Kompas.com - 11/05/2022, 21:55 WIB

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - ANF, warga Sidoarjo, Jawa Timur, ditangkap polisi setelah diketahui mencuri uang milik nasabah bank. ANF merupakan spesialias maling yang membidik nasabah bank dengan modus penyamaran.

Dalam kasus ini, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai Rp 90 juta milik korban.

Kepala Kepolisian Resor Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa'bani menjelaskan, ANF terlibat dalam perkara tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Baca juga: 5 Hari Rekening Dibobol, Nasabah Bank Nagari Belum Dapat Kepastian Kapan Uang Kembali

Dia bersama rekannya mengincar nasabah sejumlah kantor bank yang terletak di Jalan Suroyo Kota Probolinggo. Salah satu aksinya memperdaya nasabah salah satu bank pelat merah di Probolinggo.

"Kedua pelaku mulanya mencari sasaran dengan melakukan pemantauan di dalam bank. Mereka berdua lalu menyamar menjadi nasabah. Ikut mengantre dan menunggu bersama nasabah lain. Dalam penyamaran, mereka mengunci target yang mengambil uang cash dengan jumlah banyak," kata Wadi dalam konferensi pers di Mapolres Probolinggo Kota, Rabu (11/5/2022).

Setelah mendapatkan target sasaran, seorang pelaku memasang paku di salah satu ban mobil milik korban.

Baca juga: Melawan Polisi dengan Celurit, Terduga Pembunuh di Probolinggo Ditembak

Setelah keluar dari bank, para pelaku membuntuti mobil korban dari belakang. Saat korban turun dari mobil, pelaku beraksi. Mereka kemudian mengambil tas di dalam mobil yang berisi uang dan membawanya kabur.

Dalam kasus ini, mobil korban berhenti untuk membeli buah di daerah wilayah Jalan Mastrip Kota Probolinggo. Saat korban turun sambil mengunci mobil dengan remot, pelaku menggasak uang nasabah tersebut.

"Kejadiannya pada 15 November 2021 siang hari dan mencuri uang korban sebesar Rp 90 juta," kata Wadi.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mendapatkan rekaman CCTV pelaku dan kendaraan yang digunakan.

Seorang pelaku, ANF, ditangkap polisi. Dia warga Kabupaten Sidoarjo. Satu pelaku lain rekan pelaku masih diburu polisi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu di Surabaya Aniaya Bayi 5 Bulan hingga Tewas, Nenek Korban: Kamu Kok Nekat, Lihat Kondisi Anakmu

Ibu di Surabaya Aniaya Bayi 5 Bulan hingga Tewas, Nenek Korban: Kamu Kok Nekat, Lihat Kondisi Anakmu

Surabaya
Cerita Pilu Bayi 5 Bulan Tewas Dianiaya Ibunya Sendiri di Surabaya...

Cerita Pilu Bayi 5 Bulan Tewas Dianiaya Ibunya Sendiri di Surabaya...

Surabaya
Cerita Mbah Darmo Sabar, Lansia Pelestari Reog Ponorogo, Ajak Anak Muda Cintai Budaya

Cerita Mbah Darmo Sabar, Lansia Pelestari Reog Ponorogo, Ajak Anak Muda Cintai Budaya

Surabaya
Gubernur Khofifah Dorong Petani Anggrek Jatim Tembus Pasar Dunia

Gubernur Khofifah Dorong Petani Anggrek Jatim Tembus Pasar Dunia

Surabaya
Aniaya dan Biarkan Jasad Bayinya Membusuk di Rumah, Ibu di Surabaya Pilih Hadiri 'Family Gathering'

Aniaya dan Biarkan Jasad Bayinya Membusuk di Rumah, Ibu di Surabaya Pilih Hadiri "Family Gathering"

Surabaya
Pengakuan Nenek Eti, Terpaksa Biarkan Jasad Cucunya 2 Hari hingga Membusuk: Saya Diancam Akan Dibunuh

Pengakuan Nenek Eti, Terpaksa Biarkan Jasad Cucunya 2 Hari hingga Membusuk: Saya Diancam Akan Dibunuh

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 27 Juni 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 27 Juni 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Surabaya
Kesal Sering Rewel, Alasan Ibu di Surabaya Aniaya Bayinya hingga Tewas

Kesal Sering Rewel, Alasan Ibu di Surabaya Aniaya Bayinya hingga Tewas

Surabaya
Sempat Langka, Harga Cabai Rawit Merah di Lumajang Tembus Rp 120 Ribu

Sempat Langka, Harga Cabai Rawit Merah di Lumajang Tembus Rp 120 Ribu

Surabaya
Pilkades Serentak 61 Desa di Lamongan Dipantau Langsung Kemendagri

Pilkades Serentak 61 Desa di Lamongan Dipantau Langsung Kemendagri

Surabaya
Viral, Pasar Splendid di Kota Malang Perjualbelikan Kucing Tidak Layak

Viral, Pasar Splendid di Kota Malang Perjualbelikan Kucing Tidak Layak

Surabaya
Aksi Bupati Lumajang Tuntun Jaran Kencak Saat Pembukaan Porprov Jatim

Aksi Bupati Lumajang Tuntun Jaran Kencak Saat Pembukaan Porprov Jatim

Surabaya
Terimbas Proyek Tol KLBM, 390 Makam di Gresik Dipindahkan

Terimbas Proyek Tol KLBM, 390 Makam di Gresik Dipindahkan

Surabaya
Pengakuan Nenek dari Bayi 5 Bulan yang Tewas di Dalam Rumah: Saya Diancam Dibunuh

Pengakuan Nenek dari Bayi 5 Bulan yang Tewas di Dalam Rumah: Saya Diancam Dibunuh

Surabaya
Tak Kuat dengan Aroma Menyengat, Nenek di Surabaya Lapor Ada Mayat Cucu Usia 5 Bulan di Dalam Rumah

Tak Kuat dengan Aroma Menyengat, Nenek di Surabaya Lapor Ada Mayat Cucu Usia 5 Bulan di Dalam Rumah

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.