Kasus Pelecehan Seksual di SMA SPI Batu, Dikenal Sediakan Pendidikan Gratis, Ada 21 Alumni yang Jadi Korban

Kompas.com - 12/07/2022, 07:50 WIB
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - JE, tersangka kasus kekerasan seksual di Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) dijebloskan ke ke penjara pada Senin (11/7/2022).

Pendiri sekolah SPI tersebut ditangkap di kawasan Citralan di wilayah Surabaya. Ia kemudian ditahan di Lapas Lowokwaru Malang.

Sidang kasus yang melibatkan JE sudah digelar secara tetutup sejak pertengahan Februari 2022 di Pengadilan Negeri Malang.

JE sebelumnya tak ditahan karena dianggap kooperatif. Ia kemudian ditahan karena dianggap menginitimidasi keluarga korban.

Total ada sekitar 9 saksi korban yang mundur saat diminta untuk hadir di persidangan.

Baca juga: 21 Alumni Jadi Korban Seksual Pendiri Sekolah, SMA di Batu Terkenal Sediakan Pendidikan Gratis

Ada 21 alumni yang melapor

Kasus yang melibakan JE, pendiri sekolah SPI bergulir sejak pertengahan 2021.

Saat itu ada 21 alumni SMA SPI yang melapor menjadi korban kekerasan seksual JE saat masih duduk di bangku sekolah.

Para korban pun melaporkan kasus tersebut ke Polda Jatim pada Sabtu (29/5/2021).

Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait yang mendampingin para korban mengatakan pihaknya telah mengumpukan keterangan dari siswa serta alumni yang tersebar di seluruh Indonesia.

Ia mengatakan sekolah tersebut menyediakan pendidikan gratis untuk anak-anak dari keluarga miskin di Tanah Air.

Baca juga: 21 Alumni SMA di Batu Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Pendiri Sekolah, Terjadi sejak Tahun 2009

"Peserta didik ini berasal dari berbagai daerah, dari keluarga-keluarga miskin yang seyogianya dibantu agar bisa berprestasi dan sebagainya. Tapi ternyata dieksploitasi secara ekonomi, seksual, dan sebagainya. Ada yang dari Palu, Kalimantan Barat, Kudus, Blitar, Kalimantan Timur, dan sebagainya," kata Arist, Mei 2021.

Menurut Arist, dugaan pelecehan seksual olehh JE dilakukan sejak 2009. Korban bukan hanya siswa yang masih sekolah, tapi juga alumni yang sudah lulus sekolah.

"Kurang lebih 15 orang, yang tiga orang begitu serius persoalannya. Ada kemungkinan korban-korban baru karena ini tidak pernah terbuka dan tidak ketahuan," ujar dia.

"Ini menyedihkan, sekolah yang dibanggakan Kota Batu dan Jatim ternyata menyimpan kejahatan yang mencederai dan menghambat anak-anak tumbuh dan berkembang dengan baik," ucap Arist.

Baca juga: Jaksa: Terdakwa Kekerasan Seksual Sekolah SPI Kerap Intimidasi Korban agar Tak Bersaksi di Persidangan

Berdasarkan keterangan para korban, kata Arist, kekerasan seksual yang dilakukan oleh JE sering kali terjadi atau dilakukan di sekolah.

"Ini dilakukan di lokasi di mana anak itu dididik yang seyogyanya menjadi entrepreneur dan berkarakter, tetapi karena perilaku si pengelola ini mengakibatkan si anak berada dalam situasi yang sangat menyedihkan," ujar Arist.

Bahkan, kekerasan seksual ini juga diduga dilakukan oleh JE ketika ia dan murid-muridnya sedang kunjungan ke luar negeri.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikuti Jejak Sang Ayah, Emil Dardak Diangkat Jadi Presiden EAROPH

Ikuti Jejak Sang Ayah, Emil Dardak Diangkat Jadi Presiden EAROPH

Surabaya
Bentrokan Pelajar SMA dan SMK di Jember, 3 Anak di Bawah Umur Jadi Tersangka

Bentrokan Pelajar SMA dan SMK di Jember, 3 Anak di Bawah Umur Jadi Tersangka

Surabaya
KSAD Jenderal Dudung Ungkap Kebahagiaan Bisa Berziarah ke Makam Bung Karno

KSAD Jenderal Dudung Ungkap Kebahagiaan Bisa Berziarah ke Makam Bung Karno

Surabaya
Watimpres Tinjau Stadion Kanjuruhan, Kumpulkan Data Primer untuk Rekomendasi ke Presiden

Watimpres Tinjau Stadion Kanjuruhan, Kumpulkan Data Primer untuk Rekomendasi ke Presiden

Surabaya
Seorang Pengedar Pil Dobel L di Tuban Ditangkap Polisi, 1 Pelaku Lain Masih Buron

Seorang Pengedar Pil Dobel L di Tuban Ditangkap Polisi, 1 Pelaku Lain Masih Buron

Surabaya
Oknum TNI Tendang Aremania, KSAD Sebut Lebih Banyak Anggotanya yang Bantu Evakuasi Saat Tragedi Kanjuruhan

Oknum TNI Tendang Aremania, KSAD Sebut Lebih Banyak Anggotanya yang Bantu Evakuasi Saat Tragedi Kanjuruhan

Surabaya
Berbekal Pilah Sampah, Warga di 26 Desa di Madiun Bisa Menabung Emas Tiap Tahunnya

Berbekal Pilah Sampah, Warga di 26 Desa di Madiun Bisa Menabung Emas Tiap Tahunnya

Surabaya
Golkar Jatim Galang Donasi untuk Korban Kanjuruhan, Terkumpul Rp 524 Juta

Golkar Jatim Galang Donasi untuk Korban Kanjuruhan, Terkumpul Rp 524 Juta

Surabaya
Pemkot Madiun Batasi Jumlah Penonton Konser Dewa 19 di Stadion Willis

Pemkot Madiun Batasi Jumlah Penonton Konser Dewa 19 di Stadion Willis

Surabaya
Jumlah Pasien Luka Korban Tragedi Kanjuruhan di RSSA Bertambah, Pemerintah Pastikan Tanggung Biaya Pengobatan

Jumlah Pasien Luka Korban Tragedi Kanjuruhan di RSSA Bertambah, Pemerintah Pastikan Tanggung Biaya Pengobatan

Surabaya
Penampilan Farel Prayoga di HUT Ke-77 Provinsi Jatim Ditunda Imbas Tragedi Kanjuruhan

Penampilan Farel Prayoga di HUT Ke-77 Provinsi Jatim Ditunda Imbas Tragedi Kanjuruhan

Surabaya
Truk Tangki Pertamina Terguling di Jalan Blitar-Malang, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Truk Tangki Pertamina Terguling di Jalan Blitar-Malang, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Surabaya
Mahasiswa Banyuwangi Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Mahasiswa Banyuwangi Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Surabaya
Diduga Terpeleset Saat Cuci Pakaian, Nenek Asal Tuban Ditemukan Tewas di Sungai

Diduga Terpeleset Saat Cuci Pakaian, Nenek Asal Tuban Ditemukan Tewas di Sungai

Surabaya
Posko Darurat Tragedi Kanjuruhan Terima Laporan 130 Warga Hilang, Semua Sudah Teridentifikasi

Posko Darurat Tragedi Kanjuruhan Terima Laporan 130 Warga Hilang, Semua Sudah Teridentifikasi

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.