Kompas.com - 22/09/2022, 17:30 WIB

LAMONGAN, KOMPAS.com - Juanda (34), narapidana terorisme (napiter) yang sebelumnya ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Lamongan, dinyatakan bebas bersyarat, Kamis (22/9/2022). Hal ini setelah yang bersangkutan dinyatakan memenuhi kriteria untuk bebas bersyarat.

Kepala Seksi Registrasi dan Pembinaan Lapas Klas IIB Lamongan, Idris Pauzi mengatakan, napiter atas nama Juanda yang mendapatkan pembebasan bersyarat pada hari ini telah memenuhi beberapa persyaratan. Salah satunya, pembinaan serta telah menyatakan ikrar untuk kembali setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila.

"Benar pembebasan bersyarat, yang bersangkutan telah memenuhi persyaratan yang ditentukan. Salah satunya, pembinaan serta berikrar setia pada NKRI dan Pancasila," ujar Idris saat dikonfirmasi, Kamis.

Baca juga: Tangkap 14 Pengedar Narkoba di Lamongan, Polisi Sita 249 Gram Ganja hingga 10 Gram Sabu

Idris menjelaskan, dalam agenda ini pihaknya hanya melanjutkan keputusan yang telah dikeluarkan oleh Direktorat Jendral (Dirjen) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI dan juga Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Sebab, kedua institusi tersebut telah memberikan rekomendasi pembebasan bersyarat bagi Juanda.

"Kami hanya mengikuti, melanjutkan surat yang dikeluarkan oleh Kemenkumham dan BNPT, yang sudah kami terima dua hari lalu," ucap Idris.

Baca juga: Polres Lamongan Amankan Karyawan SPBU karena Timbun 590 Liter Pertalite

Adapun Juanda, napiter yang mendapat pembebasan bersyarat pada hari ini, telah menghuni Lapas Lamongan sejak beberapa tahun lalu atas tindakan terorisme yang dilakukan di luar negeri. Saat itu, Juanda bersama beberapa orang lain dideportasi dari Afghanistan.

"Saya lupa tahun pastinya, yang pasti sebelum pandemi Covid-19 yang bersangkutan menghuni Lapas Lamongan. Dia dideportasi dari luar negeri bersama beberapa orang lain, kemudian dia masuk ke Lapas Lamongan," kata Idris.

Sebelumnya, napiter lain atas nama Mustaqim yang juga menghuni Lapas Lamongan, telah lebih dulu mendapat pembebasan bersyarat. Mustaqim mendapat pembebasan bersyarat pada awal bulan September 2022. Dengan pembebasan bersyarat yang diterima Juanda dan Mustaqim, saat ini sudah tidak ada lagi napiter yang ditahan di Lapas Lamongan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Hujan' Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan, 8 Ditembakkan ke Tribune, 3 ke Lapangan

"Hujan" Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan, 8 Ditembakkan ke Tribune, 3 ke Lapangan

Surabaya
Trauma Penyintas Tragedi Kanjuruhan, Aulia Jatuh Tengkurap, Terinjak di Tumpukan Manusia hingga Pingsan

Trauma Penyintas Tragedi Kanjuruhan, Aulia Jatuh Tengkurap, Terinjak di Tumpukan Manusia hingga Pingsan

Surabaya
2 Pemuda Ditangkap Saat Bobol Toko Kelontong di Madiun, Ternyata Sudah Beraksi 16 Kali

2 Pemuda Ditangkap Saat Bobol Toko Kelontong di Madiun, Ternyata Sudah Beraksi 16 Kali

Surabaya
Malam Kelam di Stadion Kanjuruhan, Apa Alasan Polisi Tembakkan Gas Air Mata?

Malam Kelam di Stadion Kanjuruhan, Apa Alasan Polisi Tembakkan Gas Air Mata?

Surabaya
Pekerja Migran Asal Probolinggo Mengaku Dipaksa Peluk Agama Majikan di Malaysia

Pekerja Migran Asal Probolinggo Mengaku Dipaksa Peluk Agama Majikan di Malaysia

Surabaya
Kronologi Lengkap Tragedi Kanjuruhan: Persiapan Pengamanan, Kerusuhan, hingga Penetapan Tersangka

Kronologi Lengkap Tragedi Kanjuruhan: Persiapan Pengamanan, Kerusuhan, hingga Penetapan Tersangka

Surabaya
Ketua Panpel Arema FC Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Jual Tiket Melebihi Kapasitas Stadion

Ketua Panpel Arema FC Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Jual Tiket Melebihi Kapasitas Stadion

Surabaya
Dirut PT LIB Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Lalai Tak Verifikasi Stadion

Dirut PT LIB Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Lalai Tak Verifikasi Stadion

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 7 Oktober 2022 : Pagi Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 7 Oktober 2022 : Pagi Cerah Berawan

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 7 Oktober 2022 : Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 7 Oktober 2022 : Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Surabaya
Perintahkan 'Steward' Tinggalkan Pintu Stadion Kanjuruhan, 'Security Officer' Ditetapkan Jadi Tersangka

Perintahkan "Steward" Tinggalkan Pintu Stadion Kanjuruhan, "Security Officer" Ditetapkan Jadi Tersangka

Surabaya
Penjelasan Lengkap Kapolri soal 3 Polisi Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Penjelasan Lengkap Kapolri soal 3 Polisi Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Surabaya
3 Polisi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Kapolri Ungkap Soal Perintah Penembakan Gas Air Mata

3 Polisi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Kapolri Ungkap Soal Perintah Penembakan Gas Air Mata

Surabaya
Kapolri Sebut Ada Sekitar 11 Tembakan Gas Air Mata Dilepaskan untuk Cegah Suporter Turun ke Lapangan

Kapolri Sebut Ada Sekitar 11 Tembakan Gas Air Mata Dilepaskan untuk Cegah Suporter Turun ke Lapangan

Surabaya
Kawanan Monyet Liar Rusak Rumah Warga di Kediri, BKSDA: Diduga Monyet Ekor Panjang

Kawanan Monyet Liar Rusak Rumah Warga di Kediri, BKSDA: Diduga Monyet Ekor Panjang

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.