Puluhan Rumah Warga Roboh akibat Hujan Lebat dan Angin Kencang di Blitar

Kompas.com - 13/05/2022, 12:45 WIB

BLITAR, KOMPAS.com - Hujan lebat disertai angin kencang di wilayah Kabupaten dan Kota Blitar bagian tengah pada Kamis (12/5/2022) malam mengakibatkan puluhan rumah dan bangunan mengalami rusak ringan hingga berat.

Pihak kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan, terjadinya kerusakan rumah dan bangunan milik warga setidaknya terjadi tiga desa di Kecamatan Garum dan Kecamatan Kanigoro.

Baca juga: Lebih dari 30 Persen Daerah di Jatim Terjangkit PMK, Pedagang Blitar Diminta Tak Terima Sapi dari Luar Daerah

Sebagian kerusakan terjadi lantaran bangunan tertimpa pohon tumbang.

Sementara kerusakan yang lain disebabkan karena tingginya curah hujan yang berlangsung selama beberapa jam hingga sekitar pukul 24.00 WIB tersebut.

Kepala Kepolisian Sektor Garum AKP M Burhanuddin menyebutkan, setidaknya terdapat 24 rumah rusak ringan hingga berat di Desa Bence, Kecamatan Garum.

"Kerugian total mencapai puluhan juta. Ada dua rumah yang rusak berat dan roboh, enam rumah rusak sedang dan sisanya rusak ringan," kata Burhan kepada wartawan, Jumat (13/5/2022).

Baca juga: Sidak Pasar Hewan, Dinas Peternakan Blitar Tidak Temukan Indikasi Kasus PMK

Sementara itu BPBD setempat melaporkan adanya belasan pohon tumbang di Desa Sawentar dan Desa Banggle, keduanya di wilayah Kecamatan Kanigoro.

Pohon tumbang tersebut mengakibatkan belasan rumah rusak ringan hingga berat dan sebagian lagi menutup akses jalan desa.

Baca juga: Remaja di Blitar Tewas Tenggelam Saat Belajar Renang di Sungai

 

Sekretaris BPBD Kabupaten Blitar Wahyudi mengatakan pihaknya mencatat kerusakan akibat hujan deras dan pohon tumbang cukup banyak terjadi di Desa Sawentar.

"Kerusakan menimpa bangunan rumah, kandang ternak, rumah ibadah hingga bangunan toko dan warung," ujarnya saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat.

Wahyudi menuturkan hujan yang terjadi mulai sekitar pukul 21.00 WIB itu sangat lebat.

"Untuk wilayah Blitar tengah saya kira curah hujan tadi malam merupakan yang paling lebat selama beberapa bulan terakhir," ujarnya.

Sejauh ini, tidak ada korban jiwa akibat bencana alam tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Penajam Paser Utara Siapkan 12.000 Hektar Kawasan Industri di IKN

Pemkab Penajam Paser Utara Siapkan 12.000 Hektar Kawasan Industri di IKN

Surabaya
Air PDAM Mati Berhari-hari, Warga di Kota Malang Pakai Air Sungai

Air PDAM Mati Berhari-hari, Warga di Kota Malang Pakai Air Sungai

Surabaya
Penjelasan PLN Soal Denda Rp 80 Juta pada Dokter di Surabaya, Temukan Kabel Jumper di Meteran Listrik

Penjelasan PLN Soal Denda Rp 80 Juta pada Dokter di Surabaya, Temukan Kabel Jumper di Meteran Listrik

Surabaya
Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Kawah Ijen Dibatasi Kurang dari 100 Orang

Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Kawah Ijen Dibatasi Kurang dari 100 Orang

Surabaya
Pekerja Pabrik di Blitar Tewas Tertimpa Tumpukan Karung Gula

Pekerja Pabrik di Blitar Tewas Tertimpa Tumpukan Karung Gula

Surabaya
Diduga Pukul Istri, Oknum Karyawan Perhutani di Sumenep Ditetapkan Tersangka KDRT

Diduga Pukul Istri, Oknum Karyawan Perhutani di Sumenep Ditetapkan Tersangka KDRT

Surabaya
Temuan Perahu Diduga Peninggalan Kerajaan Powan Berbentuk Kayu, Hasil Pemeriksaan Dikirim ke BPCB Trowulan

Temuan Perahu Diduga Peninggalan Kerajaan Powan Berbentuk Kayu, Hasil Pemeriksaan Dikirim ke BPCB Trowulan

Surabaya
Detik-detik Tabrakan 2 Truk di Gresik, 2 Sopir Terluka

Detik-detik Tabrakan 2 Truk di Gresik, 2 Sopir Terluka

Surabaya
Mahasiswa Lempari Kantor Bupati Pamekasan dengan Telur Busuk, Ini Penyebabnya

Mahasiswa Lempari Kantor Bupati Pamekasan dengan Telur Busuk, Ini Penyebabnya

Surabaya
3 Pelajar Surabaya Dikeroyok dan Disundut Rokok, Terduga Pelaku Ditangkap

3 Pelajar Surabaya Dikeroyok dan Disundut Rokok, Terduga Pelaku Ditangkap

Surabaya
Tak Ada Pengibaran Bendera Merah Putih Saat 17 Agustus di Puncak Gunung Raung

Tak Ada Pengibaran Bendera Merah Putih Saat 17 Agustus di Puncak Gunung Raung

Surabaya
Pria di Sumenep Culik dan Aniaya Mantan Istri di Dalam Mobil, Ini Motifnya

Pria di Sumenep Culik dan Aniaya Mantan Istri di Dalam Mobil, Ini Motifnya

Surabaya
Kerangka Manusia Ditemukan Terpendam Material Gunung Semeru, Identitas Belum Diketahui

Kerangka Manusia Ditemukan Terpendam Material Gunung Semeru, Identitas Belum Diketahui

Surabaya
Ribuan Santri Tapak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional KH As'ad Syamsul Arifin Saat Dikejar Belanda ke Madura

Ribuan Santri Tapak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional KH As'ad Syamsul Arifin Saat Dikejar Belanda ke Madura

Surabaya
Nelayan Pantai Serang Blitar Hilang Terseret Arus Saat Pasang Keramba Ikan di Laut

Nelayan Pantai Serang Blitar Hilang Terseret Arus Saat Pasang Keramba Ikan di Laut

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.