Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jual Beli 2.500 Ekor Benih Lobster Digagalkan di Malang, Pelaku Ternyata Seorang Residivis

Kompas.com - 15/02/2022, 13:53 WIB
Imron Hakiki,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

MALANG, KOMPAS.com - AK, seorang residivis tindak pidana jual beli benih lobster alias benur ilegal di Kabupaten Malang kembali ditangkap personel Satuan Reskrim Polres Malang.

AK merupakan residivis kasus yang sama dan pernah ditangkap Polda Jawa Timur. Ia bebas dari penjara pada 2017.

Baca juga: Penderita Penyakit Jantung di Malang Raya Meningkat, Didominasi Masyarakat Usia 40 Tahun ke Atas

AK yang merupakan warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing, Malang, ditangkap tangan saat melakukan jual beli benur ilegal di Jalan Raya Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, pada 10 Februari. Saat itu, AK ditangkap bersama rekannya, DD.

Dari penangkapan itu, Polres Malang menyita barang bukti benih bening lobster jenis pasir sebanyak 2.000 ekor di dalam delapan kantong plastik, 250 ekor jenis mutiara, dan 250 ekor benih bening lobster lain dalam satu kantong plastik.

"Benih bening lobster ini dijual oleh tersangka senilai Rp 14.000 hingga Rp. 16.000 per ekor," ungkap Kasat Reskrim Polres Malang AKP Dony Bara'langi dalam konferensi pers di Mapolres Malang, Selasa (15/2/2022).

Dony menyebut, AK kembali menjalani pekerjaan sebagai penjual benih lobster ilegal sejak satu bulan lalu.

Sejak itu, ia sudah dua kali melakukan transaksi. Setiap transaksi, AK meraup keuntungan hingga Rp 5 juta.

"Pada transaksi kedua ini lah tersangka berhasil kami tangkap," jelas Dony.

AK yang berprofesi sebagai nelayan itu mengaku mendapatkan benih lobster dari rekan seprofesinya yang berada di kawasan Sendang Biru.

AK mengaku terpaksa melakukan perbuatan ilegal itu karena terdesak kebutuhan ekonomi. Ia menyebut, perbuatan itu dilakukan karena kesulitan mengurus izin resmi.

"Pembeli saya semua lokal Kabupaten Malang," kata AK tertunduk.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini, 15 Februari 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Atas perbuatannya, AK dijerat Pasal 92 juncto Pasal 26 Ayat 1 UU RI No.mor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja perubahan atas UU RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan.

AK terancam penjara paling lama delapan tahun dan denda maksimal Rp 1,5 miliar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Libur Lebaran 2024, Toko Oleh-oleh di Kota Batu Diserbu Wisatawan

Libur Lebaran 2024, Toko Oleh-oleh di Kota Batu Diserbu Wisatawan

Surabaya
Puncak Arus Balik, 18.461 Pemudik Naik Kereta Api Tiba di Surabaya

Puncak Arus Balik, 18.461 Pemudik Naik Kereta Api Tiba di Surabaya

Surabaya
Kesan Reiner, Pria Asal Jerman Saat Pertama Kali Makan Ketupat

Kesan Reiner, Pria Asal Jerman Saat Pertama Kali Makan Ketupat

Surabaya
Rumah Produksi Roti di Gresik Terbakar, 10 Orang Terluka

Rumah Produksi Roti di Gresik Terbakar, 10 Orang Terluka

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Surabaya
Ketua DPC PSI Gubeng Surabaya Dipecat Usai Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

Ketua DPC PSI Gubeng Surabaya Dipecat Usai Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

Surabaya
KAI Daop 9 Jember Prediksi Puncak Arus Balik Hari ini, 11.000 Penumpang Sudah Berangkat

KAI Daop 9 Jember Prediksi Puncak Arus Balik Hari ini, 11.000 Penumpang Sudah Berangkat

Surabaya
Korselting Aki, Pemicu Kebakaran Mobil di Tol Jombang-Mojokerto KM 689

Korselting Aki, Pemicu Kebakaran Mobil di Tol Jombang-Mojokerto KM 689

Surabaya
Kasus Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku dan Korban Sama-sama Pernah Ditahan di LP Lowokwaru

Kasus Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku dan Korban Sama-sama Pernah Ditahan di LP Lowokwaru

Surabaya
Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku Mengaku Dipaksa Berhubungan Intim Sejenis oleh Korban

Pembunuhan di Gunung Katu Malang, Pelaku Mengaku Dipaksa Berhubungan Intim Sejenis oleh Korban

Surabaya
Mobil Elf Angkut 16 Penumpang di Tol Pandaan Malang Terbakar, Berawal dari Percikan Api dari Kursi Sopir

Mobil Elf Angkut 16 Penumpang di Tol Pandaan Malang Terbakar, Berawal dari Percikan Api dari Kursi Sopir

Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Surabaya
Libur Lebaran, Volume Kendaraan di Kota Batu Capai Angka 1 Juta

Libur Lebaran, Volume Kendaraan di Kota Batu Capai Angka 1 Juta

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com