Kronologi Guru dan Kepsek Menyulut Tangan 10 Siswa dengan Korek Api, Berawal Uang Rp 12.500 Hilang

Kompas.com - 07/04/2021, 10:12 WIB
Ilustrasi kekerasan di sekolah ShutterstockIlustrasi kekerasan di sekolah

KOMPAS.com - Seorang guru dan kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, diduga melakukan kekerasan terhadap 10 siswanya.

Guru dan kepala sekolah itu diduga menyulut tangan 10 siswanya dengan korek api gas.

Kapolsek Gucialit Iptu Joko Try menjelaskan kronologi kasus dugaan kekerasan itu terjadi.

Uang tabungan hilang saat istirahat

Tindakan itu bermula ketika uang tabungan siswa kelas 4 senilai Rp 12.500 hilang pada Jumat (26/3/2021).

Uang itu merupakan tabungan 12 siswa di kelas tersebut. Saat jam istirahat, uang tabungan itu ditinggalkan di atas meja.

Namun, guru yang juga wali kelas 4 berinisial SMu (24) tak menemukan uang tersebut saat kembali ke ruangan.

Baca juga: Kapolda NTT: Jika Ada yang Jual Bahan Bangunan dengan Harga Tidak Wajar, Saya Perintahkan Tangkap

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

SMu lalu bertanya tentang uang tersebut kepada pada siswa. Namun, tak ada yang mengaku mengambil uang tersebut.

"Kemudian ditakut-takuti dengan metode yang kurang lazim, disulut dengan korek gas oleh wali kelas," kata Joko melalui sambungan telepon, Selasa (6/4/2021).

Joko menjelaskan, ada 10 siswa yang disulut tangannya dengan korek api. Namun, 10 siswa itu mengaku tak mengambil uang tersebut.

Smu lalu melaporkan hal itu kepada kepala sekolah yang berinisial SMa (45). Kepaal sekolah memanggil tiga dari 10 siswa tersebut.

Saat bertemu kepala sekolah, telapak tangan ketiga siswa itu disulut lagi dengan korek api. Tindakan itu membuat tangan mereka melepuh.

Orangtua murid minta klarifikasi, guru dan kepsek minta maaf...

Mendapati tangan anaknya melepuh, orangtua murid meminta klarifikasi pihak sekolah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saat Kami Datang, Ternyata Pasien Kabur Lewat Pintu Belakang Rumah, Kami Kehilangan Jejak'

"Saat Kami Datang, Ternyata Pasien Kabur Lewat Pintu Belakang Rumah, Kami Kehilangan Jejak"

Surabaya
3 Tuntutan Warga Madura yang Demo di Balai Kota Surabaya

3 Tuntutan Warga Madura yang Demo di Balai Kota Surabaya

Surabaya
Cerita Bupati Jember terkait Kendala Vaksinasi di Daerah: Ada yang Lompat Pagar, Takut Disuntik...

Cerita Bupati Jember terkait Kendala Vaksinasi di Daerah: Ada yang Lompat Pagar, Takut Disuntik...

Surabaya
Detik-detik Bocah 11 Tahun di Blitar Tewas Tertimpa Pagar Tembok Saat Pulang Bermain

Detik-detik Bocah 11 Tahun di Blitar Tewas Tertimpa Pagar Tembok Saat Pulang Bermain

Surabaya
Pemilik Restoran Abal-abal di Surabaya Ditangkap, Ternyata Punya Puluhan Usaha dengan Omzet Rp 5 Juta Per Bulan

Pemilik Restoran Abal-abal di Surabaya Ditangkap, Ternyata Punya Puluhan Usaha dengan Omzet Rp 5 Juta Per Bulan

Surabaya
Wali Kota Eri Cahyadi: Surabaya Harus Hijau dan Sehat, Kabupaten Bangkalan Juga...

Wali Kota Eri Cahyadi: Surabaya Harus Hijau dan Sehat, Kabupaten Bangkalan Juga...

Surabaya
Soal Penyekatan di Suramadu, Bupati Bangkalan: Tidak Ada Diskriminasi kepada Warga Madura

Soal Penyekatan di Suramadu, Bupati Bangkalan: Tidak Ada Diskriminasi kepada Warga Madura

Surabaya
Kronologi Pengendara Motor Jambret Penyandang Disabilitas, Polisi: Dia Tahu Korban Tak Bisa Mengejar

Kronologi Pengendara Motor Jambret Penyandang Disabilitas, Polisi: Dia Tahu Korban Tak Bisa Mengejar

Surabaya
Rawat 369 Pasien Covid-19, Kapasitas Tempat Tidur RSLI Surabaya Hanya Tersisa 31

Rawat 369 Pasien Covid-19, Kapasitas Tempat Tidur RSLI Surabaya Hanya Tersisa 31

Surabaya
3 Warga Jatim Terinfeksi Covid-19 Varian India, Khofifah: Saya Minta Mulai Bergerak Tracing

3 Warga Jatim Terinfeksi Covid-19 Varian India, Khofifah: Saya Minta Mulai Bergerak Tracing

Surabaya
Cerita Purwati Hadapi Warga yang Tolak Vaksin di Bangkalan: Ada yang Bilang 'Saya Sehat Bu, Tidak Mau Divaksin'

Cerita Purwati Hadapi Warga yang Tolak Vaksin di Bangkalan: Ada yang Bilang "Saya Sehat Bu, Tidak Mau Divaksin"

Surabaya
Pemotor Menumpuk di Jembatan Suramadu, Polisi: Mereka Takut Tes Antigen, Memilih Putar Balik

Pemotor Menumpuk di Jembatan Suramadu, Polisi: Mereka Takut Tes Antigen, Memilih Putar Balik

Surabaya
Pegawai Pemkot Surabaya yang Berdomisili di Bangkalan Diminta Bekerja dari Rumah

Pegawai Pemkot Surabaya yang Berdomisili di Bangkalan Diminta Bekerja dari Rumah

Surabaya
'Hanya Bisa Pasrah, Saya Berangkat Haji dengan Uang Hasil Panen yang Dikumpulkan Sedikit demi Sedikit'

"Hanya Bisa Pasrah, Saya Berangkat Haji dengan Uang Hasil Panen yang Dikumpulkan Sedikit demi Sedikit"

Surabaya
Video Viral Sopir Truk Tak Mau Minggir, Apa yang Harus Dilakukan jika Kendaraan TNI Lewat?

Video Viral Sopir Truk Tak Mau Minggir, Apa yang Harus Dilakukan jika Kendaraan TNI Lewat?

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X