Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nasib Bripda Randy, Dipecat dari Polri, Terancam Dipenjara karena Kasus Aborsi

Kompas.com - 29/01/2022, 05:32 WIB
Dheri Agriesta

Editor

KOMPAS.com - Bidang Propam Polda Jawa Timur memutuskan anggota Polres Pasuruan Bripda Randy Bagus bersalah dalam sidang kode etik yang digelar pada Kamis (27/1/2022).

Sidang kode etik Polri itu digelar setelah Bripda Randy Bagus terjerat kasus dugaan aborsi terhadap seorang mahasiswi asal Mojokerto, NWR. Bripda Randy ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu.

Dalam sidang etik tersebut, Bripda Randy divonis pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dari Polri.

"Bripda Randy Bagus dinyatakan bersalah dan direkomendasikan untuk PTDH," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko usai sidang di Surabaya, Kamis.

Sidang yang digelar di Polda Jawa Timur itu berlangsung selama tiga jam, sejak pukul 09.00 WIB-12.00 WIB.

Sebanyak sembilan saksi dihadirkan dalam sidang tersebut. Mereka terdiri dari keluarga Bripda Randy dan korban. Sejumlah rekan seprofesi Randy di Polres Pasuruan juga dihadirkan.

Baca juga: Tak Hanya Dipecat dari Polri, Bripda Randy Bagus Tetap Jalani Proses Hukum Pidana

Bripda Randy, kata Gatot, dinyatakan bersalah telah melakukan tindakan tercela sebagai anggota Polri sebagaimana diatur Pasal 7 Ayat 1 huruf b dan Pasal 11 huruf c Peraturan Kapolri 14 Tahun 2011.

Ruang sidang Bid Propam Polda Jatim tempat Bripda Randy menjalani sidang kode etik, Kamis (27/1/2022).KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZAL Ruang sidang Bid Propam Polda Jatim tempat Bripda Randy menjalani sidang kode etik, Kamis (27/1/2022).
Terancam penjara

Menurut Gatot, Polri tidak main-main dalam menindak anggota yang melakukan pelanggaran atau tindak pidana.

Setelah dinyatakan dipecat dari Polri, Bripda Randy tetap menjalani proses hukum kasus dugaan aborsi yang menjeratnya.

"Pidananya terus jalan, yang bersangkutan masih berstatus tahanan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim," kata Gatot.

Bripda Randy berstatus tersangka dalam kasus dugaan aborsi tersebut. Ia pun masih diperiksa oleh penyidik Polda Jawa Timur.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Debit 3 Sumber PDAM Lumajang Menurun, Warga 3 Kecamatan Berisiko Kekurangan Air Bersih

Debit 3 Sumber PDAM Lumajang Menurun, Warga 3 Kecamatan Berisiko Kekurangan Air Bersih

Surabaya
Warga Diminta Lapor jika Mendapati Pungli Parkir di Kota Madiun

Warga Diminta Lapor jika Mendapati Pungli Parkir di Kota Madiun

Surabaya
Keluarga Korban Longsor Lumajang Tetap Lanjutkan Pencarian Junaidi

Keluarga Korban Longsor Lumajang Tetap Lanjutkan Pencarian Junaidi

Surabaya
5 Lansia Tertipu Orang yang Tawarkan Bantuan dari Eks Wabup Lumajang

5 Lansia Tertipu Orang yang Tawarkan Bantuan dari Eks Wabup Lumajang

Surabaya
Jalan Licin, Ambulans Terguling di Tol Solo-Ngawi Saat Antar Pasien

Jalan Licin, Ambulans Terguling di Tol Solo-Ngawi Saat Antar Pasien

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Saat Mantan Manajer Bank di Pacitan Kecanduan Judi 'Online' dan Gelapkan Uang Nasabah Rp 1,2 M

Saat Mantan Manajer Bank di Pacitan Kecanduan Judi "Online" dan Gelapkan Uang Nasabah Rp 1,2 M

Surabaya
Tantang Eri Cahyadi pada Pilkada Surabaya, Menantu Soekarwo Mendaftar ke PSI

Tantang Eri Cahyadi pada Pilkada Surabaya, Menantu Soekarwo Mendaftar ke PSI

Surabaya
'Saya Sakit Hati Dituduh Menebang dan Mencuri Setandan Pisang...'

"Saya Sakit Hati Dituduh Menebang dan Mencuri Setandan Pisang..."

Surabaya
Terduga Pembunuh Wanita di Probolinggo Sembunyi di Hutan Seminggu, Serahkan Diri karena Kelaparan

Terduga Pembunuh Wanita di Probolinggo Sembunyi di Hutan Seminggu, Serahkan Diri karena Kelaparan

Surabaya
Bus Berpenumpang 53 Orang Tabrak Truk di Jalan Tol Madiun, 6 Orang Luka

Bus Berpenumpang 53 Orang Tabrak Truk di Jalan Tol Madiun, 6 Orang Luka

Surabaya
Terlibat Perselingkuhan, Kepala Sekolah dan Guru di Sumenep Dinonaktifkan

Terlibat Perselingkuhan, Kepala Sekolah dan Guru di Sumenep Dinonaktifkan

Surabaya
Putusan MK terkait Sengketa Pileg, Sejumlah TPS di Jatim Hitung Ulang Surat Suara

Putusan MK terkait Sengketa Pileg, Sejumlah TPS di Jatim Hitung Ulang Surat Suara

Surabaya
Ditunjuk oleh PKB Maju pada Pilkada Gresik 2024, Syahrul Munir Menangis

Ditunjuk oleh PKB Maju pada Pilkada Gresik 2024, Syahrul Munir Menangis

Surabaya
Putusan MK, Sejumlah TPS di Jember Harus Hitung Ulang Surat Suara

Putusan MK, Sejumlah TPS di Jember Harus Hitung Ulang Surat Suara

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com