Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Varian Omicron Ditemukan di Malang, Pengelola Wisata di Kota Batu Waswas

Kompas.com - 03/02/2022, 14:29 WIB
Nugraha Perdana,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

BATU, KOMPAS.com - Kasus Covid-19 varian Omicron yang ditemukan di Kota Malang, Jawa Timur, dikhawatirkan berpotensi menurunkan kunjungan wisatawan di Kota Batu.

Marketing and Public Relations Jawa Timur Park Group Titik S Ariyanto mengatakan, pihaknya pesimistis kunjungan wisatawan dapat meningkat. 

"Tetapi, ini ada warning Omicron dan sebagainya enggak tahu ya, Omicron di Kota Malang sudah mulai meningkat, di media massa memengaruhi juga, orang tahunya Batu kan di Malang, padahal enggak," kata Titik saat dihubungi via telepon, Rabu (2/2/2022) malam.

Bahkan, kata dia, pengelola JTP Group sempat membatalkan acara barongsai pada perayaan Tahun Baru Imlek di Jatim Park 2. Sebab, pihaknya menerima imbauan dari Satgas Covid-19 untuk tidak melakukan kegiatan itu karena khawatir menimbulkan kerumunan.

"Kalau masyarakat sudah mulai mengkhawatirkan, kita mau berbuat seperti apa, kita enggak bisa apa-apa," katanya.

Baca juga: Wali Kota Malang Sebut Ditemukan 27 Kasus Covid-19 Dalam Satu Kantor

Jatim Park Group tak mengambil langkah untuk menyiasati keadaan. Harga tiket masuk ke obyek wisata masih normal.

Titik hanya berharap penanganan pandemi Covid-19 berjalan optimal agar keadaan membaik. Sehingga, tak ada lagi pegawai yang dirumahkan.

"Kita enggak bisa maksa harga tiket turun sedemikian rupa jadi masih normal, kita juga sudah mempekerjakan semua pegawai, tetapi ada park yang gajinya belum 100 persen," ujarnya.

Pengunjung didominasi wisatawan asal Jatim

Saat ini, pengunjung Jatim Park masih didominasi wisatawan asal Jawa Timur. Di sisi lain, meski melalui libur Imlek, wisatawan yang datang tak seperti sebelum pandemi.

"Sejak akhir tahun lalu membaik untuk kunjungan wisatawan yang datang, tapi kalau mengembalikan kondisi sebelum pandemi masih belum," ujarnya.

 

Puncak kunjungan wisatawan libur panjang Imlek terjadi pada Sabtu (29/1/2022) dan Minggu (30/1/2022).

Saat itu, setiap park yang ada seperti Jatim Park 1, Jatim Park 2, dan Jatim Park 3 dalam sehari bisa dikunjungi oleh 2.000 orang.

"Meningkat agak lumayan daripada hari biasanya karena ini libur panjang, Minggu (30/1/2022) ada sampai 2000 pengunjung," kata Titik.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 3 Februari 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Meski begitu, pada Senin (31/1/2022) dan Selasa (1/2/2022), jumlah kunjungan perlahan melandai kembali.

Menurutnya, hal itu dikarenakan wisatawan mulai menyebar untuk menghabiskan waktunya dengan berkuliner di rumah makan atau bersantai di kafe.

"Rata-rata menjadi 1.000 pengunjung per hari di setiap park, kemudian hari Selasa (1/2/2022) kan terakhir hari liburan panjang dan besoknya orang-orang sudah mulai kerja mungkin jadinya memilih pulang lebih awal untuk menghindari kemacetan," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 30 September 2023 : Cerah Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 30 September 2023 : Cerah Sepanjang Hari

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 30 September 2023: Pagi dan Sore Cerah

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 30 September 2023: Pagi dan Sore Cerah

Surabaya
Vicky dan Ingatan yang Hilang tentang Tragedi Kanjuruhan...

Vicky dan Ingatan yang Hilang tentang Tragedi Kanjuruhan...

Surabaya
Anies-Cak Imin Minta Pendukung Tanam Pohon Sawo Kecik di Depan Rumah untuk Penanda

Anies-Cak Imin Minta Pendukung Tanam Pohon Sawo Kecik di Depan Rumah untuk Penanda

Surabaya
PWNU Jatim Haramkan Penggunaan Karmin untuk Pewarna Makanan

PWNU Jatim Haramkan Penggunaan Karmin untuk Pewarna Makanan

Surabaya
Bus Pariwisata Cahaya Mulya Terbakar di Ngawi

Bus Pariwisata Cahaya Mulya Terbakar di Ngawi

Surabaya
Viral Penarikan Sumbangan SMPN 1 Ponorogo untuk Beli Mobil, Begini Kata Kepsek dan Kadisdik

Viral Penarikan Sumbangan SMPN 1 Ponorogo untuk Beli Mobil, Begini Kata Kepsek dan Kadisdik

Surabaya
LHKPN Diselidiki KPK, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono Janji Kooperatif

LHKPN Diselidiki KPK, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono Janji Kooperatif

Surabaya
Bersama Anies Sowan ke Kiai di Jombang, Cak Imin: Didoakan Supaya Lancar

Bersama Anies Sowan ke Kiai di Jombang, Cak Imin: Didoakan Supaya Lancar

Surabaya
Kronologi Ibu di Probolinggo Tewas Dibunuh Suami dan Anak, Korban Dituduh Selingkuh

Kronologi Ibu di Probolinggo Tewas Dibunuh Suami dan Anak, Korban Dituduh Selingkuh

Surabaya
Sowan Kiai di Bangkalan, Erick Thohir: Minta Doa untuk Piala Dunia U-17

Sowan Kiai di Bangkalan, Erick Thohir: Minta Doa untuk Piala Dunia U-17

Surabaya
Truk Tabrak PJU di Lumajang, Satu Orang Terjepit

Truk Tabrak PJU di Lumajang, Satu Orang Terjepit

Surabaya
Gara-Gara Rokok, Bapak di Pasuruan Dibunuh Anak Kandung

Gara-Gara Rokok, Bapak di Pasuruan Dibunuh Anak Kandung

Surabaya
Suami di Probolinggo Bacok Istri hingga Tewas akibat Persoalan Perselingkuhan

Suami di Probolinggo Bacok Istri hingga Tewas akibat Persoalan Perselingkuhan

Surabaya
Hashim Djojohadikusumo Sebut Gibran Ideal Jadi Cawapres Prabowo

Hashim Djojohadikusumo Sebut Gibran Ideal Jadi Cawapres Prabowo

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com