Walk Out karena Merasa Dilecehkan Bupati Nganjuk, Anggota DPRD: Menjengkelkan Ini Bupatinya

Kompas.com - 01/04/2021, 07:28 WIB
Anggota Fraksi PDI Perjuangan, Trisna Roosita KOMPAS.COM/USMAN HADIAnggota Fraksi PDI Perjuangan, Trisna Roosita

NGANJUK, KOMPAS.com – Anggota DPRD Kabupaten Nganjuk merasa dilecehkan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat yang tak kunjung menghadiri rapat paripurna yang digelar di Ruang Rapat Sidang Paripurna DPRD Nganjuk, Rabu (31/3/2021).

Seluruh anggota DPRD Nganjuk akhirnya memutuskan walk out dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati Nganjuk tahun anggaran 2020.

Baca juga: Merasa Dilecehkan Bupati, Seluruh Anggota DPRD Nganjuk Walk Out Saat Paripurna

Pantauan Kompas.com di lokasi, aksi walk out itu diawali salah satu anggota dewan dari Fraksi Partai Golkar, Dwi Retno Sulistyowati sekitar pukul 16.16 WIB.

Baca juga: DPRD Jember Ungkap Temuan BPK soal Dana Covid-19 Rp 180 Miliar yang Tak Bisa Dipertanggungjawabkan

Setelahnya aksi Sulistyowati diikuti anggota dewan yang lain.

Ruang Rapat Sidang Paripurna DPRD Nganjuk sepenuhnya kosong ditinggalkan anggota dewan pukul 17.00 WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kami merasa dilecehkan, kami merasa tidak dihargai sama sekali sebagai dewan,” ujar anggota DPRD Nganjuk dari Fraksi PDI Perjuangan, Trisna Roosita, saat ditemuai wartawan usai walk out, Rabu (31/3/2021) sore.

Roosita menjelaskan, rapat paripurna dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB.

Namun, karena Bupati Novi berhalangan hadir pada jam tersebut maka rapat paripurna ditunda dan dimulai pukul 15.00 WIB.

“Katanya (Bupati Novi) ke luar kota, sudah. Kami tadi pagi jam 09.00 WIB harusnya rapat, ternyata mundur. Terus ada aturan-aturan macam-macam, jengkelno iki bupatine (menjengkelkan ini bupati),” ujar dia.

Wakil Ketua DPRD Nganjuk, Raditya Haria Yuangga menuturkan, berdasarkan informasi yang diterima, Bupati Novi siap hadir secara fisik bila rapat paripurna itu digelar pukul 15.00 WIB.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Surabaya Berstatus Level 1 Berdasarkan Asesmen Kemenkes, Eri Cahyadi: Ayo Kita Jaga

Surabaya Berstatus Level 1 Berdasarkan Asesmen Kemenkes, Eri Cahyadi: Ayo Kita Jaga

Surabaya
26 Daerah di Jatim Ini Raih Predikat WTP, Mana Saja?

26 Daerah di Jatim Ini Raih Predikat WTP, Mana Saja?

Surabaya
Hujan Deras Guyur Trenggalek, Jalan Penghubung Kecamatan Tertutup Longsor

Hujan Deras Guyur Trenggalek, Jalan Penghubung Kecamatan Tertutup Longsor

Surabaya
Petirtaan Diduga Era Kerajaan Majapahit Awalnya Merupakan Sendang

Petirtaan Diduga Era Kerajaan Majapahit Awalnya Merupakan Sendang

Surabaya
Sejumlah Sopir Truk Pengangkut Sapi Protes dan Hentikan Kendaraan di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Sejumlah Sopir Truk Pengangkut Sapi Protes dan Hentikan Kendaraan di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Surabaya
Cara Unik Wali Kota Eri Cahyadi Serap Aspirasi Warga, Berkeliling Surabaya dengan Motor

Cara Unik Wali Kota Eri Cahyadi Serap Aspirasi Warga, Berkeliling Surabaya dengan Motor

Surabaya
Kronologi Sopir Meninggal Mendadak Saat Kemudikan Truk Tangki, Kernet Langsung Ambil Alih Kemudi

Kronologi Sopir Meninggal Mendadak Saat Kemudikan Truk Tangki, Kernet Langsung Ambil Alih Kemudi

Surabaya
Cerita Petugas Damkar Surabaya Selamatkan Anak Kucing yang Terjebak di Saluran Air

Cerita Petugas Damkar Surabaya Selamatkan Anak Kucing yang Terjebak di Saluran Air

Surabaya
Polisi Bantah Tangkap Peternak yang Bentangkan Poster di Blitar, Kapolres: Ini Pengamanan...

Polisi Bantah Tangkap Peternak yang Bentangkan Poster di Blitar, Kapolres: Ini Pengamanan...

Surabaya
Pria di Blitar Ditangkap Usai Bentangkan Poster Saat Rombongan Presiden Lewat, Ini Isi Pesannya...

Pria di Blitar Ditangkap Usai Bentangkan Poster Saat Rombongan Presiden Lewat, Ini Isi Pesannya...

Surabaya
Kronologi Pembunuhan Kakak Adik di Sidoarjo, Berawal Cinta Ditolak hingga Mayat Ditemukan Dalam Sumur

Kronologi Pembunuhan Kakak Adik di Sidoarjo, Berawal Cinta Ditolak hingga Mayat Ditemukan Dalam Sumur

Surabaya
CPNS Pemkot Kediri Gratis Tes Cepat Antigen, Ini Syarat dan Cara Pendaftarannya

CPNS Pemkot Kediri Gratis Tes Cepat Antigen, Ini Syarat dan Cara Pendaftarannya

Surabaya
Cerita Wali Murid Dipaksa Beli Seragam Rp 1,5 Juta oleh Sekolah, padahal Masuk melalui Jalur Mitra Warga

Cerita Wali Murid Dipaksa Beli Seragam Rp 1,5 Juta oleh Sekolah, padahal Masuk melalui Jalur Mitra Warga

Surabaya
Surabaya Kini Zona Kuning Covid-19, Eri Cahyadi: Tantangan Kami Harus Bisa Menjadi Zona Hijau

Surabaya Kini Zona Kuning Covid-19, Eri Cahyadi: Tantangan Kami Harus Bisa Menjadi Zona Hijau

Surabaya
'Adik Tidak Tahu kalau Bapak dan Ibu Sudah Meninggal, Tahunya Masih Berobat di Rumah Sakit'

"Adik Tidak Tahu kalau Bapak dan Ibu Sudah Meninggal, Tahunya Masih Berobat di Rumah Sakit"

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.