Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pedagang Bakso di Lamongan Jadi Korban Pembacokan Orang Tak Dikenal

Kompas.com - 22/09/2022, 18:27 WIB
Hamzah Arfah,
Krisiandi

Tim Redaksi

LAMONGAN, KOMPAS.com - Nasib tragis dialami Iskandar (47), warga Desa Gempolmanis, Kecamatan Sambeng, Lamongan.

Pria yang sehari-hari berjualan bakso ini menjadi korban pembacokan oleh orang tidak dikenal, saat melintas di sekitar Jalan Raya Mantup, Lamongan, Jawa Timur.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mantup AKP Mokhamad Kosim mengatakan, peristiwa nahas tersebut dialami Iskandar saat sedang berada di Jalan Raya Mantup, tepatnya di selatan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Glugu, Selasa (20/9/2022) dinihari sekitar pukul 03.50 WIB.

"Saat ini masih dalam proses penyelidikan," ujar Kosim, saat dikonfirmasi, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Polres Lamongan Amankan Karyawan SPBU karena Timbun 590 Liter Pertalite

Menurut keterangan Iskandar pada polisi, pada saat kejadian ia sedang mengendarai sepeda motor Honda Supra X dengan nomor polisi S 6506 QV.

Korban berangkat pergi meninggalkan rumah, dengan tujuan hendak menggilingkan daging sapi sebagai bahan untuk membuat pentol di Pasar Babatan.

"Korban sempat mengisi BBM di SPBU Glugu, namun saat melanjutkan perjalanan hendak menuju Pasar Babatan, di selatan jembatan sempat merasa dipukul oleh orang (tidak dikenal)," tutur Kosim.

Ada dua orang pelaku pada saat itu, dengan salah seorang di antaranya melakukan pembacokan.

Hingga di salah satu warung tidak jauh dari lokasi, korban menghentikan laju motor yang ditumpangi karena melihat darah mengucur dari bagian pantat.

Baca juga: Satu Napiter Kembali Dinyatakan Bebas Bersyarat dari Lapas Lamongan

Korban kemudian meminta tolong kepada pemilik warung, untuk diantarkan ke Puskesmas Mantup guna perawatan luka yang dialami.

Setelah itu, korban melaporkan apa yang dialami kepada jajaran Polsek Mantup.

"Korban mengalami luka robek 8 sentimeter, luka dalam 5 sentimeter," ucap Kosim.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku dengan meminta keterangan dari para saksi. Serta mengorek dan mengumpulkan informasi di lokasi kejadian.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pengendara Motor Tewas Tabrak Pohon Tumbang Saat Hujan Deras Mengguyur Kabupaten Ngawi

Pengendara Motor Tewas Tabrak Pohon Tumbang Saat Hujan Deras Mengguyur Kabupaten Ngawi

Surabaya
Presiden Jokowi Akan Resmikan Rekonstruksi Bangunan Terdampak Gempa Majene dan Mamuju

Presiden Jokowi Akan Resmikan Rekonstruksi Bangunan Terdampak Gempa Majene dan Mamuju

Surabaya
Anak Anggota DPRD Surabaya Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pemuda

Anak Anggota DPRD Surabaya Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pemuda

Surabaya
Pembangunan Ulang Jembatan yang Rusak akibat Banjir Lahar Semeru Ditarget Selesai dalam 1 Bulan

Pembangunan Ulang Jembatan yang Rusak akibat Banjir Lahar Semeru Ditarget Selesai dalam 1 Bulan

Surabaya
Fakta Ledakan Petasan di Bangkalan, 1 Tewas dan Calon Pengantin Luka Kritis

Fakta Ledakan Petasan di Bangkalan, 1 Tewas dan Calon Pengantin Luka Kritis

Surabaya
Rekayasa Wanita di Gresik Mengaku Dirampok, Ternyata Ponsel dan Perhiasan Digadaikan Sendiri

Rekayasa Wanita di Gresik Mengaku Dirampok, Ternyata Ponsel dan Perhiasan Digadaikan Sendiri

Surabaya
Peringati Hari Kartini, Ratusan Perempuan Berkebaya Ikut Tur Vespa di Kediri

Peringati Hari Kartini, Ratusan Perempuan Berkebaya Ikut Tur Vespa di Kediri

Surabaya
Buka Penjaringan Calon Bupati Jombang, PDI-P Izinkan Kader Partai Lain Mendaftar

Buka Penjaringan Calon Bupati Jombang, PDI-P Izinkan Kader Partai Lain Mendaftar

Surabaya
Anggota Polisi di Surabaya 4 Tahun Cabuli Anak Tiri

Anggota Polisi di Surabaya 4 Tahun Cabuli Anak Tiri

Surabaya
Perampokan di PPS Gresik Ternyata Rekayasa Korban

Perampokan di PPS Gresik Ternyata Rekayasa Korban

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Sakit Hati TKW Asal Madiun yang Dicerai Sepihak Suami, Robohkan Rumah Impian Pakai Alat Berat

Sakit Hati TKW Asal Madiun yang Dicerai Sepihak Suami, Robohkan Rumah Impian Pakai Alat Berat

Surabaya
Update Banjir dan Longsor di Lumajang, 11 Rumah Warga Rusak

Update Banjir dan Longsor di Lumajang, 11 Rumah Warga Rusak

Surabaya
Turis Asal China Jatuh ke Jurang Kawah Ijen Saat Foto, Korban Meninggal Dunia

Turis Asal China Jatuh ke Jurang Kawah Ijen Saat Foto, Korban Meninggal Dunia

Surabaya
Gunung Semeru Kembali Meletus, Keluarkan Asap Setinggi 1.500 Meter

Gunung Semeru Kembali Meletus, Keluarkan Asap Setinggi 1.500 Meter

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com