Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Melestarikan Bahasa Osing yang Mulai Ditinggalkan

Kompas.com - 26/12/2021, 15:34 WIB
Kontributor Banyuwangi, Ahmad Su'udi ,
Andi Hartik

Tim Redaksi

 

"Itu diterjemahkan saklek atau dimakan mentah-mentah oleh sebagian sekolah di Banyuwangi, terutama yang mereka tidak siap. Sehingga Bahasa Osing tidak lagi diajarkan oleh mereka," jelasnya.

Tidak hanya itu, kurikulum 2013 mengharuskan guru mengajar mata pelajaran yang linier dengan bidang keilmuannya. Padahal, belum ada sarjana bahasa atau sastra Bahasa Osing.

Baca juga: Angin Kencang dan Hujan Lebat Disertai Es di Banyuwangi, Puluhan Rumah Rusak

Iwan mengatakan, hal itu membuat sebagian besar Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Banyuwangi tidak lagi mengajarkan muatan lokal Bahasa Osing.

Saat ini hanya sebagian Sekolah Dasar (SD) sederajat yang tetap mengajarkan mata pelajaran Bahasa Osing kepada siswanya. Sekolah tersebut mengajarkan Bahasa Osing untuk siswa kelas 4, 5 dan 6.

Berharap pada Perda

Karena itu, Raperda yang akan dibahas itu diharapkan mampu mengatasi kurangnya tenaga guru serta mendorong sekolah memasukkan mata pelajaran Bahasa Osing. Tidak hanya itu, keberadaan Perda juga diharapkan dapat merevitalisasi dan menguatkan penggunaan Bahasa Osing dalam kehidupan sehari-hari.

"Pengajaran Bahasa Osing di sekolah, selama ini cenderung lebih ke tulis. Tapi pengajaran bahasa itu kan tidak hanya menulis tetapi juga lisan. Saya kira Dinas Pendidikan sudah punya perangkat yang cukup baik untuk menyusun kurikulum," kata Iwan.

Selain Perda, Iwan menyebut ada berbagai cara untuk menguatkan penggunaan Bahasa Osing. Salah satunya adalah melalui lagu-lagu berbahasa Osing yang populer. Nama Banyuwangi yang semakin dikenal juga diharapkan mampu memperkuat penggunaan Bahasa Osing.

Iwan mengatakan, sebenarnya sudah ada Perda yang mengatur tentang pelestarian warisan budaya. Yakni Perda nomor 14 Tahun 2017 tentang pelestarian warisan budaya dan adat istiadat di Banyuwangi.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Monumen Pahlawan Buruh Marsinah, Mengenang Tragisnya Kematian Aktivis yang Memperjuangkan Hak Buruh

Monumen Pahlawan Buruh Marsinah, Mengenang Tragisnya Kematian Aktivis yang Memperjuangkan Hak Buruh

Surabaya
Kasus Konten Video 'Tukar Pasangan' yang Jerat Samsudin Dilimpahkan ke Kejari Blitar

Kasus Konten Video "Tukar Pasangan" yang Jerat Samsudin Dilimpahkan ke Kejari Blitar

Surabaya
6 Orang Jadi Tersangka Tawuran yang Menewaskan Remaja di Surabaya

6 Orang Jadi Tersangka Tawuran yang Menewaskan Remaja di Surabaya

Surabaya
Nobar Timnas Indonesia di Balai Kota Surabaya, Sejumlah Ruas Jalan Macet Total

Nobar Timnas Indonesia di Balai Kota Surabaya, Sejumlah Ruas Jalan Macet Total

Surabaya
Pilkada 2024, Mantan Wali Kota Malang Abah Anton Daftar ke PKB

Pilkada 2024, Mantan Wali Kota Malang Abah Anton Daftar ke PKB

Surabaya
Dokter Meninggal dalam Kecelakaan Moge di Probolinggo, Sosoknya Dikenal Baik dan Rajin

Dokter Meninggal dalam Kecelakaan Moge di Probolinggo, Sosoknya Dikenal Baik dan Rajin

Surabaya
Truk Tabrak Lansia di Gresik, Sopir Diduga Mabuk

Truk Tabrak Lansia di Gresik, Sopir Diduga Mabuk

Surabaya
Residivis Bunuh Tetangga di Dekat Makam Leluhur, Rumah Pelaku Dikepung

Residivis Bunuh Tetangga di Dekat Makam Leluhur, Rumah Pelaku Dikepung

Surabaya
Kecelakaan Moge di Probolinggo, Polisi Cari Pengendara NMax yang Diduga Menyeberang Tiba-tiba

Kecelakaan Moge di Probolinggo, Polisi Cari Pengendara NMax yang Diduga Menyeberang Tiba-tiba

Surabaya
Pria di Malang Tewas Dianiaya Tetangganya, Pelaku 3 Kali Masuk Penjara

Pria di Malang Tewas Dianiaya Tetangganya, Pelaku 3 Kali Masuk Penjara

Surabaya
Cerita Suwito Berwajah Mirip Shin Tae-yong: Setelah Video Diunggah, Banyak yang DM Saya

Cerita Suwito Berwajah Mirip Shin Tae-yong: Setelah Video Diunggah, Banyak yang DM Saya

Surabaya
Polisi Ungkap Kronologi Suami di Tuban Meninggal Usai Cekik Istrinya

Polisi Ungkap Kronologi Suami di Tuban Meninggal Usai Cekik Istrinya

Surabaya
Kecelakaan Beruntun di Probolinggo, Pasutri Pengendara Harley-Davidson Tewas

Kecelakaan Beruntun di Probolinggo, Pasutri Pengendara Harley-Davidson Tewas

Surabaya
Mobil Satu Keluarga Tabrak Kereta di Sidoarjo, 3 Orang Luka Berat

Mobil Satu Keluarga Tabrak Kereta di Sidoarjo, 3 Orang Luka Berat

Surabaya
ABK Tewas Terjatuh di Probolinggo

ABK Tewas Terjatuh di Probolinggo

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com