Kompas.com - 16/02/2022, 20:21 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Kabupaten Malang menjadi salah satu daerah di Jawa Timur yang harus menerapkan PPKM Level 3 pada masa perpanjangan PPKM Jawa-Bali 15-21 Februari 2022.

Hal itu seiring dengan peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Malang.

Pada Selasa (15/2/2022) kemarin, jumlah penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Malang mencapai 519 kasus. Sehingga, total kasus aktif mencapai 1.778 kasus.

Baca juga: Pegawai Positif Covid-19, Beberapa Dinas di Pemkab Malang Ditutup 2 Hari

Bupati Malang, HM Sanusi tidak menampik bahwa peningkatan kasus Covid-19 di daerahnya mengalami peningkatan drastis. Namun, Sanusi menyebut hal itu masih berada pada batas kewajaran.

"Yang perlu digarisbawahi, dari banyaknya kasus ini, tingkat kematian yang terjadi hanya satu pasien. Itupun karena komorbid," ungkap Sanusi saat ditemui di Pendopo Kabupaten Malang, Rabu (16/2/2022).

Adapun untuk tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) pasien Covid-19 di Kabupaten Malang masih terbilang aman. Sanusi mengatakan, tingkat keterisian tempat tidur isolasi berada di angka 53 persen. Sementara untuk tempat tidur ICU yang terpakai 24 persen.

"Rinciannya, dari 278 tempat tidur isolasi, yang terpakai 148 tempat tidur. Sedangkan jumlah tempat tidur ICU jumlahnya 50, terpakai 12 tempat tidur," jelasnya.

Baca juga: Pura-pura Jadi Penumpang, 3 Pria di Malang Bawa Kabur Taksi Online

Sebagai upaya untuk menahan laju penambahan kasus Covid-19, Sanusi mengatakan akan menggalakkan lagi tracing dan testing serta edukasi protokol kesehatan kepada masyarakat.

"Sembari itu kita juga tengah menggelar pembagian masker kepada masyarakat melalui kecamatan. Masing-masing kecamatan kita kasih 3.000 masker," katanya.

"Selebihnya kami mengikuti pusat. Seperti aturan work from home (WFH) bagi perkantoran. Seluruh kantor dinas kita sudah menerapkan WFH 20 persen sejak Senin kemarin," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Hilang di Perairan Gresik, Nelayan Asal Lamongan Ditemukan Tewas

Sempat Hilang di Perairan Gresik, Nelayan Asal Lamongan Ditemukan Tewas

Surabaya
Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Motor di Jalan Raya Malang-Kediri, 1 Orang Tewas

Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Motor di Jalan Raya Malang-Kediri, 1 Orang Tewas

Surabaya
4 Kecamatan di Banyuwangi Banjir Usai Diguyur Hujan Deras, 1 Rumah Roboh

4 Kecamatan di Banyuwangi Banjir Usai Diguyur Hujan Deras, 1 Rumah Roboh

Surabaya
Curi Onderdil Mesin Alat Berat, Seorang Pria di Tuban Diamuk Massa

Curi Onderdil Mesin Alat Berat, Seorang Pria di Tuban Diamuk Massa

Surabaya
Siswa Kelas 5 SD Tendang Bocah 7 Tahun hingga Pingsan lalu Dicabuli, Pelaku Sering Nonton Konten Dewasa

Siswa Kelas 5 SD Tendang Bocah 7 Tahun hingga Pingsan lalu Dicabuli, Pelaku Sering Nonton Konten Dewasa

Surabaya
Vaksin Meningitis Langka di Surabaya, Wali Kota Eri Surati Kemenkes

Vaksin Meningitis Langka di Surabaya, Wali Kota Eri Surati Kemenkes

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 1 Oktober 2022:  Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 1 Oktober 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Sedang

Surabaya
Komplotan Pengutil Susu Instan Ditangkap di Ponorogo, Gunakan Mobil dan Menginap di Hotel

Komplotan Pengutil Susu Instan Ditangkap di Ponorogo, Gunakan Mobil dan Menginap di Hotel

Surabaya
Aniaya Rekan Saat Bermain Mobile Legends, Pelajar di Surabaya Dituntut 10 Bulan Penjara

Aniaya Rekan Saat Bermain Mobile Legends, Pelajar di Surabaya Dituntut 10 Bulan Penjara

Surabaya
4 Fakta Pria di Kediri Bunuh Istri Temannya karena Ditolak Berhubungan Badan, Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

4 Fakta Pria di Kediri Bunuh Istri Temannya karena Ditolak Berhubungan Badan, Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

Surabaya
Kenal Pelaku Curanmor, Anggota Polsek Tambaksari Dijemput Resmob Polrestabes Surabaya

Kenal Pelaku Curanmor, Anggota Polsek Tambaksari Dijemput Resmob Polrestabes Surabaya

Surabaya
Cerita Briptu Luhur Beri Pelatihan Seni Reog ke 15 Anak Tuna Netra di Ponorogo

Cerita Briptu Luhur Beri Pelatihan Seni Reog ke 15 Anak Tuna Netra di Ponorogo

Surabaya
Sripah, Nenek Penjual Sayur di Tulungagung Koma Setelah Ditabrak Sedan

Sripah, Nenek Penjual Sayur di Tulungagung Koma Setelah Ditabrak Sedan

Surabaya
Polisi Masih Memburu Pelaku Pembuangan Bayi di Bojonegoro

Polisi Masih Memburu Pelaku Pembuangan Bayi di Bojonegoro

Surabaya
Kronologi Perempuan di Kediri Dibunuh Teman Suami karena Tolak Berhubungan Badan

Kronologi Perempuan di Kediri Dibunuh Teman Suami karena Tolak Berhubungan Badan

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.