Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dugaan "Microsleep" di Balik Kecelakaan Bus Rombongan SMP Asal Malang di Jombang yang Tewaskan 2 Korban

Kompas.com - 23/05/2024, 11:25 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com - Bus pariwisata yang membawa pelajar dan guru Sekolah Menangah Pertama (SMP) asal Malang, Jawa Timur, menabrak sebuah truk bermuatan gerabah di jalan tol Jombang-Mojokerto, Selasa (21/5/2024) sekitar pukul 23.45 WIB.

Saat kecelakaan terjadi, dua orang dinyatakan meninggal dunia. 

Kecelakaan berawal saat Bus Pariwisata Bimario yang dikemudikan Yanto (36), warga Gembongan, Ponggok, Blitar, Jawa Timur sedang perjalanan dari Yogyakarta menuju Malang.

Saat tiba di KM 695+400 jalur A Tol Jombang-Mojokerto, bus yang ditumpangi puluhan pelajar SMP tersebut tiba oleng-oleng ke kiri.

Baca juga: Sederet Fakta Kecelakaan Bus Rombongan SMP Asal Malang, Melaju Kencang dan Sopir Sempat Tertidur

Sementara di jalur kiri, melintas truk pengangkut gerabah yang dikemudikan Arif Yulianto (37), warga Lawang, Kabupaten Malang.

Tabrakan pun tak bisa dihindari. Bus yang oleng menabrak bagian belakang truk.

“Dari hasil analisis, pengemudi bus diduga mengantuk sehingga terjadi kecelakaan,” ujar Kanit 3 PJR Polda Jatim AKP Yudiono saat dikonfirmasi pada Rabu (22/5/2024) pagi.

Saat kecelakaan terjadi, dua orang dinyatakan tewas yakni Edy Sulistiyono (46), kondektur bus asal Kanigoro, Kabupaten Blitar dan Edy Kresna Handaka (62), salah satu guru yang ikut dalam rombongan.

Baca juga: Kecelakaan Bus Rombongan SMP PGRI 1 Wonosari, Polisi Sebut Sopir Sempat Tertidur

Kesaksian korban selamat

Edy Kresna Handaka adalah salah satu guru agama Islam di SMP PGRI 1 Wonosari.

Kepala Sekolah SMP PGRI 1 Wonosari, Hartono mengatakan ia juga ikut dalam rombongan bus tersebut dan duduk bersebelahan dengan Edy Kresna.

"Pak Edy Kresna saat itu duduk bersampingan dengan saya, di bangku belakang sopir. Berdasarkan hasil medis, beliau mengalami luka di kepala," ungkapnya saat ditemui, Rabu.

Ia mengatakan ada 10 orang yang luka ringan, 5 luka berat dan 33 orang yang selamat. Menurutnya, total ada 50 orang dalam rombongan tersebut yang terdiri dari siswa, guru dan staf sekolah

"Semua penumpang sebanyak 50 orang, saat itu sedang tertidur semua saat bus mengalami kecelakaan," jelas Hartono.

Baca juga: Polisi Duga Bus Rombongan Siswa Asal Malang Melaju Kencang Sebelum Tabrak Truk

Karena semuanya dalam kondisi tidur, tak ada yang tahu persis saat kecelakaan terjadi.

"Apakah busnya kencang saat melaju? Kami juga tidak tahu. Namun ketika kami belum tidur lajunya biasa," ujarnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah

Surabaya
Situbondo Bangun GOR Bung Karna, Legislator: Namanya Tak Punya Nilai Sejarah

Situbondo Bangun GOR Bung Karna, Legislator: Namanya Tak Punya Nilai Sejarah

Surabaya
Surat Keberatan Ditolak Bupati, Mantan Kadinkes Malang Mengadu ke Gubernur Jatim

Surat Keberatan Ditolak Bupati, Mantan Kadinkes Malang Mengadu ke Gubernur Jatim

Surabaya
Video Viral Rental Mobil di Surabaya 'Blacklist' Pelanggan KTP Pati

Video Viral Rental Mobil di Surabaya "Blacklist" Pelanggan KTP Pati

Surabaya
Sidang Pengeroyokan Siswa MTS di Situbondo, Keluarga Korban Minta Ganti Rugi Rp 2,3 Miliar

Sidang Pengeroyokan Siswa MTS di Situbondo, Keluarga Korban Minta Ganti Rugi Rp 2,3 Miliar

Surabaya
Bromo Ditutup 4 Hari bagi Wisatawan, Catat Tanggalnya

Bromo Ditutup 4 Hari bagi Wisatawan, Catat Tanggalnya

Surabaya
Lima Pemuda Ditangkap saat Hendak Tawuran di Surabaya, Ditemukan 3 Sajam

Lima Pemuda Ditangkap saat Hendak Tawuran di Surabaya, Ditemukan 3 Sajam

Surabaya
Kasus Demam Berdarah di Gresik Meningkat, Ada Korban Jiwa

Kasus Demam Berdarah di Gresik Meningkat, Ada Korban Jiwa

Surabaya
Kronologi Minibus Rombongan Peziarah Tabrak Truk Parkir di Lumajang, Sopir Mengantuk

Kronologi Minibus Rombongan Peziarah Tabrak Truk Parkir di Lumajang, Sopir Mengantuk

Surabaya
Pemkot Surabaya Siapkan Rute Transportasi Publik Sebelum Resmikan Wisata Kota Lama

Pemkot Surabaya Siapkan Rute Transportasi Publik Sebelum Resmikan Wisata Kota Lama

Surabaya
Pabrik Kerupuk di Madiun Hangus Terbakar

Pabrik Kerupuk di Madiun Hangus Terbakar

Surabaya
Tabung Gas Bocor, 3 Rumah di Situbondo Terbakar

Tabung Gas Bocor, 3 Rumah di Situbondo Terbakar

Surabaya
Belum Diresmikan, Wisata Kota Lama Surabaya Sudah Ramai Pengunjung

Belum Diresmikan, Wisata Kota Lama Surabaya Sudah Ramai Pengunjung

Surabaya
Nasdem Sujud Syukur di Tengah Jalan usai Menang dalam Rekap Ulang di KPU Jember

Nasdem Sujud Syukur di Tengah Jalan usai Menang dalam Rekap Ulang di KPU Jember

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com