Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Buntut Dugaan Penggelembungan Suara Caleg Golkar, KPU Nganjuk Berhentikan Sementara PPK Kertosono

Kompas.com - 27/02/2024, 19:50 WIB
Usman Hadi ,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, memberhentikan sementara Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kertosono, Muh Alwy Baroya.

Tak hanya Alwy, empat anggota PPK Kertosono yang lain yakni Huda, Lukman, Bagas, dan Muchlis, juga ikut diberhentikan sementara hingga proses hukum di Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Nganjuk tuntas.

Ketua KPU Kabupaten Nganjuk, Pujiono, membenarkan hal itu.

Baca juga: Buntut Dugaan Penggelembungan Suara Caleg Golkar, Bawaslu Nganjuk Berhentikan Sementara 3 Panwascam Kertosono

“KPU tanggal 24 (Februari 2024) itu menerbitkan SK pemberhentian sementara dan SK pengambilalihan tugas, kewajiban dan wewenang PPK kartosono,” ujra Puji, sapaan karib Pujiono, saat ditemui Kompas.com di kantornya, Selasa (27/2/2024).

“Yang diberhentikan SK-nya itu Ketua PPK, berdasarkan surat dari Bawaslu. Namun demikian dengan surat pengambilalihan itu, maka praktis seluruh anggota PPK (kewenangannya) tidak berfungsi, karena sudah diambil alih (KPU),” lanjutnya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Nganjuk, Yudha Harnanto, membenarkan bahwa pihaknya telah memberikan saran perbaikan ke KPU Kabupaten Nganjuk, yang salah satu diantaranya untuk memberhentikan sementara Ketua PPK Kertosono.

“Rekomendasi yang kami sampaikan sebenarnya hanya ketuanya (PPK Kertosono) yang diberhentikan sementara. Tapi kelihatannya kok kelima-limanya diberhentikan sementara,” beber Yudha.

Gelar rekapitulasi ulang

Ketua KPU Kabupaten Nganjuk, Pujiono menuturkan, setelah mengambil alih tugas, kewajiban, dan wewenang PPK kartosono, pihaknya pada Sabtu (24/2/2024) mengundang seluruh saksi peserta Pemilu ke Kantor Kecamatan Kertosono.

Baca juga: KPU Jember Temukan Dugaan Penggelembungan Suara Caleg DPR RI

Mereka diminta menghadiri proses rekapitulasi hasil perolehan suara ulang di Kantor Kecamatan Kertosono pada Minggu (25/2/2024) pagi. Rekapitulasi ini ditangani langsung pihak KPU Kabupaten Nganjuk.

“Saat direkap hari Minggu itu, selain saya bacakan satu per satu berapa perolehan suaranya, juga dilakukan pencermatan dan pencocokan oleh saksi,” jelas Puji.

“Dan semua saksi sudah melakukan pencocokan penelitian itu dan kalau ada perbedaan kita jelaskan sesuai dengan C hasil, mereka menerima semua,” sambung dia.

Menurut Puji, selama proses rekapitulasi ulang ini pihaknya tidak menemukan manipulasi ataupun penggelembungan suara.

“Pada Hari Minggu tidak ada, data make up, data berubah, dan seterusnya tidak ada,” klaimnya.

Puji melanjutkan, dalam proses rekapitulasi ulang tersebut Partai Golkar total mendapat 7.168 suara dari Kecamatan Kertosono, dengan peraih suara terbanyak yakni caleg nomor urut 2 Nisa Aprilia dengan 4.967 suara.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Gempa M 5,1 Guncang Pacitan, Tak Berisiko Tsunami

Gempa M 5,1 Guncang Pacitan, Tak Berisiko Tsunami

Surabaya
Berharap Rekomendasi Partai, Bupati Jember Daftar Cabup-Bacawabup ke PDI Perjuangan

Berharap Rekomendasi Partai, Bupati Jember Daftar Cabup-Bacawabup ke PDI Perjuangan

Surabaya
Lima Petani di Sampang Tersambar Petir, Satu Orang Tewas

Lima Petani di Sampang Tersambar Petir, Satu Orang Tewas

Surabaya
Oknum Polisi Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Anak Tiri Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Oknum Polisi Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Anak Tiri Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Surabaya
Pasangan Muda-mudi di Kota Malang Lakukan Mesum di Kedai Es Krim

Pasangan Muda-mudi di Kota Malang Lakukan Mesum di Kedai Es Krim

Surabaya
Oknum Polisi di Surabaya yang Cabuli Anak Tiri Akhirnya Ditahan

Oknum Polisi di Surabaya yang Cabuli Anak Tiri Akhirnya Ditahan

Surabaya
Penuhi Nazar, Orangtua di Sampang Tunangkan Anaknya yang Masih Usia 7 Tahun

Penuhi Nazar, Orangtua di Sampang Tunangkan Anaknya yang Masih Usia 7 Tahun

Surabaya
Hujan Deras di Magetan, Talut Ambles dan 2 Petani Tewas Tertimpa Pohon

Hujan Deras di Magetan, Talut Ambles dan 2 Petani Tewas Tertimpa Pohon

Surabaya
Polres Malang Ungkap Fakta Baru Kasus Pembuatan Sabu Skala Rumahan di Pasuruan

Polres Malang Ungkap Fakta Baru Kasus Pembuatan Sabu Skala Rumahan di Pasuruan

Surabaya
DPC PKB Jember Buka Pendaftaran Bacabup-Bacawabup Pilkada 2024

DPC PKB Jember Buka Pendaftaran Bacabup-Bacawabup Pilkada 2024

Surabaya
Pensiunan PNS Kementerian PUPR Daftar Bacabup-Bacawabup ke DPC PDI Perjuangan Jember

Pensiunan PNS Kementerian PUPR Daftar Bacabup-Bacawabup ke DPC PDI Perjuangan Jember

Surabaya
Kisah Hotipah dan Putriya, Dua Nenek di Sumenep yang Tinggal di Gubuk Reyot Tak Pernah Tersentuh Bansos

Kisah Hotipah dan Putriya, Dua Nenek di Sumenep yang Tinggal di Gubuk Reyot Tak Pernah Tersentuh Bansos

Surabaya
Video Viral, Ibu Naik Motor Lawan Arus di Tengah Jalan Kota Malang

Video Viral, Ibu Naik Motor Lawan Arus di Tengah Jalan Kota Malang

Surabaya
Bayi Usia 6 Hari di Surabaya Dianiaya Ayah Kandung

Bayi Usia 6 Hari di Surabaya Dianiaya Ayah Kandung

Surabaya
Kronologi WN China Jatuh lalu Tewas Saat Foto 'Selfie' di Kawah Ijen Banyuwangi

Kronologi WN China Jatuh lalu Tewas Saat Foto "Selfie" di Kawah Ijen Banyuwangi

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com