Kompas.com - 27/05/2022, 18:10 WIB

TUBAN, KOMPAS.com - Sri Handayani (23), perempuan asal Desa Kepoh, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tewas tertabrak truk tronton saat dibonceng pacarnya.

Sepeda motor yang ditumpangi korban juga ludes terbakar akibat benturan keras yang menimbulkan percikan api saat tabrakan.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Kepolisian Resor Tuban, Ipda Eko Sulistyono mengatakan, kecelakaan yang menewaskan seorang korban itu terjadi di Jalan Tuban-Widang kilometer 6-7, tepatnya di Desa Tegalbang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Kamis (26/5/2022).

Baca juga: Oknum Kades di Bojonegoro Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

Awalnya, sepeda motor Honda CBR dengan nomor polisi S 3103 JAZ yang dikendarai Eko Saputro (23), warga Desa Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, melaju dari arah selatan. Saat itu, Eko berboncengan dengan korban yang tak lain adalah kekasihnya.

Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor itu berhenti dan berputar balik ke arah selatan.

Baca juga: Pria di Bojonegoro Hilang, Sandalnya Ditemukan di Tepi Sungai Bengawan Solo

Pada saat bersamaan, sebuah truk tronton dengan nomor polisi L 8399 UM yang dikemudikan Rendra Dwi Atmojo, warga Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, melaju di belakangnya.

Karena jaraknya terlalu dekat, sopir truk tronton pun tidak dapat menghindari kendaraan yang ada di depannya.

"Saat itu, sopir truk tidak bisa menghindari, karena jaraknya terlalu dekat sehingga terjadi tabrakan," kata Ipda Eko Sulistyono saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (27/5/2022).

Akibat benturan keras saat tabrakan tersebut, korban Sri Handayani tewas di lokasi kejadian, sedangkan Eko Saputro mengalami luka-luka.

Sepeda motor yang ditumpangi keduanya ludes terbakar akibat percikan api yang timbul saat tabrakan berlangsung.

"Dugaannya pengendara motor tidak mengamati arus lalu lintas saat hendak berputar balik," terangnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AKBP Ferli Hidayat, Dipuji karena Kawal Bobotoh di Malang, Dicopot Usai Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

AKBP Ferli Hidayat, Dipuji karena Kawal Bobotoh di Malang, Dicopot Usai Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Surabaya
Sukardi Mengaku Tak Bisa Tidur pada Malam Saat Putrinya Tewas di Stadion Kanjuruhan

Sukardi Mengaku Tak Bisa Tidur pada Malam Saat Putrinya Tewas di Stadion Kanjuruhan

Surabaya
9 Komandan Brimob Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 125 Orang, Siapa Saja?

9 Komandan Brimob Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 125 Orang, Siapa Saja?

Surabaya
Kapolres Malang dan 9 Komandan Brimob Dicopot, Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan

Kapolres Malang dan 9 Komandan Brimob Dicopot, Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan

Surabaya
Kecelakaan Beruntun 3 Sepeda Motor di Ponorogo, 1 Tewas, 2 Luka-Luka

Kecelakaan Beruntun 3 Sepeda Motor di Ponorogo, 1 Tewas, 2 Luka-Luka

Surabaya
Komnas HAM Sebut Ada Indikasi Kekerasan Aparat di Stadion Kanjuruhan, Panglima TNI Janji Bertindak Tegas

Komnas HAM Sebut Ada Indikasi Kekerasan Aparat di Stadion Kanjuruhan, Panglima TNI Janji Bertindak Tegas

Surabaya
Siapa yang Perintahkan Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan? Begini Jawaban Polri

Siapa yang Perintahkan Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan? Begini Jawaban Polri

Surabaya
Soroti Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan, IPW Beri Catatan Penting untuk Polisi

Soroti Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan, IPW Beri Catatan Penting untuk Polisi

Surabaya
Komnas HAM Cium Indikasi Aparat Lakukan Kekerasan dalam Tragedi Kanjuruhan

Komnas HAM Cium Indikasi Aparat Lakukan Kekerasan dalam Tragedi Kanjuruhan

Surabaya
Cerita Penjaga Gawang Arema FC, Gotong Tubuh Korban Tragedi Kanjuruhan: Nadinya Tak Lagi Berdetak, Kakinya Menjadi Dingin

Cerita Penjaga Gawang Arema FC, Gotong Tubuh Korban Tragedi Kanjuruhan: Nadinya Tak Lagi Berdetak, Kakinya Menjadi Dingin

Surabaya
Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan Pingsan di Pelukan Menko PMK, Mensos Risma: Medis Mana Medis, Ayo Ditolong!

Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan Pingsan di Pelukan Menko PMK, Mensos Risma: Medis Mana Medis, Ayo Ditolong!

Surabaya
Murid-murid Madrasah Probolinggo Gelar Shalat Gaib bagi Korban Tragedi Kanjuruhan

Murid-murid Madrasah Probolinggo Gelar Shalat Gaib bagi Korban Tragedi Kanjuruhan

Surabaya
Presiden Arema FC: Kami Terima Sanksi Apa Pun dan Akan Kooperatif...

Presiden Arema FC: Kami Terima Sanksi Apa Pun dan Akan Kooperatif...

Surabaya
Komdis PSSI Lakukan Investigasi Buntut Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan Ratusan Suporter

Komdis PSSI Lakukan Investigasi Buntut Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan Ratusan Suporter

Surabaya
Ketika Suporter Bola Bertaruh Nyawa usai Ditembaki Gas Air Mata

Ketika Suporter Bola Bertaruh Nyawa usai Ditembaki Gas Air Mata

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.