Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Respons Bobby Saat Disinggung soal Menantu Presiden Usai Terima Satyalancana

Kompas.com - 25/04/2024, 20:00 WIB
Andhi Dwi Setiawan,
Andi Hartik

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution merespons mengenai penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo.

Diketahui, Bobby merupakan menantu Presiden Jokowi. Ia suami dari Kahiyang Ayu.

"Kalau nanya gitu (penghargaan karena menantu Presiden), tanya sama yang ngasih, kita kan dikasih. Tadi disampaikan kita dengarkan, kami tadi diberi penilaian," kata Bobby di Balai Kota Surabaya, Kamis (25/4/2024).

Baca juga: 14 Kepala Daerah Penerima Satyalancana dari Jokowi, Ada Bobby tapi Gibran Batal Hadir

Bobby mengatakan, sejumlah pihak terlibat dalam pemberian gelar Satyalancana tersebut. Hal itu sesuai dengan yang disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

"Penilaiannya disampaikan Pak Mendagri dalam pidato beliau. Yang memberikan penilaian bukan hanya Kemendagri tapi banyak sektor, banyak stakeholder yang memberi penilaian," jelasnya.

Baca juga: Terima Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha, Khofifah: untuk Warga Jatim

Bobby mengklaim sudah bisa memperbaiki sistem pelayanan pemerintah selama menjadi kepala daerah. Salah satunya dengan menghilangkan praktik pungutan liar (liar) dalam proses pelayanan kepada masyarakat.

"Pemerintah itu tentunya melayani, upaya yang kami lakukan selama ini adalah bagaimana optimalisasi pelayanan, memudahkan, menghilangkan unsur pungli," ucapnya.

"Kami tekankan bagaimana pelayanan itu mudah, cepat dan selama memang ada bayaran kita informasikan, yang memang tidak ada bayaran kita optimalkan tidak ada," tambahnya.

Lebih lanjut, Bobby berterima kasih atas pemberian penghargaan Satyalancana tersebut. Sebab, dia merasa gelar itu bisa memberikan semangat untuk memperbaiki sistem pemerintahan.

"Kami dari Pemerintah Kota Medan mengucapkan terima kasih, mudah-mudahan penghargaan ini bukan untuk bangga diri, tapi untuk motivasi untuk melayani masyarakat," ujarnya.

Sejumlah kepala daerah yang mendapatkan gelar Satyalancana adalah Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Bupati Kulon Progo H. Sutedjo dan Bupati Wonogiri Joko Sutopo.

Selanjutnya, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah, Bupati Badung Bali I Nyoman Giri Prasta, Bupati Hulu Sungai Selatan Achmad Fikry, Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Berikutnya, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wali Kota Serang Dr. H. Syafrudin, dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

2 Mahasiswa Pelaku Penembakan di Tol Surabaya Dikeluarkan dari Kampus

2 Mahasiswa Pelaku Penembakan di Tol Surabaya Dikeluarkan dari Kampus

Surabaya
Dugaan Korupsi Mobil Siaga, Sejumlah Kades di Bojonegoro Diperiksa

Dugaan Korupsi Mobil Siaga, Sejumlah Kades di Bojonegoro Diperiksa

Surabaya
Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena 'Blindspot'

Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena "Blindspot"

Surabaya
Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com