Sekitar 30.000 Dosis Vaksin di Lamongan Akan Kedaluwarsa

Kompas.com - 01/03/2022, 13:53 WIB

LAMONGAN, KOMPAS.com - Sekitar 30.000 dosis vaksin jenis Sinovac di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, bakal memasuki masa kedaluwarsa. Vaksin Covid-19 itu tercatat akan kedaluwarsa pada 28 Maret 2022 mendatang.

"Dari informasi yang saya dapatkan memang seperti itu (ada vaksin yang akan kedaluwarsa)," ujar Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat dikonfirmasi, Selasa (1/3/2022).

Baca juga: Ribuan Vaksin Kedaluwarsa di Malang Bakal Digunakan untuk Vaksinasi Booster

Yuhronur menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Timur terkait vaksin yang akan memasuki masa kedaluwarsa itu. Rencananya, vaksin itu akan dikembalikan ke Pemprov Jatim untuk disalurkan ke daerah lain.

"Kami sudah koordinasikan dengan Pemprov Jatim," ucap Yuhronur.

Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, Taufik Hidayat, mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur terkait vaksin yang hendak memasuki masa kedaluwarsa itu supaya bisa dikembalikan. Harapannya, vaksin itu bisa digunakan di daerah lain yang membutuhkannya.

"Karena Undang-undang sekarang kan tidak lagi memberlakukan vaksin hanya untuk satu wilayah, tapi bisa disalurkan ke luar daerah atau luar pulau yang membutuhkan. Tapi, kalau tidak bisa dikembalikan juga tidak masalah," kata Taufik saat dikonfirmasi terpisah, Selasa.

Baca juga: Mesin Mati Saat Melintasi Rel, Mobil Sedan di Lamongan Ringsek Ditabrak Kereta Api

Sementara itu, Taufik mengaku sudah menggunakan berbagai cara dalam melaksanakan vaksinasi Covid-19. Mulai dari vaksinasi secara door to door hingga mobile vaksinator yang terus bergerak dalam mendukung percepatan agenda vaksinasi.

Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Lamongan per 26 Februari 2022, vaksinasi di Lamongan mencapai 87,73 persen untuk dosis pertama atau sudah menyasar sebanyak 933.030 orang.

Sedangkan untuk dosis kedua sudah mencapai 75,68 persen atau sudah menyasar 804.843 orang. Adapun untuk vaksin dosis ketiga atau booster mencapai 3,90 persen atau 41.529 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Pembakaran Rumah di Jember, Khofifah: Akar Masalahnya adalah Kepemilikan Kebun Kopi

Soal Pembakaran Rumah di Jember, Khofifah: Akar Masalahnya adalah Kepemilikan Kebun Kopi

Surabaya
Karyawan Pabrik Asal Kediri Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Banyuwangi

Karyawan Pabrik Asal Kediri Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Banyuwangi

Surabaya
Polisi Tetapkan 6 Tersangka Baru dalam Kasus Pembakaran Rumah di Jember

Polisi Tetapkan 6 Tersangka Baru dalam Kasus Pembakaran Rumah di Jember

Surabaya
HUT Ke-77 RI, 17.822 Bendera Merah Putih Produksi 77 Penjahit Akan Disebar ke Seluruh Penjuru Banyuwangi

HUT Ke-77 RI, 17.822 Bendera Merah Putih Produksi 77 Penjahit Akan Disebar ke Seluruh Penjuru Banyuwangi

Surabaya
Pencari Rumput di Magetan Ditemukan Tewas Tertimbun Longsor di Bekas Galian C

Pencari Rumput di Magetan Ditemukan Tewas Tertimbun Longsor di Bekas Galian C

Surabaya
Simpan Sabu di Celana Dalam, Pria di Sumenep Diringkus Polisi

Simpan Sabu di Celana Dalam, Pria di Sumenep Diringkus Polisi

Surabaya
PA Tuban Kabulkan Permohonan Dispensasi Nikah Korban Pencabulan Anak Kiai

PA Tuban Kabulkan Permohonan Dispensasi Nikah Korban Pencabulan Anak Kiai

Surabaya
Pria Asal Mojokerto Mengaku Polisi demi Bisa Kencan dengan Mahasiswi

Pria Asal Mojokerto Mengaku Polisi demi Bisa Kencan dengan Mahasiswi

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 8 Agustus 2022 : Cerah Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 8 Agustus 2022 : Cerah Sepanjang Hari

Surabaya
Akhirnya Bangkai Paus yang Terdampar di Banyuwangi Bisa Dikubur

Akhirnya Bangkai Paus yang Terdampar di Banyuwangi Bisa Dikubur

Surabaya
3.000 Nakes di Banyuwangi Akan Terima Vaksin Dosis Keempat Pekan Ini

3.000 Nakes di Banyuwangi Akan Terima Vaksin Dosis Keempat Pekan Ini

Surabaya
Kelompok Perguruan Silat Bentrok dengan Warga Malang, 3 Orang Dibawa ke RS

Kelompok Perguruan Silat Bentrok dengan Warga Malang, 3 Orang Dibawa ke RS

Surabaya
Kasus Pembakaran Rumah di Jember Terungkap, 9 Orang Jadi Tersangka, Ini Peran Para Pelaku

Kasus Pembakaran Rumah di Jember Terungkap, 9 Orang Jadi Tersangka, Ini Peran Para Pelaku

Surabaya
Mobil Avanza Hangus Terbakar di Parkiran Rumah di Trenggalek, Bermula Pemilik Nyalakan Mesin

Mobil Avanza Hangus Terbakar di Parkiran Rumah di Trenggalek, Bermula Pemilik Nyalakan Mesin

Surabaya
Muncul Petisi Dukung Bupati Trenggalek Menolak Tambang Emas, Ini Kata Nur Arifin

Muncul Petisi Dukung Bupati Trenggalek Menolak Tambang Emas, Ini Kata Nur Arifin

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.