Kota Batu Mulai Ramai, Jumlah Pengunjung Jatim Park 3 Naik 30 persen

Kompas.com - 03/05/2022, 18:05 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Memasuki hari kedua lebaran, sejumlah tempat wisata yang berada di Kota Batu terpantau mulai ramai dikunjungi wisatawan pada Selasa (3/5/2022). Salah satunya di Jawa Timur Park 3.

Marketing and Public Relation Jatim Park Group Titik S Arianto mengatakan, puncak keramaian pengunjung diperkirakan terjadi pada Sabtu (7/5/2022) dan Minggu (8/5/2022).

Sebab menurutnya, masyarakat masih melakukan anjangsana ke rumah saudara-saudaranya di H+1 lebaran ini.

Baca juga: Polisi Batasi Pengunjung Lokasi Wisata di Bandung, Hanya Boleh 75 Persen dari Kapasitas

"Besok (4/5/2022) kemungkinan mulai ramai, ini saya juga perjalanan ke Malang kondisinya cukup lancar, kalau dari arah Malang ke Kota Batu mulai merambat sejak tadi pagi (3/5/2022)," kata Titik saat dikonfirmasi via telepon pada Selasa (3/5/2022).

Titik mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan di Jatim Park pada hari ini meningkat 30 persen dibanding hari biasa.

Selain itu, dia memprediksi besok Rabu (4/5/2022), jumlah wisatawan akan naik dua kali lipat dibanding akhir pekan.

"Kalau weekend biasa sekitar 2.000 sampai 3.000 pengunjung, saat ini presentasenya naik 30 persen, besok (4/5/2022) prediksiku naik dua kali lipat lebih ramai dari weekend biasa," katanya.

Baca juga: 7 Tempat Wisata di Bogor yang Buka Saat Lebaran 2022

Perlu diketahui, saat ini Kota Batu berada dalam aturan PPKM di Level 2. Sehingga untuk tempat-tempat wisata hanya diperbolehkan menerima kunjungan sekitar 75 persen dari kapasitas normal.

"Kalau Jatim Park 3 paling tidak total di atas 12.000 untuk kapasitas seluruhnya dan setiap hari (sewaktu libur lebaran) saya nggak yakin ke angka itu, bisa jadi masih di bawah 7.000 antara 5.000 sampai 7.000 perkiraan masih oke," katanya.

Menurutnya saat ini daya saing destinasi wisata di Kota Batu cukup ketat. Selain Jatim Park Group, terdapat tempat-tempat wisata lainnya yang tidak kalah menarik.

"Ada destinasi wisata alam banyak alternatifnya, belum lagi kuliner, saya kira wisatawan yang datang ke Kota Batu sudah mulai banyak alternatif, jadi pengunjung sudah mulai terpecah ke beberapa tempat," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Penajam Paser Utara Siapkan 12.000 Hektar Kawasan Industri di IKN

Pemkab Penajam Paser Utara Siapkan 12.000 Hektar Kawasan Industri di IKN

Surabaya
Air PDAM Mati Berhari-hari, Warga di Kota Malang Pakai Air Sungai

Air PDAM Mati Berhari-hari, Warga di Kota Malang Pakai Air Sungai

Surabaya
Penjelasan PLN Soal Denda Rp 80 Juta pada Dokter di Surabaya, Temukan Kabel Jumper di Meteran Listrik

Penjelasan PLN Soal Denda Rp 80 Juta pada Dokter di Surabaya, Temukan Kabel Jumper di Meteran Listrik

Surabaya
Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Kawah Ijen Dibatasi Kurang dari 100 Orang

Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Kawah Ijen Dibatasi Kurang dari 100 Orang

Surabaya
Pekerja Pabrik di Blitar Tewas Tertimpa Tumpukan Karung Gula

Pekerja Pabrik di Blitar Tewas Tertimpa Tumpukan Karung Gula

Surabaya
Diduga Pukul Istri, Oknum Karyawan Perhutani di Sumenep Ditetapkan Tersangka KDRT

Diduga Pukul Istri, Oknum Karyawan Perhutani di Sumenep Ditetapkan Tersangka KDRT

Surabaya
Temuan Perahu Diduga Peninggalan Kerajaan Powan Berbentuk Kayu, Hasil Pemeriksaan Dikirim ke BPCB Trowulan

Temuan Perahu Diduga Peninggalan Kerajaan Powan Berbentuk Kayu, Hasil Pemeriksaan Dikirim ke BPCB Trowulan

Surabaya
Detik-detik Tabrakan 2 Truk di Gresik, 2 Sopir Terluka

Detik-detik Tabrakan 2 Truk di Gresik, 2 Sopir Terluka

Surabaya
Mahasiswa Lempari Kantor Bupati Pamekasan dengan Telur Busuk, Ini Penyebabnya

Mahasiswa Lempari Kantor Bupati Pamekasan dengan Telur Busuk, Ini Penyebabnya

Surabaya
3 Pelajar Surabaya Dikeroyok dan Disundut Rokok, Terduga Pelaku Ditangkap

3 Pelajar Surabaya Dikeroyok dan Disundut Rokok, Terduga Pelaku Ditangkap

Surabaya
Tak Ada Pengibaran Bendera Merah Putih Saat 17 Agustus di Puncak Gunung Raung

Tak Ada Pengibaran Bendera Merah Putih Saat 17 Agustus di Puncak Gunung Raung

Surabaya
Pria di Sumenep Culik dan Aniaya Mantan Istri di Dalam Mobil, Ini Motifnya

Pria di Sumenep Culik dan Aniaya Mantan Istri di Dalam Mobil, Ini Motifnya

Surabaya
Kerangka Manusia Ditemukan Terpendam Material Gunung Semeru, Identitas Belum Diketahui

Kerangka Manusia Ditemukan Terpendam Material Gunung Semeru, Identitas Belum Diketahui

Surabaya
Ribuan Santri Tapak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional KH As'ad Syamsul Arifin Saat Dikejar Belanda ke Madura

Ribuan Santri Tapak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional KH As'ad Syamsul Arifin Saat Dikejar Belanda ke Madura

Surabaya
Nelayan Pantai Serang Blitar Hilang Terseret Arus Saat Pasang Keramba Ikan di Laut

Nelayan Pantai Serang Blitar Hilang Terseret Arus Saat Pasang Keramba Ikan di Laut

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.