Kompas.com - 29/04/2022, 08:48 WIB

BLITAR, KOMPAS.com - Satu ruas jalan sepanjang 500 meter di depan Makam Presiden Soekarno (Bung Karno) di Kota Blitar, Jawa Timur, tidak lagi steril dari kendaraan bermotor mulai awal pekan ini.

Wali Kota Blitar Santoso mengizinkan kendaraan bermotor roda dua untuk melintas di ruas yang mulai 2017 ditetapkan sebagai kawasan City Walk kompleks wisata ziarah Makam Bung Karno.

"Iya. City Walk kita buka untuk sepeda motor agar pedagang yang ada di sana terutama pedagang souvenir laku," kata Santoso menjawab Kompas.com, Kamis (28/4/2022).

Baca juga: H-4 Lebaran, Arus Kendaraan di Blitar Naik 30 Persen

Santoso memastikan bahwa hanya kendaraan bermotor roda dua yang diizinkan melintas di kawasan City Walk. Sedangkan kendaraan roda empat tetap tak diperbolehkan masuk. 

"Pedagang-pedagang di sana biar ada penghasilanlah. Kasihan kalau ditutup terus. Tapi kalau roda empat nggak boleh," ujarnya.

Namun kebijakan tersebut tak berlaku pada akhir pekan Sabtu-Minggu. Santoso mengatakan, kawasan City Walk akan kembali steril dari kendaraan bermotor roda dua pada akhir pekan. 

Baca juga: Jelang Lebaran, Penumpang Bus di Blitar Naik 18 Persen

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Pengelolaan Destinasi Wisata pada Dinas Pariwisata dan Budaya Heru Santoso mengatakan bahwa City Walk dibangun pada 2017 dengan menutup satu ruas jalan Ir. Soekarno yang melintas di depan Makam Bung Karno.

Pembuatan area City Walk, kata Heru, bertujuan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung Makam Sang Proklamator Kemerdekaan tersebut.

"Dengan ruas tersebut steril dari kendaraan bermotor tentu akan menambah kekhusukan peziarah saat berdoa di pusara Makam Bung Karno," ujar Heru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
STAND UP COMEDY INDONESIA
Stand Up Wendi: Baru Pertama Ketemu Pramugari, Udah Diminta Pertanggungjawaban | SUCI Playground
Stand Up Wendi: Baru Pertama Ketemu...
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Nenek Eti, Terpaksa Biarkan Jasad Cucunya 2 Hari hingga Membusuk: Saya Diancam Akan Dibunuh

Pengakuan Nenek Eti, Terpaksa Biarkan Jasad Cucunya 2 Hari hingga Membusuk: Saya Diancam Akan Dibunuh

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 27 Juni 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 27 Juni 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Surabaya
Kesal Sering Rewel, Alasan Ibu di Surabaya Aniaya Bayinya hingga Tewas

Kesal Sering Rewel, Alasan Ibu di Surabaya Aniaya Bayinya hingga Tewas

Surabaya
Sempat Langka, Harga Cabai Rawit Merah di Lumajang Tembus Rp 120 Ribu

Sempat Langka, Harga Cabai Rawit Merah di Lumajang Tembus Rp 120 Ribu

Surabaya
Pilkades Serentak 61 Desa di Lamongan Dipantau Langsung Kemendagri

Pilkades Serentak 61 Desa di Lamongan Dipantau Langsung Kemendagri

Surabaya
Viral, Pasar Splendid di Kota Malang Perjualbelikan Kucing Tidak Layak

Viral, Pasar Splendid di Kota Malang Perjualbelikan Kucing Tidak Layak

Surabaya
Aksi Bupati Lumajang Tuntun Jaran Kencak Saat Pembukaan Porprov Jatim

Aksi Bupati Lumajang Tuntun Jaran Kencak Saat Pembukaan Porprov Jatim

Surabaya
Terimbas Proyek Tol KLBM, 390 Makam di Gresik Dipindahkan

Terimbas Proyek Tol KLBM, 390 Makam di Gresik Dipindahkan

Surabaya
Pengakuan Nenek dari Bayi 5 Bulan yang Tewas di Dalam Rumah: Saya Diancam Dibunuh

Pengakuan Nenek dari Bayi 5 Bulan yang Tewas di Dalam Rumah: Saya Diancam Dibunuh

Surabaya
Tak Kuat dengan Aroma Menyengat, Nenek di Surabaya Lapor Ada Mayat Cucu Usia 5 Bulan di Dalam Rumah

Tak Kuat dengan Aroma Menyengat, Nenek di Surabaya Lapor Ada Mayat Cucu Usia 5 Bulan di Dalam Rumah

Surabaya
Asal-usul Kota Bojonegoro

Asal-usul Kota Bojonegoro

Surabaya
Bayi 5 Bulan di Surabaya Tewas Membusuk di Dalam Rumah, Polisi Sebut Orangtua Ada di Yogyakarta

Bayi 5 Bulan di Surabaya Tewas Membusuk di Dalam Rumah, Polisi Sebut Orangtua Ada di Yogyakarta

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 26 Juni 2022 : Pagi Berawan, Siang Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 26 Juni 2022 : Pagi Berawan, Siang Hujan Petir

Surabaya
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Kebun, Ada Kartu Remi di Sampingnya

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Kebun, Ada Kartu Remi di Sampingnya

Surabaya
Motor Mogok di Atas Rel, PNS Probolinggo Tewas Tersambar Kereta

Motor Mogok di Atas Rel, PNS Probolinggo Tewas Tersambar Kereta

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.