Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pilkada Banyuwangi, Partai Golkar Nyatakan Dukungan kepada Ipuk Fiestiandani Azwar Anas

Kompas.com - 23/04/2024, 18:12 WIB
Rizki Alfian Restiawan,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Partai Golkar menyatakan dukungan kepada Ipuk Fiestiandani Azwar Anas untuk maju dalam Pilkada Banyuwangi 2024.

Dukungan partai berlambang pohon beringin itu berdasarkan hasil rapat pimpinan daerah (Rapimda) dan penjaringan calon bupati dan wakil bupati Banyuwangi.

Dalam musyawarah itu, hampir seluruh kader Golkar sepakat mendukung Ipuk. Alasannya, istri Menpan RB Abdullah Azwar Anas itu sangat potensial.

Baca juga: Luncurkan Biografi Ulama Blambangan, Bupati Ipuk: Semoga Generasi Muda Idolakan Kiai

Selain mempunyai elektabilitas baik, kinerja dan prestasi Ipuk pun dinilai baik dan mengesankan di mata masyarakat Banyuwangi.

Mereka optimistis Partai Golkar akan mampu memenangkan Pilkada 2024 jika yang diusung adalah Ipuk Fiestiandani Azwar Anas.

Ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi Ruliyono membenarkan Ipuk diusung para kader partai besutan Soeharto tersebut.

Menpan-RB Abdullah Azwar Anas dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas usai menyalurkan hak pilihnya di TPS 002Kompas.com/Rizki Alfian Restiawan Menpan-RB Abdullah Azwar Anas dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas usai menyalurkan hak pilihnya di TPS 002

"Seluruh kader sepakat mengusulkan Bu Ipuk sehingga secara aklamasi mutlak mendapat dukungan dari kader Golkar," kata Ruliyono, Selasa (23/4/2024).

Menurut Ruli, penjaringan calon Bupati dan Wakil Bupati di internal Golkar dilakukan secara demokratis.

"Untuk calon wakil bupati ada tiga nama yang diusulkan oleh para kader," kata Ruliyono,

Tiga nama itu adalah Ruliyono sendiri, Sekda Banyuwangi, Mujiono dan Kepala DPU Pengairan, Guntur Priambodo.

"Tiga nama yang diusulkan berdasarkan voting. Kemudian kami usulkan ke DPD Golkar Jatim," ungkap Ruliyono yang juga Wakil Ketua DPRD Banyuwangi itu.

Baca juga: Bupati Ipuk Sebut Program SMS Pisan Efektif Dongkrak Reproduksi Sapi di Banyuwangi

Ruliyono menjelaskan, nama-nama itu masih bersifat usulan. Keputusan mutlak seluruhnya menjadi kewenangan pengurus pusat Partai Golkar.

"Keputusan mutlak ada di pusat," terang Ruliyono.

Dalam rapimda itu, Partai Golkar juga melakukan rapat evaluasi terkait hasil Pileg 2024.

"Alhamdulillah, kami berhasil menambah kursi. Dari yang sebelumnya lima kini jadi tujuh kursi," ujar Ruliyono.

Ia mengaku bangga dengan kerja keras seluruh pengurus partai dan simpatisan serta masyarakat yang cinta terhadap Partai Golkar.

"Kami ucapkan terima kasih atas kemenangan ini. Tentu berkat kerja keras dan kerja sama semua pihak," tandas Ruliyono.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

2 Mahasiswa Pelaku Penembakan di Tol Surabaya Dikeluarkan dari Kampus

2 Mahasiswa Pelaku Penembakan di Tol Surabaya Dikeluarkan dari Kampus

Surabaya
Dugaan Korupsi Mobil Siaga, Sejumlah Kades di Bojonegoro Diperiksa

Dugaan Korupsi Mobil Siaga, Sejumlah Kades di Bojonegoro Diperiksa

Surabaya
Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena 'Blindspot'

Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena "Blindspot"

Surabaya
Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com