Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fakta Ledakan Petasan di Bangkalan, 1 Tewas dan Calon Pengantin Luka Kritis

Kompas.com - 21/04/2024, 16:55 WIB
Michael Hangga Wismabrata

Editor

KOMPAS.com - Tragedi ledakan petasan di Bangkalan, Jawa Timur, menewaskan satu orang dan dua lainnya luka-luka. 

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah di Desa Sembilangan, Kota Bangkalan, Jumat (19/4/2024). 

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya menjelaskan, korban tewas berinisial SA (21). Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syambrabu.

Namun nyawa korban tak tertolong karena luka parah akibat ledakan itu. Sementara untuk dua korban lainnya yang masih kerabat dari SA adalah MT (26) dan RS (31). 

Baca juga: Petasan Meledak Jelang Pernikahan di Bangkalan, Calon Pengantin Kritis

Polisi segera mengamankan lokasi dan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). 

“Selain karena situasi malam, kondisi bangunan juga khawatir roboh. (Olah TKP) mungkin akan dilanjutkan besok pagi, tapi sebagian barang bukti sudah dikumpulkan teman-teman brimob seperti serpihan dari gulungan kertas pembungkus mercon,” katanya dilansir dari Tribunnews.com

Baca juga: Ledakan Petasan di Bangkalan Terdengar Keras, Warga: Dikira Bom

Hajatan pernikahan

Peristiwa memilukan itu terjadi saat acara pernikahan RS. Menurut warga, menyalakan petasan menjadi salah satu tradisi di daerah tersebut saat gelar hajatan. 

Namun, petasan meledak dan melukai calon pengantin RS dan menewaskan satu orang. 

“(Ledakan) terdengar sampai radius 2 kilometer, yang banter satu kali ledakan. Membuat (mercon) untuk dijadikan mantenan, adiknya (SA) yang meninggal merakit," kata Sekretris Desa Sembilangan H Moh Cholil.

"Di sini sudah tradisi kalau ada mantenan, membawa petasan saat masuk ke pekarangan rumah perempuan,” tambahnya, Sabtu (20/4/2024). 

Menurutnya, pernikahan RS itu akan digelar pada hari Minggu (21/4/2024). Ledakan itu, katanya, terjadi sehari sebelum pendirian tenda pernikahan.

Sementara itu, garis polisi telah dipasang di lokasi kejadian. Tampak rumah korban rusak parah akibat terkena ledakan. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti. 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Calon Pengantin di Bangkalan Kritis Terkena Ledakan Petasan, Adik Tewas saat Merakit Petasan

 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Surabaya
Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Surabaya
Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Warga di Sumenep Keluhkan Harga Bawang Merah yang Meroket, Terpaksa Kurangi Pembelian

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com