3 Hari Bertahan di Rakit Berbahan Styrofoam Usai Kapal Tenggelam, 4 ABK Zidane Express Ditemukan Selamat

Kompas.com - 31/05/2022, 08:12 WIB

SUMENEP, KOMPAS.com- Sebanyak empat orang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Zidane Express tiga hari terombang-ambing di perairan Pulau Sapeken, Sumenep, Jawa Timur, Senin (30/5/2022).

Mereka ditemukan selamat dan bertahan di atas rakit buatan dari bahan styrofoam.

Selama berada di lautan, empat ABK tersebut bertahan dengan makanan seadanya.

Baca juga: 4 ABK Zidane Express Selamat, Ditemukan Terombang-ambing di Atas Rakit Buatan

Ditemukan nahkoda kapal lain

Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengemukakan, empat ABK tersebut pertama kali ditemukan oleh nahkoda kapal lain, yakni KM Mulya Jaya Wisesa.

Nahkoda bernama Khairul tersebut mulanya melihat ada empat orang sedang terombang-ambing, sekitar pukul 15.00 WIB.

Mereka berempat bertahan di sebuah rakit buatan yang terbuat dari kumpulan styrofoam.

Baca juga: Kapal Zidane Express Hilang Kontak di Perairan Sumenep

Saat diteliti, mereka rupanya ABK kapal Zidane Ekspress yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak.

Keempat orang itu yakni Ali Wafa (46), Rusyadi (54), Ajim (36) dan Ansori.

"Setelah dilakukan pengecekan awal oleh tim medis secara umum (ABK) dalam keadaan Sehat dan tidak ada keluhan dari korban," kata Widiarti.

Baca juga: Kasus PMK Pertama Ditemukan di Sumenep, Peternak Diminta Waspada

 

Mati mesin, kapal tenggelam

Menurut Widiarti, dari keterangan salah seorang ABK, kapal yang mereka tumpangi mengalami mati mesin pada Jumat (27/5/2022) pukul 10.00 WIB.

Kapal Zidane tersebut diketahui bertolak dari perairan Pantai Boom Banyuwangi dengan tujuan Pulau Sapeken Sumenep.

Lantaran mati mesin, air masuk hingga kapal tenggelam.

"Air laut masuk melalui knalpot yang membuat kapal akhirnya tenggelam karena muatan yang berat," tuturnya.

Baca juga: Sering Transaksi Sabu di Rumah, Pria di Sumenep Diringkus Polisi

Dilaporkan hilang kontak

Sebelumnya Kepala Kantor SAR Surabaya Hadi Adi Purnomo mengemukakan, adanya laporan kapal Zidane Express yang hilang kontak.

Selanjutnya, Kantor SAR Surabaya mengerahkan Kapal Negara SAR 234 Antasena untuk pencarian.

"Tim KN SAR 234 beserta satu tim operasi Unit Siaga SAR Sumenep bertolak dari dermaga Kalianget, Kabupaten Sumenep, untuk melakukan pencarian di area pencarian dengan luas sekitar 345 mil laut," katanya saat dikonfirmasi, Senin.

Tim, kata dia, juga menyebar kabar hilangnya kapal Zidane Express kepada kapal yang melintas di sekitar area pencarian, seperti KM Verimas, KM Doraemon, dan KM Pan Marine18.

"Kami juga menginfokan kepada beberapa pihak seperti BP Migas, Pengeboran Maleo di selatan Pulau Sapudi dan Pengeboran KEI," terangnya.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Ach Fawaidi, Achmad Faizal | Editor : Dheri Agriesta)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lahir Saat HUT Kemerdekaan, 9 Bayi di Jombang Peroleh Kado Spesial

Lahir Saat HUT Kemerdekaan, 9 Bayi di Jombang Peroleh Kado Spesial

Surabaya
Ribuan Pendaki Ikuti Upacara Bendera di Gunung Ijen Banyuwangi

Ribuan Pendaki Ikuti Upacara Bendera di Gunung Ijen Banyuwangi

Surabaya
Tak Hanya Farel, Pembawa Baki Upacara Penurunan Bendera di Istana Juga Putra Daerah Banyuwangi

Tak Hanya Farel, Pembawa Baki Upacara Penurunan Bendera di Istana Juga Putra Daerah Banyuwangi

Surabaya
Lahir Saat HUT Kemerdekaan RI, 4 Bayi di Lumajang Langsung Dapat Akte, KIA, dan Perubahan KK

Lahir Saat HUT Kemerdekaan RI, 4 Bayi di Lumajang Langsung Dapat Akte, KIA, dan Perubahan KK

Surabaya
Saat Mahasiswa Asing Ikut Memeriahkan HUT Ke-77 RI di Kota Malang...

Saat Mahasiswa Asing Ikut Memeriahkan HUT Ke-77 RI di Kota Malang...

Surabaya
Pikap Muatan Kardus Terbakar di Depan SPBU Bangkalan

Pikap Muatan Kardus Terbakar di Depan SPBU Bangkalan

Surabaya
HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Berkibar di Dasar Laut Gili Labak Sumenep

HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Berkibar di Dasar Laut Gili Labak Sumenep

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 17 Agustus 2022 : Pagi dan Malam Cerah

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 17 Agustus 2022 : Pagi dan Malam Cerah

Surabaya
Viral, Video Supeltas Dianiaya Rekan Seprofesi di Jalanan Jombang, Diduga karena Rebutan Lahan

Viral, Video Supeltas Dianiaya Rekan Seprofesi di Jalanan Jombang, Diduga karena Rebutan Lahan

Surabaya
Cerita Warga Kediri Bentangkan Bendera Sepanjang 1.000 Meter, Kades: Menjahitnya Sebulan

Cerita Warga Kediri Bentangkan Bendera Sepanjang 1.000 Meter, Kades: Menjahitnya Sebulan

Surabaya
Kedapatan Simpan Celurit, Pemuda di Lumajang Menangis Saat Dirazia

Kedapatan Simpan Celurit, Pemuda di Lumajang Menangis Saat Dirazia

Surabaya
Diduga Tersesat Usai Cari Istri di Sawah, Kakek Boiman Hilang di Hutan Mruwak Madiun

Diduga Tersesat Usai Cari Istri di Sawah, Kakek Boiman Hilang di Hutan Mruwak Madiun

Surabaya
PKB Jombang Buka Pendaftaran Bakal Caleg, Persilakan Kader Parpol Lain Bergabung

PKB Jombang Buka Pendaftaran Bakal Caleg, Persilakan Kader Parpol Lain Bergabung

Surabaya
Hidup Sendirian, Nenek Asal Ponorogo Ditemukan Tewas Membusuk di Kamarnya

Hidup Sendirian, Nenek Asal Ponorogo Ditemukan Tewas Membusuk di Kamarnya

Surabaya
Dirut Jadi Tersangka, Manajemen PT. Meratus Line Bantah Sekap Karyawan

Dirut Jadi Tersangka, Manajemen PT. Meratus Line Bantah Sekap Karyawan

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.