Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aksi Ketuk Mobil Paksa Minta Uang di Surabaya Resahkan Warga

Kompas.com - 16/12/2023, 16:42 WIB
Andhi Dwi Setiawan,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com-Pengguna mobil diresahkan oleh aksi ketuk kaca seorang pengguna sepeda motor, untuk meminta sejumlah uang di Surabaya, Jawa Timur.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya saat ini tengah mencari keberadaan pelaku tersebut.

Berdasarkan video yang diunggah @ini_surabaya, tampak seorang pengendara sepeda motor tanpa terpasang nomor polisi, sedang berbincang dengan pengemudi mobil di lampu merah.

Baca juga: Dalam Sepekan, Pemkot Surabaya Raih 4 Penghargaan Sekaligus

Kemudian, pengemudi mobil mengeluarkan sejumlah uang, sembari membuka sedikit kacanya. Video itu tampak terpotong dan pengendara berhelm biru langsung meninggalkan lokasi.

"Minta uang Rp98 ribu, adek saya mau melahirkan katanya. Jangan dikasih seharusnya," kata wanita dalam video yang diunggah, Kamis (14/12/2023), lalu.

Dalam unggahanya, @ini_surabaya menuliskan kejadian pengendara motor meminta uang dengan mengetuk kaca mobil terjadi di kawasan MERR dan Jalan Dr. Soetomo.

Menanggapi hal itu, Kepala Satpol PP Surabaya, Muhammad Fikser mengatakan, telah melihat video aksi meresahkan tersebut. Saat ini, pihaknya juga tengah mencari pelaku yang terekam.

"Kita sudah tahu, kita tahunya dari media sosial," kata Fikser, ketika dihubungi melalui telepon, Sabtu (16/12/2023).

Baca juga: Polres Blitar Ringkus Jambret yang Resahkan Warga dan Gemar Pamer Kesenangan

Fikser mengungkapkan, sudah memerintahkan anggotanya agar memperhatikan pengendara sepeda motor yang tingkahnya mencurigakan. Namun, pelaku hingga sekarang masih belum ditemukan.

"Kita sudah sebar fotonya (pelaku) di media sosial, kita juga berjaga dan berputar-putar ke setiap perempatan. Tapi perempatan ini banyak dan pelaku pindah-pindah," jelasnya.

Oleh karena itu, Fikser meminta bantuan kepada masyarakat, agar segera melapor jika bertemu kasus tersebut. Nantinya, petugas akan langsung ke lokasi untuk menangkap pelaku.

"Saran kami, kalau ada warga yang (menjadi korban) begitu, bisa hubungi (command center) 112. Biat kita tahu lokasinya (pelaku) sehingga kita bisa merapat ke lokasi," tutupnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polda Jatim Tangkap 3 Orang Pembuat Film Pendek 'Guru Tugas'

Polda Jatim Tangkap 3 Orang Pembuat Film Pendek "Guru Tugas"

Surabaya
Dikirimi Video Syur Istri Bersama PIL, Pria Asal Surabaya Lapor Polisi

Dikirimi Video Syur Istri Bersama PIL, Pria Asal Surabaya Lapor Polisi

Surabaya
Mendaftar Haji sejak Kelas 3 SD, Ini Cerita Calon Haji Termuda asal Ponorogo

Mendaftar Haji sejak Kelas 3 SD, Ini Cerita Calon Haji Termuda asal Ponorogo

Surabaya
Subandi Gantikan Gus Muhdlor hingga Pelantikan Bupati Sidoarjo Hasil Pilkada 2024

Subandi Gantikan Gus Muhdlor hingga Pelantikan Bupati Sidoarjo Hasil Pilkada 2024

Surabaya
Gantikan Gus Muhdlor, Plt Bupati Sidoarjo Akan Evaluasi Kebijakan

Gantikan Gus Muhdlor, Plt Bupati Sidoarjo Akan Evaluasi Kebijakan

Surabaya
Pria di Bojonegoro Dibacok Teman Wanitanya di Penginapan

Pria di Bojonegoro Dibacok Teman Wanitanya di Penginapan

Surabaya
Ada 8 Kecelakaan KA dan Kendaraan di Daop 9 Jember Selama Januari-Mei 2024

Ada 8 Kecelakaan KA dan Kendaraan di Daop 9 Jember Selama Januari-Mei 2024

Surabaya
Ditunjuk sebagai Plt Bupati Sidoarjo, Subandi Mengaku Prihatin dengan Kasus Korupsi di Lingkungan Pemkab

Ditunjuk sebagai Plt Bupati Sidoarjo, Subandi Mengaku Prihatin dengan Kasus Korupsi di Lingkungan Pemkab

Surabaya
Kasus Korupsi Dana Aspirasi DPRD Madiun, Jaksa Periksa Sekretaris Dewan

Kasus Korupsi Dana Aspirasi DPRD Madiun, Jaksa Periksa Sekretaris Dewan

Surabaya
Cerita Davin, Istrinya Meninggal Dunia Usai Cabut Gigi di Klinik Ngawi

Cerita Davin, Istrinya Meninggal Dunia Usai Cabut Gigi di Klinik Ngawi

Surabaya
Sumenep Darurat DBD, RSUD Sudah Rawat 224 Pasien yang Mayoritas Anak-anak

Sumenep Darurat DBD, RSUD Sudah Rawat 224 Pasien yang Mayoritas Anak-anak

Surabaya
Anggota Satpol PP Surabaya Dipecat karena Penipuan Investasi

Anggota Satpol PP Surabaya Dipecat karena Penipuan Investasi

Surabaya
Gunung Semeru Luncurkan Guguran Material Vulkanik Sejauh 1.000 Meter

Gunung Semeru Luncurkan Guguran Material Vulkanik Sejauh 1.000 Meter

Surabaya
Aturan Baru soal Zonasi PPDB 2024 di Sumenep, Tak Bisa Asal Pindah KK

Aturan Baru soal Zonasi PPDB 2024 di Sumenep, Tak Bisa Asal Pindah KK

Surabaya
Umi Kalsum Rawat Anaknya yang Lumpuh di Rumah yang Nyaris Ambruk

Umi Kalsum Rawat Anaknya yang Lumpuh di Rumah yang Nyaris Ambruk

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com