Kerangka Manusia di Kebun Tebu Mojokerto Diduga Nenek yang Dulunya Hidup Sebatang Kara

Kompas.com - 25/06/2022, 21:32 WIB

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Identitas dari kerangka manusia yang ditemukan di lahan perkebunan tebu di Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Mojokerto, Jawa Timur, Senin (20/6/2022) lalu, mulai menemukan titik terang.

Kerangka manusia itu diduga merupakan seorang nenek asal Sidoarjo, Jawa Timur, yang dulunya hidup sebatang kara.

Kasat Reskrim Polres Kota Mojokerto AKP Rizki Santoso mengatakan, titik terang terkait identitas kerangka manusia berawal dari unggahan seorang warga di Facebook.

Dia menjelaskan, pengguna Facebook itu mengunggah foto seorang nenek yang sedang dalam kondisi linglung, di pendopo Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, sekitar empat bulan lalu.

“Beberapa bulan lalu ada warga yang memviralkan di Facebook. Nenek tersebut duduk di Pendopo Mlirip, ternyata sampai sekarang belum ada yang jawab,” ungkap Rizki kepada Kompas.com, Sabtu (25/6/2022).

Baca juga: Kerangka Manusia Berkaus Merah Ditemukan di Bangunan Kosong, Diduga Gantung Diri

Menurut Rizki, dalam foto yang diunggah, pakaian yang dikenakan oleh nenek-nenek tersebut memiliki kesamaan dengan apa yang ditemukan di lokasi penemuan kerangka.

Di lokasi penemuan kerangka manusia, ditemukan daster warna hijau, serta rok motif batik berwarna gelap. Pakaian itu memiliki kemiripan dengan yang dikenakan sang nenek pada foto yang diunggah pengguna Facebook.

“Dari baju yang dipakai, kalau dilihat dari foto semasa hidup itu ada (kemiripan)," kata Rizki

Dia menambahkan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan kerangka oleh tim Labfor Polda Jawa Timur. Hal tersebut untuk mendapatkan gambaran yang tepat dari kerangka manusia di lahan tebu beberapa hari lalu.

Selain itu, kata Rizki, pihaknya juga menerjunkan tim ke Sidoarjo untuk menelusuri tempat tinggal atau asal dari nenek yang fotonya diunggah di Facebook.

Kerangka mayat manusia ditemukan di lahan perkebunan tebu di Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Mojokerto, Jawa Timur, Senin (20/6/2022) pagi.

Kerangka manusia itu ditemukan warga yang sedang beraktivitas menebang tebu. Kondisinya masih utuh, mulai dari tengkorak kepala, tulang badan, kedua tangan dan kaki.

Tulang manusia tersebut ditemukan dalam kondisi tertimbun dedaunan tebu. Sebagian tulang masih terlilit daster warna hijau. Di lokasi yang sama juga ditemukan rok batik dan potongan tali rafia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Heroik Penjaga Rel di Lamongan, Lari Hentikan Pemotor yang Nyaris Tertabrak KA hingga Harus Dioperasi

Kisah Heroik Penjaga Rel di Lamongan, Lari Hentikan Pemotor yang Nyaris Tertabrak KA hingga Harus Dioperasi

Surabaya
Khofifah Pastikan Logistik dan Layanan Kesehatan Korban Erupsi Semeru Tercukupi

Khofifah Pastikan Logistik dan Layanan Kesehatan Korban Erupsi Semeru Tercukupi

Surabaya
Gas dan Api Setinggi 2 Meter Menyembur dari Sumur Bor Warga Sampang, 1 Orang Terluka hingga Dapur Terbakar

Gas dan Api Setinggi 2 Meter Menyembur dari Sumur Bor Warga Sampang, 1 Orang Terluka hingga Dapur Terbakar

Surabaya
Pikap Terbalik Usai Tertabrak KA di Malang, 3 Orang Satu Keluarga Tewas, Termasuk Seorang Balita

Pikap Terbalik Usai Tertabrak KA di Malang, 3 Orang Satu Keluarga Tewas, Termasuk Seorang Balita

Surabaya
Video Penampakan Buaya Beredar di Media Sosial, BBKSDA Jatim Cari Lokasinya

Video Penampakan Buaya Beredar di Media Sosial, BBKSDA Jatim Cari Lokasinya

Surabaya
Khofifah Sebut Penangan Korban Erupsi Semeru Dibagi Dua, Pemprov Jatim Tangani Kawasan Pronojiwo

Khofifah Sebut Penangan Korban Erupsi Semeru Dibagi Dua, Pemprov Jatim Tangani Kawasan Pronojiwo

Surabaya
Aremania Nyatakan Bakal Gelar Aksi Setiap Pekan, Ini Alasannya

Aremania Nyatakan Bakal Gelar Aksi Setiap Pekan, Ini Alasannya

Surabaya
Truk Tabrak Motor di Gresik, Seorang Pengendara Perempuan Tewas

Truk Tabrak Motor di Gresik, Seorang Pengendara Perempuan Tewas

Surabaya
Warga Lereng Gunung Raung Digegerkan dengan Kemunculan Macan Tutul

Warga Lereng Gunung Raung Digegerkan dengan Kemunculan Macan Tutul

Surabaya
Jelang Natal dan Tahun Baru, Warga Sumenep Mengeluh Harga Bahan Pokok Naik

Jelang Natal dan Tahun Baru, Warga Sumenep Mengeluh Harga Bahan Pokok Naik

Surabaya
Kebakaran Toko di Kediri, Bermula Pemotor Pindahkan BBM di Depan Lokasi

Kebakaran Toko di Kediri, Bermula Pemotor Pindahkan BBM di Depan Lokasi

Surabaya
Cerita Ibu Gendong Bayi dan Gandeng Erat Anak 10 Tahun saat Erupsi Semeru, Panik Dengar Bunyi Gemuruh

Cerita Ibu Gendong Bayi dan Gandeng Erat Anak 10 Tahun saat Erupsi Semeru, Panik Dengar Bunyi Gemuruh

Surabaya
Mahasiswa Unisma Berunjuk Rasa Desak Rektor Dilantik

Mahasiswa Unisma Berunjuk Rasa Desak Rektor Dilantik

Surabaya
Pengelola Padepokan Menolak Dievakuasi Saat Erupsi Semeru, Bupati Lumajang: Harus Evakuasi

Pengelola Padepokan Menolak Dievakuasi Saat Erupsi Semeru, Bupati Lumajang: Harus Evakuasi

Surabaya
Tumpukan Material Sisa APG Semeru Masih Mengepul, Suhu di Atas 200 Derajat Celsius

Tumpukan Material Sisa APG Semeru Masih Mengepul, Suhu di Atas 200 Derajat Celsius

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.