Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bantah Keluarkan Wacana soal Malang Halal City, Wali Kota Sutiaji: Jangan Kaitkan dengan SARA

Kompas.com - 18/02/2022, 18:31 WIB
Nugraha Perdana,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

 

Program nasional

Perwujudan kepariwisataan halal di Kota Malang dikatakannya juga menyesuaikan dengan UU Nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Sehingga Pemkot Malang juga ingin mendukung cita-cita dari pemerintah pusat untuk menerima pemasukan negara dari dunia pariwisata Indonesia.

"Ini bukan kebijakan kota saja tapi nasional karena devisa negara kita akan berpindah perolehannya dari migas, batu bara, kelapa sawit saat ini menjadi pariwisata yang akan menjadi andalan," ujarnya.

Baca juga: Syarat untuk Pasien Covid-19 jika Ingin Isolasi di SKB Kota Malang

Berharap tak dikaitkan dengan SARA

Dia berharap semua elemen masyarakat untuk tidak salah persepsi.

Artinya, Kota Malang tetap menjadi daerah yang masyarakatnya memiliki nilai toleransi yang tinggi.

"Jadi sama sekali jangan dibuat diksi kalau halal itu Malang syar'i, itu salah besar, bahkan di RPJMD kami yang misi ketiga jelas kota yang toleran dalam keberagaman itu luar biasa kami menjunjung tinggi," katanya.

"Malang ini termasuk kota yang toleran apa terkondusif se-Jawa Timur, nomor satu antar umat beragama, mohon sekali lagi ini jangan dikaitkan dengan urusan SARA," tambahnya.

Baca juga: Kota Malang Resmikan Isoter Pasien Covid-19, Diprediksi Langsung Penuh

Soal sertifikasi halal, pihaknya mengacu pada UU Nomor 33 tahun 2014 dan peraturan pemerintah yang ada.

Terkait larangan penjualan daging anjing juga sama, bukan untuk dikonsumsi tetapi hewan tersebut diperuntukkan untuk dipelihara.

Adanya aturan-aturan tersebut bertujuan untuk memberikan kepastian dan kejelasan terhadap konsumen.

"Kepastian kalau halal ya halal betul, karena di UU 33 2014 pasal 26 jelas ketika dia tidak melakukan atau tidak mencantumkan (semacam tulisan halal atau tidak) ada sanksinya," katanya.

Baca juga: Rute Baru PO Sinar Jaya Segera Beroperasi, Poris-Malang Rp 300.000

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perampok di Lamongan Sasar 2 Agen Perbankan dalam 2 Hari, Pelaku Diduga Sama

Perampok di Lamongan Sasar 2 Agen Perbankan dalam 2 Hari, Pelaku Diduga Sama

Surabaya
Oknum Perwira Polisi di Banyuwangi Positif Narkoba, Jabatannya Dicopot

Oknum Perwira Polisi di Banyuwangi Positif Narkoba, Jabatannya Dicopot

Surabaya
Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi Mulai Dipadati Pemudik asal Madura

Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi Mulai Dipadati Pemudik asal Madura

Surabaya
Dinkes Kota Batu Temukan 2 Jajanan Takjil Diduga Mengandung Boraks

Dinkes Kota Batu Temukan 2 Jajanan Takjil Diduga Mengandung Boraks

Surabaya
Truk Molen Oleng Tabrak Tiang dan 3 Motor di Kota Malang

Truk Molen Oleng Tabrak Tiang dan 3 Motor di Kota Malang

Surabaya
Warga Jember Tewas Tertabrak Kereta di Pelintasan Tanpa Palang Pintu

Warga Jember Tewas Tertabrak Kereta di Pelintasan Tanpa Palang Pintu

Surabaya
978 Pekerja Jasa Transportasi di Kota Batu Terima Insentif Ramadhan Rp 600.000

978 Pekerja Jasa Transportasi di Kota Batu Terima Insentif Ramadhan Rp 600.000

Surabaya
Kasus DBD di Kabupaten Malang Meningkat Capai 905 Orang, 10 di Antaranya Meninggal

Kasus DBD di Kabupaten Malang Meningkat Capai 905 Orang, 10 di Antaranya Meninggal

Surabaya
Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Jumat 29 Maret 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Jumat 29 Maret 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Jumat 29 Maret 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Jumat 29 Maret 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Sedang

Surabaya
Bertengkar dengan Istri, Ayah di Situbondo Aniaya Balitanya

Bertengkar dengan Istri, Ayah di Situbondo Aniaya Balitanya

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Jumat 29 Maret 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Jumat 29 Maret 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Surabaya
Perselingkuhan Istri Kades dengan Sekdes di Tuban yang Berujung Maut

Perselingkuhan Istri Kades dengan Sekdes di Tuban yang Berujung Maut

Surabaya
Paskah, Gereja Katolik Katedral Surabaya Siapkan Kuota 5.000 Jemaat

Paskah, Gereja Katolik Katedral Surabaya Siapkan Kuota 5.000 Jemaat

Surabaya
Penyebab Sekjen PDI-P Hasto Dilaporkan ke Polresta Banyuwangi

Penyebab Sekjen PDI-P Hasto Dilaporkan ke Polresta Banyuwangi

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com