Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

LBH di Magetan Sebut Lokasi Pencabulan Guru terhadap Siswi SMP Terjadi di Kamar Mandi

Kompas.com - 09/11/2023, 15:50 WIB
Sukoco,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - LBH Anshor Kabupaten Magetan, Jawa Timur, membeberkan lokasi dugaan kasus pencabulan yang dilakukan oknum guru terhadap siswi SMP yang masih di bawah umur.

Zainal Faizin dari LBH Anshor Kabupaten Magetan mengatakan, dari pengakuan korban perlakuan tidak senonoh oknum guru dilakukan sejak berada di sekolah dasar.

"Dia sejak masih berada di sekolah dasar sudah diperlakukan tidak selayaknya, yakni oknum guru tersebut sudah pernah melakukan tindakan pelecehan seksual kepada korban." 

"Yang pertama di laboratorium komputer dan yang kedua di kamar mandi," ujarnya melalui pesan singkat Kamis (09/11/2023).

Baca juga: Guru yang Diduga Cabuli Siswa di Magetan Disanksi Tak Mengajar

Meski korban telah lulus sekolah dasar dan kini di SMP, oknum guru tersebut terus melakukan pencabulan dengan berbagai modus.

Guru terduga pelaku juga mengancam akan menyebarkan foto terkait pencabulan tersebut dan akan dilaporkan kepada orang tua korban jika menolak.

"Cerita korban diancam akan disebarluaskan sama akan dilaporkan ke orangtua dan sekolah. Ada foto fotonya," imbuh Zainal.

Zainal menyayangkan adanya upaya oknum guru yang berupaya menghapus sejumlah bukti dugaan kasus pencabulan di hp milik korban. Bahkan ada oknum guru yang mengintimidasi korban. 

"Pihak sekolah menghilangkan barang bukti di mana si oknum guru ini sering mengintimidasi korban, pihak sekolah juga memaksa korban menghapus bukti petunjuk yang penting dalam hp korban." 

Baca juga: Siswi SMP Jadi Korban Cabul sejak di Bangku SD oleh Oknum Guru, LBH Anshor Magetan Lapor Polisi

"Sebelum meminta menghapus, hp korban sudah terlebih dahulu diambil oleh pihak sekolah tanpa sepengetahuan korban dan saat dikembalikan data hp korban sudah hilang semuanya,” ucapnya. 

LBH Anshor Kabupaten Magetan melaporkan dugaan kasus pencabulan terhadap siswa SMP yang dilakukan oknum guru.

Zainal Faizin dari LBH Anshor Kabupaten Magetan mengatakan, pihaknya melaporkan dugaan kasus pencabulan yang dilakukan oknum guru berdasarkan laporan orang tua korban yang merasa curiga dengan perkembangan anaknya.

Dari pengakuan korban, perlakuan bejat itu terjadi sejak korban masih duduk di bangku kelas 6 SD. Padahal, anak guru terduga pelaku pencabulan tersebut merupakan teman korban. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Suhu Mendekati Minus, Pendaki Gunung Lawu Diminta Bawa 'Sleeping Bag'

Suhu Mendekati Minus, Pendaki Gunung Lawu Diminta Bawa "Sleeping Bag"

Surabaya
2 Anggota Satpol PP Surabaya Dipecat karena Main Judi Online

2 Anggota Satpol PP Surabaya Dipecat karena Main Judi Online

Surabaya
Pilkada Kabupaten Pasuruan, Gus Mujib Sudah Kantongi Rekomendasi 2 Partai

Pilkada Kabupaten Pasuruan, Gus Mujib Sudah Kantongi Rekomendasi 2 Partai

Surabaya
Kantor PNM Mekaar Syariah di Mojokerto Terbakar, 4 Motor Karyawan Hangus

Kantor PNM Mekaar Syariah di Mojokerto Terbakar, 4 Motor Karyawan Hangus

Surabaya
Operator Mesin Bubut di Malang Tewas Tergilas Mesin Pengolah Tanah

Operator Mesin Bubut di Malang Tewas Tergilas Mesin Pengolah Tanah

Surabaya
Kedai Kopi Unik di Malang, Kasih Harga Murah untuk Pengunjung Berbahasa Walikan

Kedai Kopi Unik di Malang, Kasih Harga Murah untuk Pengunjung Berbahasa Walikan

Surabaya
Motif Ibu Buang Bayi Dibungkus Plastik di Sumenep, Malu Hasil Hubungan Gelap dengan Sopir Ojol

Motif Ibu Buang Bayi Dibungkus Plastik di Sumenep, Malu Hasil Hubungan Gelap dengan Sopir Ojol

Surabaya
Tiba-tiba Muncul, Ular Kobra 1 Meter Kagetkan Pegawai Klinik Kecantikan di Gresik

Tiba-tiba Muncul, Ular Kobra 1 Meter Kagetkan Pegawai Klinik Kecantikan di Gresik

Surabaya
Pembuang Bayi Terbungkus Plastik Merah di Sumenep Ditangkap, Ternyata Ibu Kandung

Pembuang Bayi Terbungkus Plastik Merah di Sumenep Ditangkap, Ternyata Ibu Kandung

Surabaya
Tersesat di Puncak Gunung Adeng Tabanan, 2 Pendaki Dievakuasi Tim SAR

Tersesat di Puncak Gunung Adeng Tabanan, 2 Pendaki Dievakuasi Tim SAR

Surabaya
Baru Pulang Hadiri Pernikahan di Lampung, 4 Warga Blitar Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Semarang-Batang

Baru Pulang Hadiri Pernikahan di Lampung, 4 Warga Blitar Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Semarang-Batang

Surabaya
Dua Kurir dari Jakarta Ambil Narkoba Rp 1,5 Miliar di Kota Blitar

Dua Kurir dari Jakarta Ambil Narkoba Rp 1,5 Miliar di Kota Blitar

Surabaya
Polisi Surabaya Masih Cari Unsur Pidana Laporan Pelecehan Logo NU

Polisi Surabaya Masih Cari Unsur Pidana Laporan Pelecehan Logo NU

Surabaya
Gunung Bromo Menghitam Usai Kebakaran

Gunung Bromo Menghitam Usai Kebakaran

Surabaya
Dua PMI Banyuwangi Alami Gangguan Jiwa usai Pulang dari Malaysia

Dua PMI Banyuwangi Alami Gangguan Jiwa usai Pulang dari Malaysia

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com