Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Modus Jual Minyak Goreng Murah, Seorang IRT di Ponorogo Tipu Ratusan Orang

Kompas.com - 25/05/2022, 18:52 WIB
Muhlis Al Alawi,
Andi Hartik

Tim Redaksi

PONOROGO, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo menangkap seorang wanita berinisial ED (30), warga Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Ibu rumah tangga (IRT) ini ditangkap di tempat persembunyiannya di Kota Yogyakarta setelah dilaporkan menipu ratusan warga terkait pembelian minyak goreng murah.

“Modusnya tersangka menawarkan sembako (minyak goreng) dengan harga murah sehingga para korban tertarik dan melakukan transaksi dengan tersangka, baik secara online ataupun tatap muka," kata Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Ponorogo, Ipda Guling Sanaka, Rabu (25/5/2022).

Tak hanya warga Ponorogo, korban penipuan juga berasal dari Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Magetan hingga Kabupaten Malang. Dalam melancarkan aksinya, tersangka menawarkan harga minyak goreng di bawah harga grosir. Sementara proses pembayarannya harus lunas di awal.

Baca juga: Larangan Ekspor CPO Diabut, Minyak Goreng di Lhokseumawe Melimpah tetapi Tetap Mahal

Menurut Guling, tersangka sudah melancarkan aksinya sejak tahun 2021. Warga yang menjadi korban pun mencapai ratusan orang. 

"Setelah dibayar, tersangka menjanjikan barang pesanan akan datang satu hingga dua minggu kemudian," kata Guling.

Baca juga: Harga Minyak Goreng Curah di Karawang Masih Tahap Penyesuaian HET

Para korban baru menyadari telah tertipu lantaran setelah dua minggu barang yang dipesan tak kunjung dikirim. Rata-rata, setiap korban tertipu antara puluhan juta hingga ratusan juta rupiah.

ED lantas kabur dan bersembunyi di Yogyakarta. Ia membawa lari uang senilai miliaran rupiah yang diberikan para korban.

Tersangka dijerat dengan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Berdasarkan keterangannya kepada polisi, ED mengaku menerima uang pembelian hingga Rp 4 miliar dengan jumlah pelanggan sekitar 200 orang. Dari jumlah itu, tersisa Rp 1 miliar yang belum dikembalikan kepada 30 warga.

Warga lalu melapor kepada polisi. Atas laporan itu, ED akhirnya ditangkap Sat Reskrim Polres Ponorogo.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Alasan Izin Shalat di Masjid, Pria 32 Tahun di Magetan Curi Kotak Amal

Alasan Izin Shalat di Masjid, Pria 32 Tahun di Magetan Curi Kotak Amal

Surabaya
Pengunjung Meningkat selama Libur Lebaran, Omzet Tenant di Pusat Perbelanjaan Kota Malang Naik 100-200 Persen

Pengunjung Meningkat selama Libur Lebaran, Omzet Tenant di Pusat Perbelanjaan Kota Malang Naik 100-200 Persen

Surabaya
Terminal Arjosari Malang Diprediksi Masih Dipadati Penumpang sampai Sepekan Mendatang

Terminal Arjosari Malang Diprediksi Masih Dipadati Penumpang sampai Sepekan Mendatang

Surabaya
Tahanan Polsek Dukuh Pakis Surabaya Melarikan Diri

Tahanan Polsek Dukuh Pakis Surabaya Melarikan Diri

Surabaya
Rumah di Gresik Hangus Terbakar Saat Sang Pemilik Pergi

Rumah di Gresik Hangus Terbakar Saat Sang Pemilik Pergi

Surabaya
Sopir Avanza Berkelahi dengan Kru Bus di Jalan Raya Bojonegoro Saat Arus Balik

Sopir Avanza Berkelahi dengan Kru Bus di Jalan Raya Bojonegoro Saat Arus Balik

Surabaya
Setelah Sopir Bus AKAP di Tulungagung Positif Sabu, Giliran Kernet Bus Tersangka karena Mengonsumsi dan Memiliki Ganja

Setelah Sopir Bus AKAP di Tulungagung Positif Sabu, Giliran Kernet Bus Tersangka karena Mengonsumsi dan Memiliki Ganja

Surabaya
Warga Banyuwangi Diserang Ulat Bulu, Muncul Efek Gatal dan Iritasi di Kulit

Warga Banyuwangi Diserang Ulat Bulu, Muncul Efek Gatal dan Iritasi di Kulit

Surabaya
Puncak Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Diprediksi Terjadi Dua Kali, Ini Waktunya

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Diprediksi Terjadi Dua Kali, Ini Waktunya

Surabaya
42 Pemudik Sakit Mayoritas karena Kelelahan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

42 Pemudik Sakit Mayoritas karena Kelelahan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Surabaya
Wanita Paruh Baya Curi Uang Rp 200 Juta dan Perhiasan Majikan di Malang

Wanita Paruh Baya Curi Uang Rp 200 Juta dan Perhiasan Majikan di Malang

Surabaya
Libur Lebaran 2024, Toko Oleh-oleh di Kota Batu Diserbu Wisatawan

Libur Lebaran 2024, Toko Oleh-oleh di Kota Batu Diserbu Wisatawan

Surabaya
Puncak Arus Balik, 18.461 Pemudik Naik Kereta Api Tiba di Surabaya

Puncak Arus Balik, 18.461 Pemudik Naik Kereta Api Tiba di Surabaya

Surabaya
Kesan Reiner, Pria Asal Jerman, Saat Pertama Kali Makan Ketupat

Kesan Reiner, Pria Asal Jerman, Saat Pertama Kali Makan Ketupat

Surabaya
Rumah Produksi Roti di Gresik Terbakar, 10 Orang Terluka

Rumah Produksi Roti di Gresik Terbakar, 10 Orang Terluka

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com