Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mantan Wabup Bondowoso Ikut Penjaringan Calon Bupati Blitar melalui PDI-P

Kompas.com - 25/04/2024, 14:08 WIB
Asip Agus Hasani,
Andi Hartik

Tim Redaksi

BLITAR, KOMPAS.com – Mantan Wakil Bupati Bondowoso, Jawa Timur, A Haris Son Haji, menjadi orang pertama yang mengambil formulir pendaftaran calon kepala daerah Kabupaten Blitar melalui Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Blitar, Kamis (25/4/2024) pagi.

Beberapa saat setelahnya, Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Blitar, Tony Andreas, juga datang ke Kantor DPC PDI-P Kabupaten Blitar di Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, guna mengambil formulir pendaftaran calon kepala daerah.

Ketua DPC PDI-P Kabupaten Blitar Rijanto mengatakan, wakil bupati Bondowoso periode 2008-2013 itu merupakan orang pertama yang mengambil formulir pendaftaran calon kepala daerah untuk Pilkada Kabupaten Blitar 2024.

Baca juga: Kantor Imigrasi Deportasi Perempuan Berkewarganegaraan Ganda setelah 10 Tahun Tinggal di Blitar

“Betul. Dia sendiri yang ambil formulir pagi ini,” ujar Rijanto yang juga Bupati Blitar periode 2015-2020 itu saat dikonfirmasi wartawan.

DPC PDI-P Kabupaten Blitar membuka penjaringan calon kepala daerah mulai hari ini, Kamis (25/4/2024) hingga 15 Mei 2024.

Baca juga: 1.370 Warga Blitar Terjangkit DBD dalam 4 Bulan Terakhir, 7 Meninggal

Ditanya apakah Haris mendaftar sebagai bakal calon bupati atau bakal calon wakil bupati, Rijanto mengatakan bahwa informasi terkait posisi yang dibidik pendaftar baru akan diketahui nanti setelah formulir diisi dan dikembalikan ke DPC PDI-P Kabupaten Blitar.

“Formulir harus dikembalikan ke DPC paling lambat 16 Mei. Nanti baru kita tahu lebih detail terkait posisi pendaftar,” ujarnya.

Rijanto juga membenarkan bahwa Ketua KONI Kabupaten Blitar Tony Andreas datang ke Kantor DPC PDI-P Kabupaten Blitar beberapa saat setelah Haris dengan tujuan sama, mengambil formulir pendaftaran calon kepala daerah melalui PDI-P.

Sebelumnya, usai acara halalbihalal DPC PDI-P pada Rabu (24/4/2024), Rijanto menyatakan dirinya tidak akan ikut maju pada Pilkada Kabupaten Blitar meski namanya masih cukup kuat diperhitungkan.

“Saya memberi kesempatan luas kepada generasi muda untuk maju Pilkada Kabupaten Blitar. Saya sudah tua dan tidak punya ‘logistik’ yang cukup,” ujar Rijanto.

Setelah jatuhnya rezim Orde Baru tahun 1998, PDI-P menjadi partai yang selalu mendapatkan perolehan suara legislatif di Kabupaten Blitar. Pada setiap Pilkada, calon yang diusung PDI-P juga paling banyak memenangkan kompetisi kursi bupati.

Namun, pada Pilkada Kabupaten Blitar tahun 2020, petahana Rijanto – Marhaenis Urip Widodo yang diusung PDI-P dikalahkan oleh pasangan Rini Syarifah – Rahmat Santoso yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pada Pemilu 2024 yang baru saja usai, PDI-P Kabupaten Blitar diperkirakan juga akan kehilangan tiga kursi DPRD sehingga tinggal menguasai 16 kursi dari sebelumnya 19 kursi. Jumlah total kursi DPRD Kabupaten Blitar sebanyak 50 kursi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Surabaya
Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Surabaya
Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Surabaya
Jemaah Haji Asal Blitar Diturunkan di Deli Serdang karena Sesak Napas

Jemaah Haji Asal Blitar Diturunkan di Deli Serdang karena Sesak Napas

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com