Merek yang Jual Rp 14.000 Per Liter

Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono mengatakan, polisi akhirnya menahan SN karena kedapatan mengonsumsi sabu.

"Jadi SN ini kita tangkap sebagai pemakai sabu-sabu sedangkan suaminya masih DPO (daftar pencarian orang) karena diduga menjadi pengedar sabu-sabu dan pil dobel L," kata Argo saat konferensi pers di Blitar, Kamis (26/1/2022).

Argo mengatakan, polisi masih mengejar S yang belum lama selesai menjalani hukuman untuk kasus yang sama.

"Target kami, S, kebetulan baru saja keluar rumah saat polisi mendatangi rumahnya. Padahal, S dan istrinya baru saja bersama mengonsumsi sabu-sabu," tambahnya.

SN adalah satu dari delapan tersangka kasus sabu-sabu dan obat keras berbahaya yang dihadirkan pada konferensi hasil kerja Satuan Reserse Narkoba selama Januari.

Sementara tujuh tersangka yang lain terdiri dari tersangka kasus sabu-sabu sebanyak tiga orang dan empat tersangka penyalahgunaan pil dobel L sebanyak empat orang.

Dari delapan tersangka tersebut, polisi menyita barang bukti sabu-sabu sebanyak 4,27 gram sabu-sabu termasuk 1,63 gram yang ditemukan di rumah pasangan SN dan S.

Selain sabu-sabu, kata dia, polisi juga menyita barang bukti pil dobel L sebanyak 9.000 butir dari empat tersangka tersebut.

Baca juga: Pemkot Blitar Batasi Vaksin Sinovac Hanya untuk Anak 6-11 Tahun

Argo mengatakan, untuk kasus sabu-sabu pihaknya menjerat para tersangka dengan Pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman kurungan minimal 5 tahun dan maksimal seumur hidup.

Kepada tersangka pengedar pil dobel L, kata dia, polisi menggunakan jeratan Pasal 106 dan Pasal 196 UU RI No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Ditemukan Tewas Pegang Mikrofon di KUA, Diduga Tersengat Listrik

Mahasiswa Ditemukan Tewas Pegang Mikrofon di KUA, Diduga Tersengat Listrik

Surabaya
Kayutangan Heritage Zona III di Kota Malang Dibangun Akhir Mei

Kayutangan Heritage Zona III di Kota Malang Dibangun Akhir Mei

Surabaya
Kecelakaan Kerja, Warga Nganjuk Tewas di Pabrik Plastik

Kecelakaan Kerja, Warga Nganjuk Tewas di Pabrik Plastik

Surabaya
Pilot Diduga Selingkuh dengan Pramugari, Digerebek Istrinya di Kamar Hotel Surabaya

Pilot Diduga Selingkuh dengan Pramugari, Digerebek Istrinya di Kamar Hotel Surabaya

Surabaya
Soal Pelonggaran Penggunaan Masker di Ruang Terbuka, Pemkot Surabaya Koordinasi dengan Pakar Kesehatan

Soal Pelonggaran Penggunaan Masker di Ruang Terbuka, Pemkot Surabaya Koordinasi dengan Pakar Kesehatan

Surabaya
Sopir Bus yang Alami Kecelakaan Tol Sumo Disebut Tertidur Lelap 2 Menit, Sudah Berstatus Tersangka

Sopir Bus yang Alami Kecelakaan Tol Sumo Disebut Tertidur Lelap 2 Menit, Sudah Berstatus Tersangka

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 20 Mei 2022 : Pagi hingga Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 20 Mei 2022 : Pagi hingga Siang Hujan Ringan

Surabaya
Pemilihan Ketua, 17 DPC Demokrat Jatim Gelar Muscab Serentak

Pemilihan Ketua, 17 DPC Demokrat Jatim Gelar Muscab Serentak

Surabaya
Diduga Lecehkan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lumajang Diamankan Polisi

Diduga Lecehkan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lumajang Diamankan Polisi

Surabaya
Ribuan Ubur-ubur Muncul di Pantai Mayangan Probolinggo, Warga Tak Berani Berendam

Ribuan Ubur-ubur Muncul di Pantai Mayangan Probolinggo, Warga Tak Berani Berendam

Surabaya
Tanah Milik Warga Tuban Tiba-tiba Ambles 1,5 Meter Menyerupai Danau

Tanah Milik Warga Tuban Tiba-tiba Ambles 1,5 Meter Menyerupai Danau

Surabaya
Kecelakaan Bus di Tol Mojokerto Tewaskan 15 Orang, Pengamat: Polisi Harus Tegas Saat Selidiki Kasus Ini

Kecelakaan Bus di Tol Mojokerto Tewaskan 15 Orang, Pengamat: Polisi Harus Tegas Saat Selidiki Kasus Ini

Surabaya
Balita di Magetan Dicabuli Ayah Kandungnya, Ketahuan karena Kesakitan Saat Buang Air Kecil

Balita di Magetan Dicabuli Ayah Kandungnya, Ketahuan karena Kesakitan Saat Buang Air Kecil

Surabaya
11 Kali Beraksi, Pencuri Kotak Amal Tertangkap karena Unggahan Foto Takmir Masjid

11 Kali Beraksi, Pencuri Kotak Amal Tertangkap karena Unggahan Foto Takmir Masjid

Surabaya
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Tol Sumo Jadi 15 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Tol Sumo Jadi 15 Orang

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.