Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelaku Pelecehan Payudara Berkeliaran di Kota Malang, Seorang Mahasiswi Nyaris Jadi Korban

Kompas.com - 23/04/2024, 15:16 WIB
Nugraha Perdana,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Seorang perempuan mengaku sebagai mahasiswi Universitas Merdeka (Unmer) Malang berinisial G diduga nyaris menjadi korban pelecehan payudara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (21/4/2024) sekitar pukul 18.30 WIB.

Teman korban sekaligus saksi berinisial J mengatakan, peristiwa itu terjadi saat korban dalam perjalanan pulang usai beribadah di gereja.

Awalnya, J dan korban berboncengan menggunakan sepeda motor melintas di Jalan Mega Mendung, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Baca juga: Pelaku Pelecehan Payudara di Sidoarjo Tertangkap Korban dan Dihajar Massa

"Posisi saya yang menyetir dan G bonceng miring. Saya habis dari gereja sempat mampir di toko ritel depan rektorat Unmer, kemudian meneruskan perjalanan pulang lewat Jalan Mega Mendung," kata J pada Selasa (23/4/2024).

Saat berada di Jalan Mega Mendung, tiba-tiba terdapat seorang pria mengendarai motor membuntuti dari belakang yang dikira temannya.

Setelah itu, tiba-tiba pria tersebut hendak memegang payudara G menggunakan tangan kiri.

"Untung tidak kena dan teman saya (korban) langsung teriak sampai hampir jatuh," katanya.

Pelaku kemudian kabur meninggalkan lokasi. Korban G sempat menangis ketakutan pascakejadian tersebut.

"Kondisinya sekarang sudah membaik, traumanya berkurang," katanya.

Baca juga: Mahasiswa Pelaku Pelecehan Payudara di Malang Ditangkap

Korban telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian pada Senin (22/4/2024).

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdianto membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan kejadian tersebut.

Korban G juga telah dimintai keterangan terkait kronologi kejadian yang menimpanya.

"Sementara ini kami lakukan penyelidikan dan pendalaman untuk pengumpulan barang bukti apa yang menjadi aduan dari korban, baik TKP, CCTV, identitas kendaraan," kata Ipda Yudi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

2 Mahasiswa Pelaku Penembakan di Tol Surabaya Dikeluarkan dari Kampus

2 Mahasiswa Pelaku Penembakan di Tol Surabaya Dikeluarkan dari Kampus

Surabaya
Dugaan Korupsi Mobil Siaga, Sejumlah Kades di Bojonegoro Diperiksa

Dugaan Korupsi Mobil Siaga, Sejumlah Kades di Bojonegoro Diperiksa

Surabaya
Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena 'Blindspot'

Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena "Blindspot"

Surabaya
Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com