Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Dibom Bondet Orang Tak Dikenal

Kompas.com - 20/02/2024, 10:10 WIB
Taufiqurrahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Rumah Kusairi (53), warga Dusun Timur, Desa Nyalabu Daja, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, meledak pada Senin (19/2/2024) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Ledakan itu diduga berasal dari bondet yang dilemparkan orang tak dikenal. 

Kusairi yang juga ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 06 Desa Nyalabu Daja mengaku tidak tahu persis bagaimana kejadian ledakan tersebut. Pasalnya, saat kejadian, keluarga Kusairi dalam keadaan tidur pulas. 

"Saya tidak mengerti bagaimana kejadiannya. Saya bangun tidur karena mendengar suara ledakan," kata Kusairi, Selasa. 

Baca juga: Kades di Pamekasan Gelar Syukuran Usai Masa Jabatan Jadi 8 Tahun

Kusairi menambahkan, saat terdengar ledakan, dirinya langsung keluar rumah di bagian depan. Saat itu, lampu rumahnya gelap. Para tetangga Kusairi melihat rumah Kusairi di bagian belakang sudah porak poranda. 

"Saya tahunya dari tetangga jika rumah belakang sudah hancur. Kebetulan lampu padam karena efek ledakan tersebut," imbuhnya. 

Beberapa bagian rumah yang hancur di antaranya, atap asbes rumah, kaca, tempat tidur, pagar bambu dan beberapa peralatan rumah tangga lainnya. 

Kepala Seksi Humas Polres Pamekasan, Ajun Komisaris Polisi Sri Sugiarto menjelaskan, polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. Rumah Kusairi sementara waktu dikosongkan dan diberi garis polisi. 

"Untuk proses penyelidikan, Polres Pamekasan bersama tim Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Timur Batalyon D Pamekasan melakukan olah TKP," terang Sri. 

Baca juga: Rombongan Santri Kecelakaan saat Hendak Ikut Kampanye Anies-Muhaimin di Pamekasan

Sri menambahkan, beberapa saksi sudah dimintai keterangan. Tim Gegana juga membawa beberapa barang bukti untuk dilakukan uji laboratorium forensik di Polda Jawa Timur. 

"Untuk penyebab kejadian, belum kami pastikan karena masih uji Labfor di Polda Jatim. Kami juga belum memastikan apakah kejadian ini ada kaitannya dengan Pemilu atau tidak," ungkap Sri. 

Menurut Sri, akibat kejadian tersebut, pemilik rumah mengalami kerugian material kurang lebih Rp 10 juta. Seluruh penghuni rumah selamat. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Warga Diminta Lapor jika Mendapati Pungli Parkir di Kota Madiun

Warga Diminta Lapor jika Mendapati Pungli Parkir di Kota Madiun

Surabaya
Keluarga Korban Longsor Lumajang Tetap Lanjutkan Pencarian Junaidi

Keluarga Korban Longsor Lumajang Tetap Lanjutkan Pencarian Junaidi

Surabaya
5 Lansia Tertipu Orang yang Tawarkan Bantuan dari Eks Wabup Lumajang

5 Lansia Tertipu Orang yang Tawarkan Bantuan dari Eks Wabup Lumajang

Surabaya
Jalan Licin, Ambulans Terguling di Tol Solo-Ngawi Saat Antar Pasien

Jalan Licin, Ambulans Terguling di Tol Solo-Ngawi Saat Antar Pasien

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Saat Mantan Manajer Bank di Pacitan Kecanduan Judi 'Online' dan Gelapkan Uang Nasabah Rp 1,2 M

Saat Mantan Manajer Bank di Pacitan Kecanduan Judi "Online" dan Gelapkan Uang Nasabah Rp 1,2 M

Surabaya
Tantang Eri Cahyadi pada Pilkada Surabaya, Menantu Soekarwo Mendaftar ke PSI

Tantang Eri Cahyadi pada Pilkada Surabaya, Menantu Soekarwo Mendaftar ke PSI

Surabaya
'Saya Sakit Hati Dituduh Menebang dan Mencuri Setandan Pisang...'

"Saya Sakit Hati Dituduh Menebang dan Mencuri Setandan Pisang..."

Surabaya
Terduga Pembunuh Wanita di Probolinggo Sembunyi di Hutan Seminggu, Serahkan Diri karena Kelaparan

Terduga Pembunuh Wanita di Probolinggo Sembunyi di Hutan Seminggu, Serahkan Diri karena Kelaparan

Surabaya
Bus Berpenumpang 53 Orang Tabrak Truk di Jalan Tol Madiun, 6 Orang Luka

Bus Berpenumpang 53 Orang Tabrak Truk di Jalan Tol Madiun, 6 Orang Luka

Surabaya
Terlibat Perselingkuhan, Kepala Sekolah dan Guru di Sumenep Dinonaktifkan

Terlibat Perselingkuhan, Kepala Sekolah dan Guru di Sumenep Dinonaktifkan

Surabaya
Putusan MK terkait Sengketa Pileg, Sejumlah TPS di Jatim Hitung Ulang Surat Suara

Putusan MK terkait Sengketa Pileg, Sejumlah TPS di Jatim Hitung Ulang Surat Suara

Surabaya
Ditunjuk oleh PKB Maju pada Pilkada Gresik 2024, Syahrul Munir Menangis

Ditunjuk oleh PKB Maju pada Pilkada Gresik 2024, Syahrul Munir Menangis

Surabaya
Putusan MK, Sejumlah TPS di Jember Harus Hitung Ulang Surat Suara

Putusan MK, Sejumlah TPS di Jember Harus Hitung Ulang Surat Suara

Surabaya
Bus Jawa Indah Transindo Tabrak Pos Kereta Api hingga Nyaris Ambruk

Bus Jawa Indah Transindo Tabrak Pos Kereta Api hingga Nyaris Ambruk

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com