Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wisata Pendakian Gunung Argopuro Akan Dibuka pada 1 Mei

Kompas.com - 22/04/2024, 19:39 WIB
Ridho Abdullah Akbar,
Andi Hartik

Tim Redaksi

SITUBONDO, KOMPAS.com - Jalur wisata pendakian Gunung Argopuro yang masuk dalam Kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang di Jawa Timur akan dibuka pada 1 Mei 2024. Informasi tersebut resmi dikeluarkan oleh Balai Konservasi Sumberdaya Alam Jawa Timur (BKSDA).

Kepala BKSDA Jawa Timur, Nur Patria membenarkan informasi tersebut. Trek pendakian Gunung Argopuro akan kembali dibuka awal bulan Mei setelah sebelumnya ditutup total sejak 27 Oktober 2023 akibat kebakaran hutan dan lahan.

"Iya benar trek pendakian Gunung Argopuro resmi buka 1 Mei bulan depan," kata Kepala Nur Patria kepada Kompas.com, Senin (22/4/2024).

Baca juga: Wisata Pendakian Gunung Argopuro Batal Dibuka akibat Cuaca Ekstrem

Namun, untuk awal-awal tidak sepenuhnya trek pendakian dibuka. Jalur hanya dibuka dari Baderan, Savana Cikasur, Aing Kenik, Rawa Embik, Puncak Rengganis, Puncak Argopuro, lalu balik ke Baderan.

"Iya untuk sementara jalur belum sampai ke Bremi Probolinggo, jalur hanya dibuka dari Baderan ke Puncak lalu balik ke Baderan lagi," katanya.

Baca juga: BKSDA Jatim Konsultasi ke PVMBG Terkait Rencana Pembukaan Pendakian Gunung Argopuro

Menurutnya, pendakian belum dibuka secara keseluruhan karena perizinan di Kabupaten Probolinggo masih belum selesai. Koordinasi baru selesai hanya di wilayah Kabupaten Situbondo.

"Iya mas karena perizinan di Bremi Probolinggo belum siap, Insyallah jalur trek dibuka semua menyusul dalam waktu dekat," katanya.

Nur Patria juga mengimbau kepada calon pendaki Gunung Argopuro untuk mematuhi semua aturan yang telah ditetapkan. Pihak BKSDA tidak memperkenankan calon pendaki yang tidak mematuhi aturan untuk lanjut pendakian.

"Untuk pendaftaran secara online, dan surat sehat harus ter-update minimal 3 hari sebelum pemberangkatan," ucapnya.

Dia juga menyatakan Kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang memiliki luas 14.177,00 hektar dengan diapit empat kabupaten yakni Probolinggo, Bondowoso, Jember dan Situbondo.

Daerah tertinggi yakni Puncak Gunung Argopuro dengan ketinggian 3.088 mdpl. Ada empat tipe ekosistem yang berada di kawasan tersebut. Yakni, ekosistem hutan hujan tropis, hutan cemara, savana, dan daerah rawa.

Sedangkan fauna penghuni Kawasan Dataran Tinggi Yang yakni rusa timor, babi hutan, kijang, kucing hutan, musang, lutung jawa, burung merak dan elang.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kebun Bibit Wonorejo di Surabaya: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Kebun Bibit Wonorejo di Surabaya: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Surabaya
2 Mahasiswa Pelaku Penembakan di Tol Surabaya Dikeluarkan dari Kampus

2 Mahasiswa Pelaku Penembakan di Tol Surabaya Dikeluarkan dari Kampus

Surabaya
Dugaan Korupsi Mobil Siaga, Sejumlah Kades di Bojonegoro Diperiksa

Dugaan Korupsi Mobil Siaga, Sejumlah Kades di Bojonegoro Diperiksa

Surabaya
Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena 'Blindspot'

Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena "Blindspot"

Surabaya
Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com