Kompas.com - 27/04/2022, 15:23 WIB

SUMENEP, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial KH (30) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diringkus polisi atas dugaan tindak pidana pencurian motor (curanmor). Sepeda motor hasil curian kemudian dijual untuk membeli narkotika jenis sabu.

"Motor hasil curian dijual untuk beli sabu," kata Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Kepolisian Resor Sumenep AKP Widiarti saat dihubungi, Rabu (27/4/2022).

Widiarti menjelaskan, pengungkapan kasus curanmor yang dilakukan KH bermula dari laporan warga bernama Salamet yang mengaku sebagai korban. Salamet mengatakan, motor miliknya hilang diduga dicuri saat diparkir di Dusun Dua Labu, Desa Ketawang Daleman, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep.

Baca juga: 5 Kapal Layani Mudik Gratis ke Kepulauan di Sumenep, Warga: Membantu Meringankan Beban Biaya

Polisi yang menerima laporan itu langsung melakukan penyelidikan di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan informasi yang diperoleh pihak kepolisian, pelaku pencurian itu mengarah kepada KH yang merupakan warga Dusun Kramas RT 01 RW 02 Desa Ketawang Parebaan, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep.

Setalah melakukan pengintaian, polisi kemudian menangkap KH pada Selasa (26/4/2022) sekitar pukul 20.00 WIB. KH ditangkap di mushala Dusun Kramas, Desa Ketawang Parebaan, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep.

Baca juga: Rumah Pembuat Petasan Ilegal Digerebek di Sumenep, 4 Orang Diamankan

"Dari hasil pemeriksaan penyidik, pelaku melakukan aksinya di tujuh TKP," kata Widiarti.

Pertama, pelaku mencuri motor pada Agustus 2021 di Pasar Ganding Desa Karay, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep. Di sana, KH mencuri motor jenis Shogun warna hitam.

Pencurian kedua, ketiga dan keempat dilakukan di bulan setelahnya dan semuanya di Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep. Motor yang dicuri yakni dua Honda Beat dan satu Honda Supra.

KH juga pernah mencuri motor pada tahun 2019 di Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. Motor yang dicuri berupa Honda Beat warna merah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stok Vaksin Meningitis di Lumajang Kosong, Jemaah Umrah Terancam Batal Berangkat

Stok Vaksin Meningitis di Lumajang Kosong, Jemaah Umrah Terancam Batal Berangkat

Surabaya
Rumah Terbakar, Ibu dan Anak di Lamongan Ditemukan Tewas Berdampingan

Rumah Terbakar, Ibu dan Anak di Lamongan Ditemukan Tewas Berdampingan

Surabaya
Kasus Pembunuhan Wanita dalam Tas di Gresik, Korban Dibuang Sehari Setelah Dibunuh

Kasus Pembunuhan Wanita dalam Tas di Gresik, Korban Dibuang Sehari Setelah Dibunuh

Surabaya
Kemenag Jatim Sebut 63 Calon Jemaah Umrah Akan Diberangkatkan Bertahap, Maskapai Bakal Beri Tiket Baru

Kemenag Jatim Sebut 63 Calon Jemaah Umrah Akan Diberangkatkan Bertahap, Maskapai Bakal Beri Tiket Baru

Surabaya
Aniaya Warga Saat Konvoi, 8 Anggota Perguruan Silat di Jombang Ditangkap

Aniaya Warga Saat Konvoi, 8 Anggota Perguruan Silat di Jombang Ditangkap

Surabaya
37.000 Pil Koplo Diedarkan lewat Jasa Ekspedisi, Modusnya Jual Beli Online

37.000 Pil Koplo Diedarkan lewat Jasa Ekspedisi, Modusnya Jual Beli Online

Surabaya
Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Penemuan Mayat Bayi di Sungai Jombang, Ini Penyebabnya

Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Penemuan Mayat Bayi di Sungai Jombang, Ini Penyebabnya

Surabaya
17 Hari Hilang di Bukit Krapyak Mojokerto, Raffi Dimas Ditemukan Tewas di Bibir Jurang Air Terjun Kering

17 Hari Hilang di Bukit Krapyak Mojokerto, Raffi Dimas Ditemukan Tewas di Bibir Jurang Air Terjun Kering

Surabaya
Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan 5 RTH di Madiun, Eks Plt Kadis LH Diperiksa

Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan 5 RTH di Madiun, Eks Plt Kadis LH Diperiksa

Surabaya
Harga BBM Naik, Sejumlah Nelayan Sendangbiru Malang Beralih ke Kapal Tradisional

Harga BBM Naik, Sejumlah Nelayan Sendangbiru Malang Beralih ke Kapal Tradisional

Surabaya
'Harusnya Kami Sudah di Mekkah, tapi Gagal Berangkat karena Tak Ada Petugas Validasi Dokumen di Bandara Juanda'

"Harusnya Kami Sudah di Mekkah, tapi Gagal Berangkat karena Tak Ada Petugas Validasi Dokumen di Bandara Juanda"

Surabaya
Penderita DBD di Jatim Capai 8.894 Kasus, 110 Orang Meninggal, Ini Imbauan Dinkes

Penderita DBD di Jatim Capai 8.894 Kasus, 110 Orang Meninggal, Ini Imbauan Dinkes

Surabaya
Imbas Kerusuhan Suporter dan Perusakan Stadion di Sidoarjo, Persebaya Rugi Miliaran Rupiah

Imbas Kerusuhan Suporter dan Perusakan Stadion di Sidoarjo, Persebaya Rugi Miliaran Rupiah

Surabaya
Ibu dan Anak Tewas dalam Kebakaran Rumah di Lamongan

Ibu dan Anak Tewas dalam Kebakaran Rumah di Lamongan

Surabaya
Cerita Aliwafa dan 10 Anggota Keluarganya Gagal Berangkat Umrah dari Bandara Juanda, Tuntut Ganti Rugi

Cerita Aliwafa dan 10 Anggota Keluarganya Gagal Berangkat Umrah dari Bandara Juanda, Tuntut Ganti Rugi

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.