Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tabrakan KA Vs 2 Truk di Lamongan, Polisi Periksa Petugas Palang Pintu Pelintasan

Kompas.com - 10/03/2022, 15:30 WIB
Hamzah Arfah,
Priska Sari Pratiwi

Tim Redaksi

LAMONGAN, KOMPAS.com - Polres Lamongan memeriksa dua petugas palang pintu usai kecelakaan antara kereta api dan dua truk di pelintasan sebidang antara Stasiun Surabaya dan Sasiun Lamongan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan Iptu Anang Purwo mengatakan, kasus kecelakaan itu kini ditangani Satuan Reskrim Polres Lamongan.

"Karena kelalaian di petugas palang pintu, kami (Satlantas) tidak menyidik. Penyidikan kami serahkan ke Satreskrim," ujar Anang saat dihubungi, Kamis (10/3/2022).

Baca juga: Tabrakan KA Vs 2 Truk di Lamongan, Palang Pintu Perlintasan Diduga Terlambat Ditutup

Anang menuturkan, dua petugas jaga palang pintu pelintasan kereta pada saat kejadian yakni Febri Handono (31), warga Kecamatan Rengel, Tuban dan Muhammad Mariyono (39), warga Kecamatan Sukodadi, Lamongan diduga terlambat menutup palang pintu hingga menyebabkan tabrakan kereta dan dua truk.

"Dua penjaga palang pintu dihadapkan ke Polres Lamongan, didampingi bagian hukum PT KAI," katanya. 

Saat dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Yoan Septi Hendri membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pelimpahan untuk penyelidikan kedua petugas jaga palang pintu tersebut.

"Iya benar. Mulai hari ini," kata Yoan melalui pesan WhatsApp.

Kendati demikian, Yoan belum dapat memberikan penjelasan mendetail terkait penyelidikan yang bakal dilakukan terhadap kedua orang petugas jaga palang pintu tersebut.

Ia meminta semua pihak menunggu hasil penyelidikan. 

Baca juga: Buron 5 Hari, Kakak yang Tusuk Adik hingga Tewas di Surabaya Ditangkap di Lamongan

Seperti diberitakan sebelumnya, kereta api ekonomi jurusan Surabaya-Cepu terlibat kecelakaan dengan dua truk di pelintasan tersebut.

Kereta api menabrak truk Colt diesel dengan nomor polisi K 8438 Y dan juga truk boks dengan nomor polisi S 9829 NF pada Rabu (9/3/2022) pagi.

Truk Colt diesel dikemudikan M Bachtiar Novendi (30) berpenumpang Rofifin (34), keduanya warga Kecamatan Plumpang, Tuban.

Sedangkan truk boks dengan nomor polisi S 9829 NF, dikemudikan Imam Subeki (42), warga Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Dalam peristiwa tabrakan kereta api ekonomi jurusan Surabaya-Cepu dengan dua truk tersebut, tidak sampai mengakibatkan korban jiwa.

Namun, masinis kereta api beserta asistennya mengalami luka, termasuk satu orang penumpang truk juga turut terluka.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Arus Balik Lebaran, Penumpang yang Menyeberang dari Jawa ke Bali Masih 37 Persen

Arus Balik Lebaran, Penumpang yang Menyeberang dari Jawa ke Bali Masih 37 Persen

Surabaya
Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Selasa 16 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Selasa 16 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Selasa 16 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Selasa 16 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Surabaya
Pikap Angkut 23 Penumpang Terguling di Pamekasan, 19 Korban Terluka

Pikap Angkut 23 Penumpang Terguling di Pamekasan, 19 Korban Terluka

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Selasa 16 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Selasa 16 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Surabaya
Alasan Izin Shalat di Masjid, Pria 32 Tahun di Magetan Curi Kotak Amal

Alasan Izin Shalat di Masjid, Pria 32 Tahun di Magetan Curi Kotak Amal

Surabaya
Pengunjung Meningkat selama Libur Lebaran, Omzet Tenant di Pusat Perbelanjaan Kota Malang Naik 100-200 Persen

Pengunjung Meningkat selama Libur Lebaran, Omzet Tenant di Pusat Perbelanjaan Kota Malang Naik 100-200 Persen

Surabaya
Terminal Arjosari Malang Diprediksi Masih Dipadati Penumpang sampai Sepekan Mendatang

Terminal Arjosari Malang Diprediksi Masih Dipadati Penumpang sampai Sepekan Mendatang

Surabaya
Tahanan Polsek Dukuh Pakis Surabaya Melarikan Diri

Tahanan Polsek Dukuh Pakis Surabaya Melarikan Diri

Surabaya
Rumah di Gresik Hangus Terbakar Saat Sang Pemilik Pergi

Rumah di Gresik Hangus Terbakar Saat Sang Pemilik Pergi

Surabaya
Sopir Avanza Berkelahi dengan Kru Bus di Jalan Raya Bojonegoro Saat Arus Balik

Sopir Avanza Berkelahi dengan Kru Bus di Jalan Raya Bojonegoro Saat Arus Balik

Surabaya
Setelah Sopir Bus AKAP di Tulungagung Positif Sabu, Giliran Kernet Bus Tersangka karena Mengonsumsi dan Memiliki Ganja

Setelah Sopir Bus AKAP di Tulungagung Positif Sabu, Giliran Kernet Bus Tersangka karena Mengonsumsi dan Memiliki Ganja

Surabaya
Warga Banyuwangi Diserang Ulat Bulu, Muncul Efek Gatal dan Iritasi di Kulit

Warga Banyuwangi Diserang Ulat Bulu, Muncul Efek Gatal dan Iritasi di Kulit

Surabaya
Puncak Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Diprediksi Terjadi Dua Kali, Ini Waktunya

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Diprediksi Terjadi Dua Kali, Ini Waktunya

Surabaya
42 Pemudik Sakit Mayoritas karena Kelelahan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

42 Pemudik Sakit Mayoritas karena Kelelahan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com