Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Gavinda, Jatuh ke Jurang 25 Meter Saat Mendaki Kawah Ijen, Ditemukan Selamat dan Lemas

Kompas.com - 09/05/2022, 06:01 WIB
Pythag Kurniati

Editor

BONDOWOSO, KOMPAS.com - Diduga kelelahan saat mendaki di Kawah Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, seorang pendaki jatuh ke jurang sedalam 25 meter.

Pendaki bernama Gavinda (18) tersebut hilang sejak Sabtu (7/5/2022), dan ditemukan selamat di dalam jurang pada Minggu (8/5/2022).

Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko menduga bahwa pendaki tersebut belum mengenal medan, sehingga jatuh ke jurang.

Baca juga: Hilang di Kawah Ijen, Seorang Pendaki Ditemukan Selamat Dalam Jurang

Ditemukan selamat

Tim gabungan Basarnas, BPBD Bondowoso, TNI-Polri, Sar TWA Gunung Ijen dan warga setempat melakukan pencarian sejak Minggu (8/5/2022) pukul 07.00 WIB.

"Tadi pencarian dibagi menjadi empat tim. Jumlah per timnya beragam, dari lima orang sampai ada yang 12 orang," kata Wimboko dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (8/5/2022).

Beruntung Gavila ditemukan dalam kondisi selamat di jurang.

"Setelah ditemukan titiknya, tim gabungan turun untuk melakukan evakuasi korban menggunakan troli penambang belerang," ujarnya.

"Pada saat itu (ditemukan pertama kali) survivor dalam kondisi duduk menggunakan sarung dan memang dalam kondisi demikian," urainya.

Baca juga: Rawan Kecelakaan, Jalur Menuju Kawah Ijen Dipasang Guardrail

Lemas karena tak makan

Saat ditemukan, kondisi pendaki tersebut lemas karena tidak makan seharian.

"Kondisi korban pada saat ditemukan memang dalam kondisi lemas, tapi tidak ada patah atau pun luka-luka berat. Karena memang sudah tidak makan sejak hilang kemarin, jadi kondisinya lemas," jelas dia.

Baca juga: Aroma Kopi Ijen yang Tercium hingga Mancanegara

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Gibran Tak Hadiri Penyematan Penghargaan Satyalancana di Surabaya

Gibran Tak Hadiri Penyematan Penghargaan Satyalancana di Surabaya

Surabaya
Soal Adik Via Vallen Diduga Terlibat Penggelapan Motor, Keluarga: Kami Enggak Tahu Keberadaannya

Soal Adik Via Vallen Diduga Terlibat Penggelapan Motor, Keluarga: Kami Enggak Tahu Keberadaannya

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Mobil Pribadi Masuk dan Terjebak di Sabana Bromo, TNBTS: Sudah Dapat Teguran Keras

Mobil Pribadi Masuk dan Terjebak di Sabana Bromo, TNBTS: Sudah Dapat Teguran Keras

Surabaya
Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Surabaya
Surabaya Dijaga Ketat karena Dikunjungi oleh Sejumlah Kepala Daerah di Indonesia Hari Ini

Surabaya Dijaga Ketat karena Dikunjungi oleh Sejumlah Kepala Daerah di Indonesia Hari Ini

Surabaya
Remaja di Banyuwangi Hanyut ke Sungai Usai Jatuh Saat Naik Motor

Remaja di Banyuwangi Hanyut ke Sungai Usai Jatuh Saat Naik Motor

Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Surabaya
Mari Donasi untuk Kakek Jumadi dan Rehan, Ayah dan Anak di Lumajang Tinggal di Pondok Bekas Tempat Memasak Air Nira

Mari Donasi untuk Kakek Jumadi dan Rehan, Ayah dan Anak di Lumajang Tinggal di Pondok Bekas Tempat Memasak Air Nira

Surabaya
Empat Kendaraan di Banyuwangi Alami Kecelakaan Beruntun

Empat Kendaraan di Banyuwangi Alami Kecelakaan Beruntun

Surabaya
Sepeda Motor Terlindas Pikup di Madiun, Ibu dan Anak Tewas

Sepeda Motor Terlindas Pikup di Madiun, Ibu dan Anak Tewas

Surabaya
Presiden Jokowi Dikabarkan Batal Beri Penghargaan kepada Gibran-Bobby di Surabaya

Presiden Jokowi Dikabarkan Batal Beri Penghargaan kepada Gibran-Bobby di Surabaya

Surabaya
Mengenal Unan-unan, Tradisi Warisan Lima Tahunan Suku Tengger

Mengenal Unan-unan, Tradisi Warisan Lima Tahunan Suku Tengger

Surabaya
Keluarga Pedangdut Via Vallen Buka Suara Usai Rumahnya Digeruduk

Keluarga Pedangdut Via Vallen Buka Suara Usai Rumahnya Digeruduk

Surabaya
Bebas Bersyarat, Mantan Bupati Malang Rendra Kresna Ingin Rehat Sejenak dari Dunia Politik

Bebas Bersyarat, Mantan Bupati Malang Rendra Kresna Ingin Rehat Sejenak dari Dunia Politik

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com