Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Tangkap Pencuri yang Gasak Rumah Anggota TNI di Magetan

Kompas.com - 29/02/2024, 11:59 WIB
Sukoco,
Farid Assifa

Tim Redaksi

MAGETAN, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Magetan, Jawa Timur, mengamankan komplotan pencuri yang menyatroni rumah anggota TNI di Kodim 0804 Magetan.

Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo mengatakan, komplotan pencuri terdiri dari Suwanto alias Landak (33) merupakan residivis kasus yang sama dan Eka Joko Edy Saputro (20), keduanya warga Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan.

"Komplotan ini menyatroni rumah milik anggota Kodim 0804 di Desa Truneng Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan pada Sabtu (3/2/2024) pukul 14.30 WIB siang. Saat kejadian korban sedang berdinas," ujarnya ditemui di ruang kerjanya, Kamis (29/2/2024).

Baca juga: Penganiaya Anggota TNI hingga Tewas di Keerom Papua Terancam 12 Tahun Penjara

Budi Kuncahyo menambahkan, dari rumah korban kedua, pelaku menggasak perhiasan emas seberat 9,09 gram dan uang tunai Rp 500.000. Aksi pencurian diketahui pemilik rumah saat pulang dari dinas.

"Korban atas nama Lilik Yulianto (46), warga Desa Truneng, Kecamatan Sukomoro, Magetan, mendapati bahwa rumahnya sudah dalam kondisi acak-acakan saat pulang dari dinas kemudian melapor ke polisi," imbuhnya.

Dari identifikasi di lapangan, polisi mengidentifikasi pelaku adalah residivis yang sudah beberapa kali melakukan aksinya. Dari hasil pengintaian petugas, pelaku akhirnya bisa diamankan di rumahnya saat bersembunyi.

"Dari keterangan pelaku, mereka sudah melakukan kejahatan serupa di tiga lokasi. Dua pelaku kita amankan saat bersembunyi di rumahnya," katanya.

Modus yang digunakan pelaku adalah dengan mengamati rumah kosong yang akan dijadikan sasaran. Untuk memastikan rumah yang diincar kosong, pelaku memanggil-manggil pemilik rumah, jika ada pemiliknya maka mereka akan mengajak ngobrol pemilik rumah.

Baca juga: Pencuri Bermobil Ditangkap Polisi, Incar Burung Seharga Rp 400 Juta

 

“Modus operandinya secara acak rumah kosong. Caranya mereka panggil,  jika ada yang menyahut dari rumah maka mereka akan ngajak ngobrol. Jika tidak ada yang menyahut, mereka akan membuka gembok dan mencongkel jendela rumah korban dengan menggunakan linggis,” katanya.

Polisi akan menjerat pelaku dengan pasal pencurian dengan pemberatan atau Pasal 363 KUHP dengan hukuman maksimal 4 bulan penjara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

4 Orang 1 Keluarga Asal Kediri Meninggal dalam Kecelakaan di Pasuruan, Salah Satunya Tokoh Ansor Kediri

4 Orang 1 Keluarga Asal Kediri Meninggal dalam Kecelakaan di Pasuruan, Salah Satunya Tokoh Ansor Kediri

Surabaya
Polisi Tangkap Tahanan yang Kabur dari Sel Polsek di Surabaya

Polisi Tangkap Tahanan yang Kabur dari Sel Polsek di Surabaya

Surabaya
Pesilat di Banyuwangi Tewas Dikeroyok

Pesilat di Banyuwangi Tewas Dikeroyok

Surabaya
Jalur Gumitir Alami Keretakan, Kendaraan Tonase Berat Diminta Tak Melintas

Jalur Gumitir Alami Keretakan, Kendaraan Tonase Berat Diminta Tak Melintas

Surabaya
Tabrakan Maut Avanza dan Truk di Pasuruan, 3 Orang Tewas

Tabrakan Maut Avanza dan Truk di Pasuruan, 3 Orang Tewas

Surabaya
WNA China Tewas Terjatuh Saat Berfoto di Kawah Ijen, Ini Kesaksian Pemandu

WNA China Tewas Terjatuh Saat Berfoto di Kawah Ijen, Ini Kesaksian Pemandu

Surabaya
Viral, Video Bocah Bertunangan di Madura

Viral, Video Bocah Bertunangan di Madura

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Surabaya
Cerita Sopir Selamat dari Longsor Piket Nol : Jika Melanjutkan Perjalanan, Bisa Saja Saya Terkubur bersama Truk

Cerita Sopir Selamat dari Longsor Piket Nol : Jika Melanjutkan Perjalanan, Bisa Saja Saya Terkubur bersama Truk

Surabaya
Pengendara Motor Tewas Tabrak Pohon Tumbang Saat Hujan Deras Mengguyur Kabupaten Ngawi

Pengendara Motor Tewas Tabrak Pohon Tumbang Saat Hujan Deras Mengguyur Kabupaten Ngawi

Surabaya
Presiden Jokowi Akan Resmikan Rekonstruksi Bangunan Terdampak Gempa Majene dan Mamuju

Presiden Jokowi Akan Resmikan Rekonstruksi Bangunan Terdampak Gempa Majene dan Mamuju

Surabaya
Anak Anggota DPRD Surabaya Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pemuda

Anak Anggota DPRD Surabaya Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pemuda

Surabaya
Pembangunan Ulang Jembatan yang Rusak akibat Banjir Lahar Semeru Ditarget Selesai dalam 1 Bulan

Pembangunan Ulang Jembatan yang Rusak akibat Banjir Lahar Semeru Ditarget Selesai dalam 1 Bulan

Surabaya
Fakta Ledakan Petasan di Bangkalan, 1 Tewas dan Calon Pengantin Luka Kritis

Fakta Ledakan Petasan di Bangkalan, 1 Tewas dan Calon Pengantin Luka Kritis

Surabaya
Rekayasa Wanita di Gresik Mengaku Dirampok, Ternyata Ponsel dan Perhiasan Digadaikan Sendiri

Rekayasa Wanita di Gresik Mengaku Dirampok, Ternyata Ponsel dan Perhiasan Digadaikan Sendiri

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com