Warga Tak Sengaja Injak Mortir Aktif di Surabaya, Ini Kata Polisi

Kompas.com - 12/05/2022, 14:45 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebuah mortir diduga masih aktif dan memiliki daya ledak ditemukan warga di Kecamatan Bubutan, Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu (11/5/2022) malam.

Kapolsek Bubutan Surabaya Kompol Ade Christian Manapa membenarkan jika mortir tersebut dalam keadaan aktif.

Baca juga: Cerita Rahmat Injak Mortir yang Diduga Masih Aktif di Surabaya, Sempat Kegirangan karena Mengira Besi Biasa

Menurut dia, mortir tersebut masih menyimpan bahan kimia yang berpotensi meledak. Ledakan yang dikhawatirkan, bisa terjadi kapan saja dalam kondisi tertentu.

Namun, komponen pemicu mortir tersebut, diketahui sudah tidak terpasang di permukaan mortir.

Hal itu diketahui setelah kepolisian melakukan analisis dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Olah TKP dilakukan oleh Tim Gegana Jihandak Bom Satbrimob Polrestabes Surabaya, Rabu (11/5/2022) kemarin.

"Setelah dilakukan pengecekan oleh Tim Gegana, dinyatakan bahwa mortir itu dalam kondisi masih aktif. Namun, pemicu mortir tersebut sudah tidak ada," kata Ade dikonfirmasi, Kamis (12/5/2022).

Baca juga: Mortir Aktif Ditemukan di Dasar Sungai Dupak Surabaya, Bermula Tak Sengaja Terinjak Warga

Saat ini, mortir tersebut sudah dievakuasi oleh Tim Gegana Jihandak Bom Satbrimob Polrestabes Surabaya.

"Pada jam 21.10 WIB mortir diamankan oleh tim Gegana Jibom menggunakan bombangklet," ujar dia.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 12 Mei 2022 : Siang dan Malam Berawan

 

Selidiki asal mortir

Saat ini, kata Ade, kepolisian masih melakukan  penyelidikan untuk mencari tahu asal-usul mortir tersebut.

Di sisi lain, proses olah TKP lanjutan sekaligus pencarian mortir di sekitar area masih terus dilakukan.

"Dari hasil penelusuran di TKP awal sementara masih belum ditemukan mortir lain, dan mengingat waktu malam hari dan penelusuran kurang efektif, sehingga penelusuran di TKP untuk sementara dihentikan dan dilanjutkan Kamis siang ini," ujar dia.

Baca juga: Pelayanan Puskesmas Lambat, Wali Kota Surabaya Minta Layanan Digital Dimaksimalkan

Sebelumnya diberitakan, warga di Kecamatan Bubutan, Surabaya, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan mortir diduga masih aktif.

Mortir itu pertama kali ditemukan teronggok di dasar sungai Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan, Surabaya, Rabu (11/5/2022) malam oleh Rahmat Ilham (26).

Rahmat yang sedang mencari besi rongsokan tak sengaja menginjak benda itu.

Menurut dia, sejak sebulan lalu, sungai tersebut tengah dilakukan normalisasi oleh Pemkot Surabaya. Saat dilakukan normalisasi, kerap ditemukan besi-besi tua di dasar sungai.

Baca juga: Cegah Hepatisis Akut di Surabaya, Eri Cahyadi Minta Orangtua Lebih Peka pada Kondisi Anak

"Saya tidak tahu itu benda apa awalnya. Saya di sungai sedang cari besi. Nah, benda itu (mortir) terinjak kaki kanan. Karena kaki saya menginjak sesuatu, saya ambil benda itu. Ternyata mortir," kata Rahmat saat dihubungi, Kamis (12/5/2022).

Awalnya, ia mengira benda tersebut besi tua. Ia mengaku sempat kegirangan karena penampakannya mirip dengan besi.

Mortir itu memiliki panjang sekitar 20 sentimeter dengan berat enam kilogram.

Karena curiga dengan benda yang baru saja ia temukan, Rahmat melaporkannya kepada ketua RT setempat Arief dan LPMK Kelurahan Jepara Sutiaji. Kemudian, pihak RT melaporkan ke Polsek Bubutan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selidiki Dugaan Korupsi Pembibitan Pisang Mas Kirana, Kejari Lumajang Surati Irjen Kementan

Selidiki Dugaan Korupsi Pembibitan Pisang Mas Kirana, Kejari Lumajang Surati Irjen Kementan

Surabaya
Cabuli Bocah SD di Semak-semak, Pria di Sumenep Diringkus Polisi

Cabuli Bocah SD di Semak-semak, Pria di Sumenep Diringkus Polisi

Surabaya
Tunjungan Plaza 1 Surabaya Tetap Beroperasi Usai Kebakaran

Tunjungan Plaza 1 Surabaya Tetap Beroperasi Usai Kebakaran

Surabaya
Pria Mengaku Wartawan Tertangkap Tangan Saat Diduga Peras Sekolah di Malang

Pria Mengaku Wartawan Tertangkap Tangan Saat Diduga Peras Sekolah di Malang

Surabaya
Pelatih Taekwondo di Malang Jadi Tersangka Kekerasan Seksual pada Murid, Modus Janjikan Menikah

Pelatih Taekwondo di Malang Jadi Tersangka Kekerasan Seksual pada Murid, Modus Janjikan Menikah

Surabaya
Kasat Lantas Madiun Marah dan Copot Baju Dinas Usai Istrinya Terpegang Wartawan, Kapolres: Saya Minta Maaf atas Kesalahpahaman Ini

Kasat Lantas Madiun Marah dan Copot Baju Dinas Usai Istrinya Terpegang Wartawan, Kapolres: Saya Minta Maaf atas Kesalahpahaman Ini

Surabaya
Rupa-rupa Kegiatan Warga Kediri Peringati HUT Ke-77 RI

Rupa-rupa Kegiatan Warga Kediri Peringati HUT Ke-77 RI

Surabaya
Kebakaran di Tunjungan Plaza 1 Surabaya, Bermula dari Food Court Lantai 5

Kebakaran di Tunjungan Plaza 1 Surabaya, Bermula dari Food Court Lantai 5

Surabaya
Lapas Lumajang 'Overload', Bupati: Masih Layak Huni

Lapas Lumajang "Overload", Bupati: Masih Layak Huni

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 18 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Surabaya
Lahir Saat HUT Kemerdekaan, 9 Bayi di Jombang Peroleh Kado Spesial

Lahir Saat HUT Kemerdekaan, 9 Bayi di Jombang Peroleh Kado Spesial

Surabaya
Ribuan Pendaki Ikuti Upacara Bendera di Gunung Ijen Banyuwangi

Ribuan Pendaki Ikuti Upacara Bendera di Gunung Ijen Banyuwangi

Surabaya
Tak Hanya Farel, Pembawa Baki Upacara Penurunan Bendera di Istana Juga Putra Daerah Banyuwangi

Tak Hanya Farel, Pembawa Baki Upacara Penurunan Bendera di Istana Juga Putra Daerah Banyuwangi

Surabaya
Lahir Saat HUT Kemerdekaan RI, 4 Bayi di Lumajang Langsung Dapat Akte, KIA, dan Perubahan KK

Lahir Saat HUT Kemerdekaan RI, 4 Bayi di Lumajang Langsung Dapat Akte, KIA, dan Perubahan KK

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.