Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

39 Rumah Rusak akibat Hujan Es dan Angin Kencang di Sidoarjo

Kompas.com - 27/02/2024, 18:24 WIB
Andhi Dwi Setiawan,
Andi Hartik

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 39 rumah di sejumlah wilayah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dilaporkan mengalami kerusakan usai dilanda hujan es disertai angin kencang pada Senin (26/2/2024). Selain itu, sebanyak 16 pohon tumbang.

"Total ada 39 rumah, tiga tempat kos dan satu fasilitas umum rusak ringan," kata Kepala BPBD Sidoarjo Dwidjo Prawito ketika dikofirmasi melalui pesan pada Selasa (27/2/2024).

Dwidjo mengatakan, puluhan banguan rusak akibat hujan es dan angin kencang tersebut terjadi di sejumlah desa di dua kecamatan. Yakni, di Kecamatan Sidoarjo dan Kecamatan Buduran.

"Kecamatan Sidoarjo ada lima desa, total 30 rumah. Lalu di Kecamatan Buduran, ada sembilan rumah di satu desa yang rusak," jelasnya.

Baca juga: Hujan Es dan Angin Kencang di Sidoarjo, Pohon di Beberapa Lokasi Tumbang

Sedangkan, sebanyak 16 pohon dilaporkan tumbang di sejumlah jalan utama maupun perumahan. Yakni, mencakup wilayah Kecamatan Sidoarjo, Kecamatan Buduran, dan Kecamatan Candi.

"BPBD Sidoarjo langsung melakukan pengecekan di lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan terdampak. Korban (luka atau meninggal) nihil," ujarnya.

Baca juga: TPS di Sidoarjo Gelar Pemungutan Suara Ulang Hari Ini

Kemudian, kata Dwijo, pihaknya meminta bantuan sejumlah pihak untuk membersihkan pohon tumbang itu. Sebab, hal tersebut mengakibatkan kemacetan kendaraan di sejumlah lokasi.

"BPBD Sidoarjo berkoordinasi dengan BPBD Jatim, Call Center 112, DLHK, pramuka, PMI dan masyarakat setempat untuk melakukan pemotongan dan pembersihan pohon tumbang," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, hujan es dan angin kencang terjadi di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin (26/2/2024).

Kepala Stasiun BMKG Kelas 1 Juanda, Taufiq Hermawan mengatakan, hujan es di wilayah Sidoarjo tersebut disebabkan oleh ketinggian awan cumulonimbus.

"Terpantau ketinggian awan cumulonimbus saat kejadian es mencapai lebih dari 8 kilometer," kata Taufiq, ketika dikonfirmasi melalui pesan.

"Awan cumulonimbus ini memungkinkan terbentuknya kristal-kristal es di puncak awan yang dapat turun menjadi hujan es," tambahnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Respon Keputusan MK, Pj Gubernur Jatim Imbau Seluruh Warga Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Respon Keputusan MK, Pj Gubernur Jatim Imbau Seluruh Warga Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Surabaya
Tunangkan Anak Berusia 7 Tahun, Ayah di Sampang Dimarahi Kerabatnya

Tunangkan Anak Berusia 7 Tahun, Ayah di Sampang Dimarahi Kerabatnya

Surabaya
Rasakan Getaran 2 Kali, Warga Trenggalek Ikut Panik saat Gempa Bumi Magnitudo 5,1 Pacitan

Rasakan Getaran 2 Kali, Warga Trenggalek Ikut Panik saat Gempa Bumi Magnitudo 5,1 Pacitan

Surabaya
Wisata Pendakian Gunung Argopuro Akan Dibuka pada 1 Mei

Wisata Pendakian Gunung Argopuro Akan Dibuka pada 1 Mei

Surabaya
Gempa M 5,1 Guncang Pacitan, Tak Berisiko Tsunami

Gempa M 5,1 Guncang Pacitan, Tak Berisiko Tsunami

Surabaya
Berharap Rekomendasi Partai, Bupati Jember Daftar Cabup-Bacawabup ke PDI Perjuangan

Berharap Rekomendasi Partai, Bupati Jember Daftar Cabup-Bacawabup ke PDI Perjuangan

Surabaya
Lima Petani di Sampang Tersambar Petir, Satu Orang Tewas

Lima Petani di Sampang Tersambar Petir, Satu Orang Tewas

Surabaya
Oknum Polisi Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Anak Tiri Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Oknum Polisi Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Anak Tiri Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Surabaya
Pasangan Muda-mudi di Kota Malang Lakukan Mesum di Kedai Es Krim

Pasangan Muda-mudi di Kota Malang Lakukan Mesum di Kedai Es Krim

Surabaya
Oknum Polisi di Surabaya yang Cabuli Anak Tiri Akhirnya Ditahan

Oknum Polisi di Surabaya yang Cabuli Anak Tiri Akhirnya Ditahan

Surabaya
Penuhi Nazar, Orangtua di Sampang Tunangkan Anaknya yang Masih Usia 7 Tahun

Penuhi Nazar, Orangtua di Sampang Tunangkan Anaknya yang Masih Usia 7 Tahun

Surabaya
Hujan Deras di Magetan, Talut Ambles dan 2 Petani Tewas Tertimpa Pohon

Hujan Deras di Magetan, Talut Ambles dan 2 Petani Tewas Tertimpa Pohon

Surabaya
Polres Malang Ungkap Fakta Baru Kasus Pembuatan Sabu Skala Rumahan di Pasuruan

Polres Malang Ungkap Fakta Baru Kasus Pembuatan Sabu Skala Rumahan di Pasuruan

Surabaya
DPC PKB Jember Buka Pendaftaran Bacabup-Bacawabup Pilkada 2024

DPC PKB Jember Buka Pendaftaran Bacabup-Bacawabup Pilkada 2024

Surabaya
Pensiunan PNS Kementerian PUPR Daftar Bacabup-Bacawabup ke DPC PDI Perjuangan Jember

Pensiunan PNS Kementerian PUPR Daftar Bacabup-Bacawabup ke DPC PDI Perjuangan Jember

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com