Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terima Satyalancana, Bupati Banyuwangi Klaim Sudah Turunkan Kemiskinan

Kompas.com - 25/04/2024, 17:32 WIB
Andhi Dwi Setiawan,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengklaim penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha bisa didapatkanya setelah menurunkan kemiskinan serta menjaga inflasi.

Hal tersebut diungkapkan Ipuk usai menghadiri upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) XXVIII dan mendapat gelar Satyalancana, Balai Kota Surabaya, Kamis (25/4/2024).

"Penilaian ini yang didasarkan pada peningkatan capaian kinerja Banyuwangi seperti kemiskinan yang menurun, inflasi yang terjaga," kata Ipuk, kepada media di Balai Kota Surabaya.

Baca juga: Pilkada Banyuwangi, Partai Golkar Nyatakan Dukungan kepada Ipuk Fiestiandani Azwar Anas

Ipuk mengatakan, salah satu cara mencapainya yakni mengembangkan sektor pariwisata di Banyuwangi. Sebab, hal tersebut bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

"Kami saat ini fokus pengembangan pariwisata, bagaimana pariwisata bisa berdampak pada pengentasan kemiskinan, peningkatan PAD dan juga peningkatan sumber daya manusia," ujarnya.

"Jadi masih sekitar itu inovasi kami. Akhirnya angka kemiskinan dapat diturunkan, ekonomi bisa tumbuh dan masyarakat bisa semakin sejahtera," tambah Ipuk.

Meski demikian, kata dia, penghargaan Satyalancana bisa diraihnya dengan dukungan sejumlah pihak. Sebab, semua permasalahan dapat diselesaikan dengan bantuan mereka.

"Satyalancana ini adalah berkat kerja kolaboratif dari teman-teman pemerintah Banyuwangi dan kerja sinergi dengan sejumlah sektor yang ada di Banyuwangi," jelasnya.

Baca juga: Sekjen PDI-P Ungkap Bupati Banyuwangi Diintimidasi, Diperiksa Polisi 6 Jam

Istri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas itu juga berterima kasih kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian usai disematkanya gelar tersebut.

"Kemendagri, saya mengucapkan terima kasih, sebagai peringkat pertama untuk kinerja pemerintah daerah tahun 2023 ini," ucapnya.

Diketahui, sejumlah kepala daerah yang mendapatkan gelar Satyalancana adalah Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir; Bupati Kulon Progo, H. Sutedjo; Bupati Wonogiri, Joko Sutopo.

Selanjutnya, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah; Bupati Badung Bali, I Nyoman Giri Prasta; Bupati Hulu Sungai Selatan, Achmad Fikry; Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa; Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Terakhir, Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution; Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto; Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi; Wali Kota Serang, Dr H Syafrudin, dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena 'Blindspot'

Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena "Blindspot"

Surabaya
Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Surabaya
Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com