Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ledakan Dipicu Serbuk Petasan Terjadi di Ponorogo, 3 Orang Luka-luka

Kompas.com - 15/05/2024, 16:27 WIB
Muhlis Al Alawi,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

PONOROGO, KOMPAS.com-  Ledakan yang diduga berasal dari serbuk bahan petasan terjadi di rumah warga Dusun Dukuh. Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Jawa Timur bernama Lasemi (55), Rabu (15/5/2024).

Tiga orang terluka akibat ledakan tersebut.

Baca juga: Insiden Balon Udara Meletus di Ponorogo, Dipicu Ledakan Petasan dan 4 Luka-luka

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Ryo Pradana membenarkan peristiwa ledakan yang dipicu serbuk petasan di Desa Blembem, Kecamatan Jambon.

Ledakan tersebut menyebabkan tiga warga terluka.

“Satu orang yang luka dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bakar,” kata Ryo saat dikonfirmasi, Rabu (15/5/2024).

Baca juga: Balon Udara Berisi Petasan Meledak di Ponorogo, Terduga Pelaku Coba Hilangkan Barang Bukti

Ryo menambahkan, tak hanya melukai orang, ledakan tersebut juga menyebabkan rumah warga yakni bagian genting dan kaca pecah.

Dia mengatakan timnya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara usai mendapatkan laporan ledakan di Desa Blembem. Polisi juga menangkap tujuh orang setelah peristiwa ledakan itu terjadi.

“Tujuh orang kami amankan. Satu orang dewasa dan enam lainnya masih anak di bawah umur,” ungkap Ryo.

Dari lokasi kejadian, polisi menyita sejumlah barang bukti mulai dari selongsong petasan, serbuk alumunium, dan serbuk belerang. Polisi juga menemukan plastik yang dijadikan sebagai balon udara.

Kepala Dusun (Kasun) Dukuh, Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Suparno yang dihubungi terpisah menjelaskan dua remaja dilarikan ke rumah sakit usai ledakan serbuk petasan.

“Satu orang yang dibawa ke RSUD Bantarangin atas Alviano Dhimas Fahreza Arkha (14). Tetapi sudah dibawa pulang karena lukanya ringan,” kata Suparno.

Sementara satu korban lain bernama Pesono Arya Ramadhani (15) masih dirawat di RSUD dr Harjono Ponorogo. Saat dilarikan ke rumah sakit, korban mengalami luka bakar pada bagian wajah, kepala, dan punggung.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Surabaya
Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Surabaya
Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Surabaya
Jemaah Haji Asal Blitar Diturunkan di Deli Serdang karena Sesak Napas

Jemaah Haji Asal Blitar Diturunkan di Deli Serdang karena Sesak Napas

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com