Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sempat Melonjak, Kasus Aktif Covid-19 di Lamongan Turun Lagi

Kompas.com - 01/03/2022, 17:25 WIB
Hamzah Arfah,
Andi Hartik

Tim Redaksi

LAMONGAN, KOMPAS.com - Dalam beberapa hari terakhir, kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, tercatat mengalami penurunan drastis. Kasus aktif yang sempat tercatat 628 pada 23 Februari 2022, turun menjadi 358 kasus per Senin (28/2/2022).

Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Lamongan, terdapat pengurangan kasus aktif Covid-19 sebanyak 71 kasus pada Senin. Artinya, pasien Covid-19 yang sembuh lebih banyak daripada tambahan pasien baru.

Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, Taufik Hidayat, membenarkan bahwa kasus Covid-19 di Lamongan mulai melandai. Taufik memprediksi, puncak gelombang ketiga penularan Covid-19 di Lamongan sudah terlampaui bila tidak ada penambahan kasus yang signifikan dalam beberapa hari ke depan.

Baca juga: Lamongan Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Rumah di 2 Kelurahan Kebanjiran

"Betul (kasus aktif terus menurun). Kalau dalam seminggu ini tidak naik lagi, berarti puncak sudah terlampaui," ujar Taufik saat dikonfirmasi, Selasa (1/3/2022).

Taufik berharap, kasus aktif Covid-19 di Lamongan terus berkurang. Sehingga, penularan Covid-19 di Lamongan dapat ditekan. Meskipun, Taufik menyadari ancaman penyebaran Covid-19 masih ada dan rentan melonjak lagi.

"Untuk itu, kami tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, terutama memakai masker," ucap Taufik.

Baca juga: Sekitar 30.000 Dosis Vaksin di Lamongan Akan Kedaluwarsa

Pihaknya bersama instansi terkait akan terus berupaya maksimal dalam melaksanakan agenda vaksinasi kepada masyarakat. Baik pelaksanaan vaksinasi secara door to door atau melalui mobile vaksinator yang terus bergerak dalam mendukung percepatan agenda vaksinasi.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Banjir Bandang Terjang Maluku Tengah, Tanggul Sungai Jebol dan Rumah Warga Terendam

Banjir Bandang Terjang Maluku Tengah, Tanggul Sungai Jebol dan Rumah Warga Terendam

Surabaya
Petani di Madiun Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus

Petani di Madiun Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus

Surabaya
Jual Sabu di Rumah, Suami Istri di Buleleng Digerebek Polisi

Jual Sabu di Rumah, Suami Istri di Buleleng Digerebek Polisi

Surabaya
Sarang Gangster di Sidoarjo Digerebek, Tujuh Pemuda Jadi Tersangka Kepemilikan Senjata Tajam

Sarang Gangster di Sidoarjo Digerebek, Tujuh Pemuda Jadi Tersangka Kepemilikan Senjata Tajam

Surabaya
Harga Bawang Merah di Malang Tembus Rp 35.000, Pemkot Jajaki Kerja Sama dengan Probolinggo

Harga Bawang Merah di Malang Tembus Rp 35.000, Pemkot Jajaki Kerja Sama dengan Probolinggo

Surabaya
Libur Panjang Waisak, Daop 9 Jember Tambah Rangkaian Kereta Eksekutif

Libur Panjang Waisak, Daop 9 Jember Tambah Rangkaian Kereta Eksekutif

Surabaya
4 Siswi SD di Sumenep Diduga Dicabuli Guru, Orangtua Lapor Polisi

4 Siswi SD di Sumenep Diduga Dicabuli Guru, Orangtua Lapor Polisi

Surabaya
Kesulitan Jalani Profesi dan Pendidikan, Dua Tunarungu Senang Dapat Alat Bantu Dengar dari Polisi

Kesulitan Jalani Profesi dan Pendidikan, Dua Tunarungu Senang Dapat Alat Bantu Dengar dari Polisi

Surabaya
Embarkasi Surabaya Temukan 3 'Rice Cooker', Jemaah Haji Beralasan Mau Masak Sendiri

Embarkasi Surabaya Temukan 3 "Rice Cooker", Jemaah Haji Beralasan Mau Masak Sendiri

Surabaya
Calon Jemaah Haji Asal Jember Ketahuan Bawa 'Rice Cooker' dan Rokok Berlebih

Calon Jemaah Haji Asal Jember Ketahuan Bawa "Rice Cooker" dan Rokok Berlebih

Surabaya
Terlambat Ditangani, 4 Pasien DBD di Magetan Meninggal Dunia

Terlambat Ditangani, 4 Pasien DBD di Magetan Meninggal Dunia

Surabaya
Bupati Kediri Bantu Adit Bocah Putus Sekolah karena Merawat Orangtua Stroke

Bupati Kediri Bantu Adit Bocah Putus Sekolah karena Merawat Orangtua Stroke

Surabaya
Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Selasa 21 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Selasa 21 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Surabaya
Gempa Malang Terasa sampai Banyuwangi, Warga Tak Tidur karena Takut Gempa Susulan

Gempa Malang Terasa sampai Banyuwangi, Warga Tak Tidur karena Takut Gempa Susulan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Selasa 21 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Selasa 21 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com