Penyesalan Warga Kampung Miliarder di Tuban, Terpaksa Jual Sapi untuk Bertahan Hidup

Kompas.com - 25/01/2022, 16:49 WIB

KOMPAS.com - Warga Desa Sumurgeneng yang sempat tenar sebagai kampung miliarder di Tuban, Jawa Timur, mengaku menyesal telah menjual lahan mereka kepada PT Pertamina Grass Root Revenery (GRR) Tuban, Senin (24/1/2022).

Salah satunya Mugi, perempuan berusia 59 tahun itu mengaku saat ini tak lagi memiliki pekerjaan karena sawah seluas 2,4 hektare telah dijual senilai Rp 2,5 miliar.

Mugi bercerita, dulu semasa masih punya lahan, dirinya masih bisa menanam cabai dan jagung.

Baca juga: Dulu Kaya Raya, Kini Warga Kampung Miliarder di Tuban Mengaku Menyesal Jual Tanahnya

Meskipun hidup sederhana, dirinya mengaku senang karena masih bisa bekerja dan mendapat penghasilan.

"Ya nyesel, dulu lahan saya ditanami jagung dan cabai setiap kali panen bisa menghasilkan Rp 40 juta, tapi sejak tak jual saya tidak ada penghasilan," tutur Mugi.

Baca juga: Bentrokan Massa di Sorong, 17 Orang Ditemukan Tewas Terbakar di Lantai Dua Tempat Karaoke, Ini Kondisinya

Salah satu warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa timur, menunjukkan koleksi mobil yang dibeli usai menerima uang pembebasan lahan dari proyek pembangunan kilang minyak di Tuban. Selasa (16/2/2021).KOMPAS.COM/HAMIM Salah satu warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa timur, menunjukkan koleksi mobil yang dibeli usai menerima uang pembebasan lahan dari proyek pembangunan kilang minyak di Tuban. Selasa (16/2/2021).

Hal senada juga diungkapkan Musanam (60), warga Desa Wadung, Kecamatan Jenu. Dirinya dulu mengaku sebidang tanah dan akhirnya dijual ke PT Pertamina GRR.

Setelah itu, Musanam kehilangan mata pencaharian dan akhirnya terpaksa menjual ternak miliknya.

"Dulu punya enam ekor sapi mas, sudah tak jual tiga untuk hidup sehari-hari dan kini tersisa tiga ekor saja," kata Musanam, kepada Kompas.com.

Baca juga: Tak Dipekerjakan, Warga Sekitar Proyek Pembangunan Kilang Minyak di Tuban Berunjuk Rasa

Menagih janji

Warga bernama Musanam mengaku menyesal menjual tanahnya di sekitar kilang minyak Tuban, Jawa Timur. Warga bernama Musanam mengaku menyesal menjual tanahnya di sekitar kilang minyak Tuban, Jawa Timur.

Selain itu, Musanam juga merasa diperdayai oleh bujuk rayu PT Pertamina.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengasuh Ponpes Diduga Cabuli Santri, Dinsos Pastikan Korban Dapat Pendampingan

Pengasuh Ponpes Diduga Cabuli Santri, Dinsos Pastikan Korban Dapat Pendampingan

Surabaya
Terima 3.100 Dosis Vaksin PMK, Pemkab Tuban Mulai Suntik Ternak Warga

Terima 3.100 Dosis Vaksin PMK, Pemkab Tuban Mulai Suntik Ternak Warga

Surabaya
Soal Penertiban Bangunan di Sekitar Rel Kereta, Ini Saran Ketua DPRD Kota Malang

Soal Penertiban Bangunan di Sekitar Rel Kereta, Ini Saran Ketua DPRD Kota Malang

Surabaya
Mangkir dari Panggilan Polisi, Pengasuh Ponpes Diduga Cabuli Santri di Banyuwangi Menghilang

Mangkir dari Panggilan Polisi, Pengasuh Ponpes Diduga Cabuli Santri di Banyuwangi Menghilang

Surabaya
Tabrak Truk Mogok, Seorang ASN di Tuban Tewas, Istrinya Terluka

Tabrak Truk Mogok, Seorang ASN di Tuban Tewas, Istrinya Terluka

Surabaya
Kunjungi Remaja Disabilitas yang Jadi Korban Pemerkosaan di Surabaya, Ini yang Dilakukan Mensos Risma

Kunjungi Remaja Disabilitas yang Jadi Korban Pemerkosaan di Surabaya, Ini yang Dilakukan Mensos Risma

Surabaya
Zona Merah PMK, Pemkab Lumajang Terapkan Karantina Wilayah Hewan Ternak

Zona Merah PMK, Pemkab Lumajang Terapkan Karantina Wilayah Hewan Ternak

Surabaya
Satgas Covid-19 Desa di Lumajang Berubah Jadi Satgas PMK, Ini Tugasnya

Satgas Covid-19 Desa di Lumajang Berubah Jadi Satgas PMK, Ini Tugasnya

Surabaya
Terduga Pelaku Penembakan Misterius di Sidoarjo Ditangkap, Ini Kata Polisi

Terduga Pelaku Penembakan Misterius di Sidoarjo Ditangkap, Ini Kata Polisi

Surabaya
5.000 Ternak di Pamekasan Terjangkit PMK, Peternak: Banyak Sapi Warga yang Tidak Didata

5.000 Ternak di Pamekasan Terjangkit PMK, Peternak: Banyak Sapi Warga yang Tidak Didata

Surabaya
Jadi Tolok Ukur Keberhasilan, KPU Kota Malang Targetkan Partisipasi Pemilih 100 Persen pada Pemilu 2024

Jadi Tolok Ukur Keberhasilan, KPU Kota Malang Targetkan Partisipasi Pemilih 100 Persen pada Pemilu 2024

Surabaya
Jelang Idul Adha, Pemkab Lumajang Pastikan Kebutuhan Hewan Kurban Aman

Jelang Idul Adha, Pemkab Lumajang Pastikan Kebutuhan Hewan Kurban Aman

Surabaya
Dihapus pada 2023, Honorer Pemkab Madiun Diusulkan Diangkat Jadi PPPK

Dihapus pada 2023, Honorer Pemkab Madiun Diusulkan Diangkat Jadi PPPK

Surabaya
Viral, Video Cakades di Lamongan Hamburkan Uang ke Jalan, Warga Berebutan Mengambil

Viral, Video Cakades di Lamongan Hamburkan Uang ke Jalan, Warga Berebutan Mengambil

Surabaya
Seorang Suami di Kediri Meninggal Dunia akibat Kekerasan oleh Istrinya

Seorang Suami di Kediri Meninggal Dunia akibat Kekerasan oleh Istrinya

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.