Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kronologi Ledakan Serbuk Petasan di Ponorogo yang Lukai 3 Warga, Dipicu Rokok

Kompas.com - 15/05/2024, 16:49 WIB
Muhlis Al Alawi,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

PONOROGO, KOMPAS.com- Polisi membeberkan kronologi ledakan serbuk petasan di Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (15/5/2024). Ledakan tersebut mengakibatkan tiga orang terluka.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Ryo Pradana mengungkapkan, ledakan dipicu dari rokok salah satu remaja yang berada di dalam rumah tersebut.

Baca juga: Ledakan Dipicu Serbuk Petasan Terjadi di Ponorogo, 3 Orang Luka-luka

Kejadian itu bermula saat sejumlah remaja berkumpul di rumah milik Lasemi di Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo.

“Jadi ketika mereka berkumpul tadi malam. Tak lama kemudian, salah satu orang membakar rokok. Dan seketika itu tersulutlah dan meledaklah (serbuk petasan) di rumah tersebut,” ungkap Ryo, Rabu (15/5/2024).

Baca juga: Insiden Balon Udara Meletus di Ponorogo, Dipicu Ledakan Petasan dan 4 Luka-luka

Akibat ledakan itu, tiga orang mengalami luka-luka. Bahkan satu di antaranya dilarikan ke RSUD dr. Hardjono Ponorogo lantaran mengalami luka bakar serius.

Mendapatkan laporan ledakan obat mercon, kata Ryo, tim Satreskrim Polres Ponorogo mendatangi lokasi kejadian. Di lokasi itu tim mengamankan sejumlah barang bukti obat petasan, selongsongan, dan plastik balon udara.

Baca juga: Bey Masih Cari Solusi untuk Warga Terdampak Ledakan Gudang Amunisi di Bogor

Polisi juga menangkap tujuh warga untuk dimintai keterangan.

Ryo mengungkap, beberapa warga ternyata membuat serbuk petasan. Rata-rata belajar dari media sosial dan sudah dilakukan berulang kali.

“Mereka belajar dari media sosial. Dan sudah berulang kali (membuat petasan). Baru kali ini ada kecelakaan,” jelas Ryo.

Sebanyak tiga orang terluka setelah serbuk bahan petasan meledak di rumah Lasemi (55), warga Dusun Dukuh, Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (15/5/2024) dini hari.

“Satu orang yang luka dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bakar,” kata Ryo.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Surabaya
Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Surabaya
Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com