Buntut Aksi Pesawat Kertas di Rumah Dinas Wali Kota Malang, Pengamanan Diperketat

Kompas.com - 06/04/2021, 08:46 WIB
Salah satu anggota Satpol PP Kota Malang yang berjaga di rumah dinas wali kota saat memungut salah satu dari pesawat kertas yang dilempatkan ke halaman rumah dinas wali kota. (Foto: Tangkapan Layar dari Video yang Beredar). KOMPAS.COM/Tangkapan Layar dari Video yang BeredarSalah satu anggota Satpol PP Kota Malang yang berjaga di rumah dinas wali kota saat memungut salah satu dari pesawat kertas yang dilempatkan ke halaman rumah dinas wali kota. (Foto: Tangkapan Layar dari Video yang Beredar).

KOMPAS.com - Rumah Dinas Wali Kota Malang Sutiaji mendadak ramai pada Senin (5/4/2021) sore.

Rumah dinas yang berada di Jalan Ijen itu, dilempari pesawat kertas atau kertas yang dilipat menyerupai pesawat.

Sekitar 10 orang yang melakukan aksi di depan rumah dinas juga membakar flare di pinggir jalan atau luar pagar.

Kepala Satpol PP Kota Malang Priyadi mengatakan, pihaknya memperketat penjagaan rumah dinas wali kota setelah insiden tersebut.

Biasanya, rumah dinas wali kota dijaga empat personel Satpol PP yang bergantian dalam tiga sif.

Baca juga: Bertemu Mendagri di Jayapura, Ini yang Disampaikan Gubernur Papua Lukas Enembe...

Kini, Priyadi menambah jumlah personel Satpol PP yang berjaga menjadi 14 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sekarang ditambah satu regu (berisi) 10 orang untuk pengamanan," kata Priyadi saat dihubungi, Senin.

Aksi itu bukan teror

Aksi pelemparan pesawat kertas dan pembakaran flare itu terekam dalam video yang belakangan viral di aplikasi pesan instan.

Dalam video itu terlihat flare berwarna merah menyala di luar pagar. Sementara seorang anggota Satpol PP memungut satu dari sejumlah pesawat kertas yang dilempar ke halaman rumah dinas wali kota.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Mohon Maaf untuk Sementara IGD Tidak Menerima Pelayanan Pasien yang Memerlukan Oksigen'

"Mohon Maaf untuk Sementara IGD Tidak Menerima Pelayanan Pasien yang Memerlukan Oksigen"

Surabaya
Daftar 3 Tempat Isi Oksigen Gratis di Jatim yang Buka 24 Jam dan Cara Mendapatkannya

Daftar 3 Tempat Isi Oksigen Gratis di Jatim yang Buka 24 Jam dan Cara Mendapatkannya

Surabaya
Gubernur Jawa Timur Sebut Stasiun Pengisian Ulang Oksigen Gratis Buka 24 Jam

Gubernur Jawa Timur Sebut Stasiun Pengisian Ulang Oksigen Gratis Buka 24 Jam

Surabaya
Vaksinasi Covid-19 di Jatim, Gubernur Khofifah: Kendala Saat Ini Masih Pasokan...

Vaksinasi Covid-19 di Jatim, Gubernur Khofifah: Kendala Saat Ini Masih Pasokan...

Surabaya
Cerita Arya Mengaku Diusir Warga Saat Isoman: Sedih, tapi Ya Sudah, Memang Risiko Nakes...

Cerita Arya Mengaku Diusir Warga Saat Isoman: Sedih, tapi Ya Sudah, Memang Risiko Nakes...

Surabaya
Daftar Nomor Telepon Puskesmas dan Ambulans 24 Jam di Surabaya

Daftar Nomor Telepon Puskesmas dan Ambulans 24 Jam di Surabaya

Surabaya
Jadi Pengedar Sabu, Relawan Anti-narkoba Ditangkap Polisi, Ini Alasannya

Jadi Pengedar Sabu, Relawan Anti-narkoba Ditangkap Polisi, Ini Alasannya

Surabaya
Tes GeNose Palsu di Sumenep, Gunakan Kantong Urine, Dijual Rp 50.000 ke Penumpang Bus

Tes GeNose Palsu di Sumenep, Gunakan Kantong Urine, Dijual Rp 50.000 ke Penumpang Bus

Surabaya
'Banyak Pasien Datang ke RS dengan Kondisi Sudah Jelek, Sehingga Banyak yang Meninggal di IGD'

"Banyak Pasien Datang ke RS dengan Kondisi Sudah Jelek, Sehingga Banyak yang Meninggal di IGD"

Surabaya
'Semua Penumpang ke Depan Cari Pelampung, Semua Berebutan'

"Semua Penumpang ke Depan Cari Pelampung, Semua Berebutan"

Surabaya
'Dapat Panggilan Memakamkan Jenazah Covid-19 Tengah Malam hingga Dini Hari Itu Sudah Biasa'

"Dapat Panggilan Memakamkan Jenazah Covid-19 Tengah Malam hingga Dini Hari Itu Sudah Biasa"

Surabaya
RS Lapangan Gejos Kembali Dibuka, Bupati Gresik: Pemkab Tak Ingin Ada Pasien Telantar

RS Lapangan Gejos Kembali Dibuka, Bupati Gresik: Pemkab Tak Ingin Ada Pasien Telantar

Surabaya
Aturan PPKM Mikro Surabaya, SIKM Berlaku, Jam Operasional Usaha Dibatasi

Aturan PPKM Mikro Surabaya, SIKM Berlaku, Jam Operasional Usaha Dibatasi

Surabaya
Khofifah Kembali Terinfeksi Covid-19, Wagub Jatim: Penanganan Corona Tetap Sesuai Prosedur

Khofifah Kembali Terinfeksi Covid-19, Wagub Jatim: Penanganan Corona Tetap Sesuai Prosedur

Surabaya
Antisipasi Lonjakan Covid-19, Wali Kota Madiun Minta RS Swasta Sediakan Ruangan Isolasi

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Wali Kota Madiun Minta RS Swasta Sediakan Ruangan Isolasi

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X