Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/05/2022, 11:15 WIB

NGAWI, KOMPAS.com – Jemaah Tarekat Satariyah atau Islam aliran Alif Rebo Wage (Aboge) di Kecamatan Jogorogo dan Ngrambe Kabupaten Ngawi, Jawa Timur baru merayakan shalat Idul Fitri hari ini, Rabu (4/5/2022).

Tokoh Masyarakat Aboge di Kecamatan Ngrambe Catur Mardianto mengatakan, penetapan hari raya Idul Fitri jamaah Islam Aboge berdasarkan perhitungan yang diyakini secara turun-temurun, di mana awal tahun Alip atau 1 Muharam jatuh pada hari pasaran Rebo (Rabu) Wage.

“Dalam perhitungan Aboge tahun 2022 ini, bertepatan dengan tahun Jawa Alip atau Alif,” ujarnya melalui pesan singkat Rabu (04/05/2022).

Baca juga: Umat Islam Pengikut Aboge di Banyumas Rayakan Idul Fitri Rabu 4 Mei

Catur menambahkan, awal Syawal tahun ini dihitung menggunakan rumus yang disebut Waljiro atau syawal siji loro, yaitu perhitungan hari pertama dan pasaran kedua dari Rabu Wage.

Dengan perhitungan Waljiro tersebut, maka 1 Syawal jatuh pada hari Rabu Kliwon.

“Demikian juga saat awal puasa 1 Ramadan lalu, Jemaah Islam Aboge juga baru memulai ibadah puasa pada Hari Senin (4/3/2022). Selisih satu hari dibanding penetapan pemerintah,” imbuhnya.

Jemaah Aboge melaksanakan shalat Idul Fitri di beberapa tempat, salah satunya di Masjid Al Karim masuk Dusun Dayaan, Desa Setono, Kecamatan Ngrambe.

Masjid tersebut sebelumnya juga digunakan jemaah Nahdliyin untuk melaksanakan shalat Idul Fitri pada Senin (2/5/2022).

"Untuk jemaah ada yang sholat kemarin hari Senin dan sebagian lagi hari ini. Mereka tetap rukun tidak ada masalah," ucapnya.

Baca juga: Jemaah Aboge Probolinggo Mulai Puasa Hari Ini, Gunakan Penghitungan Danamro

Usai melaksanakan shalat Idul Fitri, para jamaah Islam Aboge melaksanakan syukuran atau kenduri dan dilanjutkan dengan bersilaturohim antar jamaah. Acara silaturohim kemudian dilanjutkan dengan saling berkunjung ke rumah sanak famili dan kerabat lainnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Hakim Itong Dijebloskan ke Lapas Surabaya, Kemenkumham: Diperlakukan Sama

Mantan Hakim Itong Dijebloskan ke Lapas Surabaya, Kemenkumham: Diperlakukan Sama

Surabaya
Daftar Wali Kota Surabaya dan Masa Jabatan

Daftar Wali Kota Surabaya dan Masa Jabatan

Surabaya
Demokrat Sodorkan Nama AHY Saat Ditanya soal Cawapres yang Dampingi Anies di Pilpres 2024

Demokrat Sodorkan Nama AHY Saat Ditanya soal Cawapres yang Dampingi Anies di Pilpres 2024

Surabaya
Anak yang Melihat Ibunya Dibunuh di Malang Sering Merenung dan Ketakutan hingga Suami Korban Menolak Diajak Bicara

Anak yang Melihat Ibunya Dibunuh di Malang Sering Merenung dan Ketakutan hingga Suami Korban Menolak Diajak Bicara

Surabaya
Komplotan Pencuri Mesin Bajak Diringkus di Ngawi, Sudah Beraksi di 21 Lokasi Persawahan

Komplotan Pencuri Mesin Bajak Diringkus di Ngawi, Sudah Beraksi di 21 Lokasi Persawahan

Surabaya
Kronologi Ayah Tembak Leher Anak Tiri Pakai Senapan Angin, Peluru Sempat Didoakan Paranormal karena Korban Dikenal Kebal

Kronologi Ayah Tembak Leher Anak Tiri Pakai Senapan Angin, Peluru Sempat Didoakan Paranormal karena Korban Dikenal Kebal

Surabaya
Murid SD di Sampang yang Mengaku Korban Penculikan Ternyata Berbohong, Kepsek: Saya Kena 'Prank'

Murid SD di Sampang yang Mengaku Korban Penculikan Ternyata Berbohong, Kepsek: Saya Kena "Prank"

Surabaya
Anaknya Nyaris Jadi Korban Penculikan, Ibu di Pamekasan Trauma, Imbau Orangtua Jangan Telat Jemput di Sekolah

Anaknya Nyaris Jadi Korban Penculikan, Ibu di Pamekasan Trauma, Imbau Orangtua Jangan Telat Jemput di Sekolah

Surabaya
Polisi Sebut Anak yang Menyaksikan Ibunya Dibunuh di Malang Alami Trauma, Dapat Pendampingan Psikologis

Polisi Sebut Anak yang Menyaksikan Ibunya Dibunuh di Malang Alami Trauma, Dapat Pendampingan Psikologis

Surabaya
Bikin Video Umpat Presiden Jokowi, Pria di Lamongan Diamankan, Ternyata ODGJ

Bikin Video Umpat Presiden Jokowi, Pria di Lamongan Diamankan, Ternyata ODGJ

Surabaya
Petugas Evakuasi Ular Piton yang Masuk Area Pemandian di Banyuwangi

Petugas Evakuasi Ular Piton yang Masuk Area Pemandian di Banyuwangi

Surabaya
Penggerebakan Rumah Calon Pekerja Migran di Tulungagung, 3 Perempuan Diselamatkan

Penggerebakan Rumah Calon Pekerja Migran di Tulungagung, 3 Perempuan Diselamatkan

Surabaya
Andi Mallarangeng: Demokrat Bebaskan Anies Tentukan Bakal Cawapres

Andi Mallarangeng: Demokrat Bebaskan Anies Tentukan Bakal Cawapres

Surabaya
Ayah Tiri Tembak Anak dengan Senapan Angin, Sakit Hati karena Sering Didatangi Penagih Utang

Ayah Tiri Tembak Anak dengan Senapan Angin, Sakit Hati karena Sering Didatangi Penagih Utang

Surabaya
Rumah Warga di Situbondo Tertimpa Batu Besar Usai Hujan Deras

Rumah Warga di Situbondo Tertimpa Batu Besar Usai Hujan Deras

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.