Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pilu Emy Aghnia, Pengasuh yang Dikenal Bersikap Baik Ternyata Tega Aniaya Anaknya

Kompas.com - 31/03/2024, 23:24 WIB
Reza Kurnia Darmawan

Editor

KOMPAS.com - Selebgram Emy Aghnia merasa terpukul dengan peristiwa yang menimpa anaknya. Anak Emy yang berusia 3 tahun dianiaya pengasuhnya.

Selama bekerja hampir setahun dengan keluarga Emy, pelaku berinisial IPS (27) dikenal bersikap baik.

"Sama sekali tidak ada masalah, suster ini baik kepada saya dan saya juga baik kepada susternya, bisa ditanyakan ke orang-orang rumah dan manajer saya semuanya," ujarnya di Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota, Sabtu (30/3/2024), dikutip dari Surya Malang.

Emy tak menyangka, IPS yang selama ini dikenal sopan dan baik, ternyata tega menganiaya anaknya.

"Perangai yang sangat-sangat amat baik, tapi ternyata manipulatif," ucapnya.

Penganiayaan itu terjadi di rumah Emy di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (28/3/2024) pukul 04.18 WIB.

Sewaktu kejadian, Emy dan suami, Reinukky Abidharma, tak berada di rumah karena sedang ke Jakarta. Emy memercayakan pengasuhan anaknya kepada IPS.

"Jadi saya percaya, ternyata saya tinggal ke Jakarta 2 hari memang ada urusan pekerjaan, eh hari pertama saya di Jakarta pas sahur sampai jam 5 lebih itu menghajar anak saya habis-habisan," ungkapnya.

Baca juga: Terungkap, Motif Pengasuh di Malang Aniaya Anak Selebgram, Korban Disebut Tak Menurut

Dalih penganiaya anak selebgram Emy Aghnia


Kasus penganiayaan ini baru diketahui orangtua korban pada Jumat (29/3/2024) pagi.

Saat itu, IPS mengabarkan lewat pesan WhatsApp (WA) bahwa korban mengalami luka memar gara-gara terjatuh.

"Jam 7-8 pagi dikabari sama susternya di WA, kakak (korban) benjol jatuh di kamar mandi," tutur suami Emy, Reinukky Abidharma, Sabtu.

Sesampai di rumah, Reinukky mengecek rekaman CCTV. Namun, yang ia dapati berbeda dengan pengakuan IPS. Ia justru melihat IPS menganiaya korban.

Orangtua korban melaporkan kasus penganiayaan itu ke polisi.

Senada dengan Emy, Reinukky juga menyebutkan, selama 11 bulan bekerja dengan keluarganya, IPS tak memiliki ciri-ciri sebagai orang berkelakukan kasar.

"Dari 11 bulan ini tidak ada tanda-tanda dia kasar, tanda-tanda dia ada ciri-ciri orang jahat itu tidak ada, mukanya polos," jelasnya.

Baca juga: Anak Selebgram Malang yang Diduga Dianiaya Pengasuhnya Alami Trauma Berat

Halaman:


Terkini Lainnya

Psikolog Polda Jatim Dampingi 4 Siswi SD yang Dicabuli Gurunya di Sumenep

Psikolog Polda Jatim Dampingi 4 Siswi SD yang Dicabuli Gurunya di Sumenep

Surabaya
Jelang Idul Adha, Pemkab Malang Terjunkan Dokter Hewan ke Pasar

Jelang Idul Adha, Pemkab Malang Terjunkan Dokter Hewan ke Pasar

Surabaya
Polisi Sita 5 Pucuk Airsoft Gun dari 3 Tersangka Penembakan di Surabaya

Polisi Sita 5 Pucuk Airsoft Gun dari 3 Tersangka Penembakan di Surabaya

Surabaya
Fortuner Tabrak Balita hingga Tewas di Sidoarjo, Pengemudi Mengaku Tak Melihat Korban

Fortuner Tabrak Balita hingga Tewas di Sidoarjo, Pengemudi Mengaku Tak Melihat Korban

Surabaya
3 Pelaku Penembakan di 4 Lokasi di Surabaya Ditangkap Polisi, Salah Satunya Anak di Bawah Umur

3 Pelaku Penembakan di 4 Lokasi di Surabaya Ditangkap Polisi, Salah Satunya Anak di Bawah Umur

Surabaya
Bayi 8 Bulan di Probolinggo Dianiaya Ayah Kandung karena Menangis

Bayi 8 Bulan di Probolinggo Dianiaya Ayah Kandung karena Menangis

Surabaya
Guru MI di Lumajang Deklarasi Maju Pilkada 2024, Didukung 30 Pesantren

Guru MI di Lumajang Deklarasi Maju Pilkada 2024, Didukung 30 Pesantren

Surabaya
Begal Muncul dari Sawah lalu Adang Pasutri di Probolinggo, Suami Tewas

Begal Muncul dari Sawah lalu Adang Pasutri di Probolinggo, Suami Tewas

Surabaya
Sengketa Tanah Pemkab Lumajang dan Warga, BPN Menduga Sertifikat Pemkab Palsu

Sengketa Tanah Pemkab Lumajang dan Warga, BPN Menduga Sertifikat Pemkab Palsu

Surabaya
Bupati Trenggalek soal Rakernas V PDI Perjuangan: Siap Jalin Komunikasi dengan Semua Pihak

Bupati Trenggalek soal Rakernas V PDI Perjuangan: Siap Jalin Komunikasi dengan Semua Pihak

Surabaya
Kisah Aswari, Penyandang Disabilitas Asal Sumenep yang Dilantik Jadi Anggota PPS pada Pilkada 2024

Kisah Aswari, Penyandang Disabilitas Asal Sumenep yang Dilantik Jadi Anggota PPS pada Pilkada 2024

Surabaya
Kronologi Mahasiswi Tewas Saat Kejar Jambret di Surabaya, Tas Terjatuh Tidak Diambil Pelaku

Kronologi Mahasiswi Tewas Saat Kejar Jambret di Surabaya, Tas Terjatuh Tidak Diambil Pelaku

Surabaya
Pungli Oknum Pegawai Honorer Dispendukcapil Malang, Pasang Tarif Pengurusan KTP Rp 150.000

Pungli Oknum Pegawai Honorer Dispendukcapil Malang, Pasang Tarif Pengurusan KTP Rp 150.000

Surabaya
Balita 2 Tahun di Sidoarjo Tewas Terlindas Fortuner Tetangga

Balita 2 Tahun di Sidoarjo Tewas Terlindas Fortuner Tetangga

Surabaya
Sang Suami Tewas di Tangan Begal di Probolinggo, Pujiani: Dia Sempat Berduel dengan Pelaku

Sang Suami Tewas di Tangan Begal di Probolinggo, Pujiani: Dia Sempat Berduel dengan Pelaku

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com