Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Selidiki Kaburnya Enam Calon TKW di Kota Malang

Kompas.com - 26/02/2024, 20:26 WIB
Nugraha Perdana,
Farid Assifa

Tim Redaksi

MALANG, KOMPAS.com - Petugas Unit Reskrim Polresta Malang Kota tengah mendalami kasus kaburnya 6 calon tenaga kerja wanita (TKW) di Kota Malang, Jawa Timur.

Peristiwa itu terjadi di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLK LN) milik PT Citra Karya Sejati (CKS) di Jalan Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (14/2/2024) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Pihak kepolisian akan memanggil pihak manajemen dari PT Citra Karya Sejati (CKS). Pihak perusahaan akan dimintai keterangan untuk mencari tahu apakah adanya hak-hak yang dilanggar dari keenam calon pekerja migran atau tidak.

Baca juga: BP2MI Malang Telusuri Persoalan Kaburnya 6 Calon TKW dari BLK

"Nanti kita akan dalami, apakah ada hak-hak dari para calon pekerja migran ini yang dilanggar oleh perusahaan atau tidak," kata Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto, Senin (26/2/2024).

Dia mengatakan, hasil pengecekan legalitas sementara dari Unit Pelaksana Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Malang, Jawa Timur, bahwa PT CKS memiliki dua izin.

Yakni sebagai Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLK LN), sehingga perusahaan tersebut diperbolehkan mengadakan pelatihan calon pekerja migran. Kedua, perusahaan tersebut juga memiliki izin sebagai penyalur pekerja migran.

"Terkait dengan larinya keenam PMI (pekerja migran Indonesia) itu, masih kami dalami, apakah yang bersangkutan ini masih dalam masa waktu pelatihan sesuai kontrak perjanjian atau sudah selesai masa perjanjian, ataupun sudah siap diberangkatkan," katanya.

Kemudian, untuk saat ini bentuk laporan yang ada masih pengaduan. Pihak kepolisian juga akan mengecek dokumen perusahaan tersebut dan keenam calon pekerja migran.

"Nanti apakah ada penyimpangan atau pelanggaran, kita infokan lagi," katanya.

Baca juga: 6 Wanita Calon PMI di Kota Malang Kabur dari Balai Latihan Kerja

Sejauh ini, polisi telah meminta keterangan dari salah satu keenam calon pekerja migran berinisial VR sebagai pelapor. Selain itu, sebelumnya juga pihak PT CKS.

"Baru kita periksa adalah satu orang atas nama VR, pelapor. Untuk PT CKS kita masih fokus kelengkapan dokumennya dulu. Selanjutnya dokumen itu kita cek, dengan penanggungjawabnya," katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

ASN Pemkab Madiun yang WFH Usai Lebaran Tak Sampai 1 Persen

ASN Pemkab Madiun yang WFH Usai Lebaran Tak Sampai 1 Persen

Surabaya
18.000 Orang Tiba di Stasiun Surabaya pada Hari Terakhir Arus Balik

18.000 Orang Tiba di Stasiun Surabaya pada Hari Terakhir Arus Balik

Surabaya
Dinas Pariwisata Sebut Ada 200.000 Wisatawan Kunjungi Surabaya di Lebaran Tahun Ini

Dinas Pariwisata Sebut Ada 200.000 Wisatawan Kunjungi Surabaya di Lebaran Tahun Ini

Surabaya
Polisi Tangkap Remaja dan Anak di Bawah Umur Pembuat Onar di Gresik

Polisi Tangkap Remaja dan Anak di Bawah Umur Pembuat Onar di Gresik

Surabaya
Selain Gus Muhdlor, Win Hendarso dan Saiful Ilah juga Punya Jejak Korupsi di Sidoarjo

Selain Gus Muhdlor, Win Hendarso dan Saiful Ilah juga Punya Jejak Korupsi di Sidoarjo

Surabaya
Keponakan Habisi Nyawa Pamannya di Bangkalan, Polisi Periksa 3 Saksi

Keponakan Habisi Nyawa Pamannya di Bangkalan, Polisi Periksa 3 Saksi

Surabaya
Perampokan di Gresik, Korban asal Tuban Sempat Mengira Pelaku adalah Suaminya

Perampokan di Gresik, Korban asal Tuban Sempat Mengira Pelaku adalah Suaminya

Surabaya
Bupati Sidoarjo Jadi Tersangka KPK, Pj Gubernur Jatim Hormati Proses Hukum

Bupati Sidoarjo Jadi Tersangka KPK, Pj Gubernur Jatim Hormati Proses Hukum

Surabaya
Diduga Tabung Gas Bocor, Warung di Magetan Ludes Dilalap Api

Diduga Tabung Gas Bocor, Warung di Magetan Ludes Dilalap Api

Surabaya
Harga Relatif Mahal dan Terbuat dari Besi Anti Karat, Meteran Air Pelanggan PDAM di Kota Malang Kerap Dicuri

Harga Relatif Mahal dan Terbuat dari Besi Anti Karat, Meteran Air Pelanggan PDAM di Kota Malang Kerap Dicuri

Surabaya
Bupati Sidoarjo Tersangka Korupsi, Tim Hukum: Kami Akan Ajukan Praperadilan

Bupati Sidoarjo Tersangka Korupsi, Tim Hukum: Kami Akan Ajukan Praperadilan

Surabaya
Wisatawan Keluhkan Akses Jalan Rusak Menuju Pantai Selatan Malang

Wisatawan Keluhkan Akses Jalan Rusak Menuju Pantai Selatan Malang

Surabaya
Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Bupati Sidoarjo Belum Dapat Surat Panggilan Pemeriksaan

Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Bupati Sidoarjo Belum Dapat Surat Panggilan Pemeriksaan

Surabaya
Anjing Maltese Mati Usai Disiksa 4 Pemuda di Jember, Pemilik Lapor Polisi

Anjing Maltese Mati Usai Disiksa 4 Pemuda di Jember, Pemilik Lapor Polisi

Surabaya
Pemuda 26 Tahun di Banyuwangi Hilang Tenggelam Saat Mandi di Sungai

Pemuda 26 Tahun di Banyuwangi Hilang Tenggelam Saat Mandi di Sungai

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com