Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Warga Bojonegoro Tewas dan 2 Masuk RS Diduga akibat Miras Oplosan

Kompas.com - 18/03/2024, 18:51 WIB
Hamim,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

BOJONEGORO, KOMPAS.com - Tiga orang warga di Bojonegoro, Jawa Timur tewas diduga akibat pesta minuman keras (miras) oplosan saat bulan Ramadhan.

Sedangkan dua orang lainnya harus dilarikan ke rumah sakit usai berpesta miras oplosan di sebuah warung makan di Desa Duyungan, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro.

Baca juga: Bocah di Bojonegoro Meninggal Tenggelam Saat Bengawan Solo Meluap

Korban tewas miras oplosan adalah Didik Suryono (45), Rizky Zentin Bahtian (28), dan Zainal Arifin (27). Ketiganya merupakan warga Desa Mayangkawis, Kecamatan Balen, Bojonegoro.

Sedangkan korban yang harus dilarikan ke rumah sakit adalah Imron (34), warga Desa Mayangkawis, Kecamatan Balen dan Arif Prasetyo (35), warga Desa Duyungan, Kecamatan Sukosewu. 

Baca juga: Sungai Bengawan Solo Meluap, 36 Desa di Bojonegoro Terendam Banjir

Kasatreskrim Polres Bojonegoro, AKP Fahmi Amrullah mengatakan, pesta miras itu berlangsung di sebuah warung makan di tengah sawah, Desa Duyungan, Kecamatan Sukosewu, Sabtu (16/3/2024).

Sebetulnya mereka membawa sendiri miras oplosan tersebut dari rumah dan diminum seharian bersama temannya di warung tersebut. 

"Minuman oplosan itu dibawain si Rizky dikemas dalam botol plastik dan diminum bersama. Jadi warung itu tidak menjual minuman keras," kata AKP Fahmi Amrullah, kepada Kompas.com, Senin (18/3/2024).

Baca juga: Kronologi 3 Remaja di Surabaya Dikeroyok, lalu Dicekoki Miras dan Kecubung

Usai menenggak minuman oplosan tersebut, selanjutnya mereka pun pulang ke rumahnya masing-masing. 

Setibanya di rumah mereka ada yang merasakan perutnya mual-mual dan kepala pusing, serta mata berkunang-kunang terus tanpa henti.

Korban bernama Didik Surya ditemukan meninggal dunia di kamar gudang tempatnya bekerja, dan Rizky Zentin Bahtian meninggal di RSUD Sumberjo, Minggu (17/3/2024). 

Sedangkan, korban bernama Zainal Arifin juga dinyatakan meninggal di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, Bojonegoro,Senin (18/3/2024).

"Satu korban meninggal di tempat kerja, yang dua korban meninggal di rumah sakit," terangnya.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang sempat diperiksa dan keterangan petugas medis, korban meninggal akibat pengaruh dari meminum miras oplosan. 

"Ada 6 saksi yang kami periksa, dan penyelidikan dihentikan karena pelaku yang membawa minuman oplosan itu juga menjadi korban meninggal," ungkapnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena 'Blindspot'

Polisi Tak Terima Alasan Sopir Fortuner Tabrak Bayi karena "Blindspot"

Surabaya
Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Pilkada Surabaya, Petahana Eri-Armuji Galang Dukungan 6 Parpol

Surabaya
Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Perkosa Anak Pemilik Kos di Lamongan, Pemuda Asal Pamekasan Ditangkap

Surabaya
Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Surabaya
Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Kades Taji Didatangi BRIN Usai Rancang Alat Pembakaran Sampah yang Diklaim Tanpa Residu

Surabaya
Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Menabung Kopi, Cara Petani di Gucialit Lumajang Tingkatkan Perekonomian

Surabaya
Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Lima Perangkat Desa di Ponorogo Jadi Tersangka Pungli PTSL

Surabaya
Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Gempa M 4,1 Kembali Guncang Pulau Bawean

Surabaya
Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Polisi Tangkap Pria yang Pamer Alat Kelamin di Pinggir Jalan Surabaya

Surabaya
Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Kapolres Probolinggo Tengok Bayi 8 Bulan yang Dianiaya Ayahnya

Surabaya
KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

KPU Kota Malang Ingatkan 45 Calon Anggota Legislatif Terpilih Laporkan Harta Kekayaannya

Surabaya
Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Mengungkap Fakta Pengeroyokan Siswa MTs di Situbondo, Pelaku Hina Ibu Korban di WhatsApp

Surabaya
Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Sempat Teriak Maling, Ibu di Jember Meninggal Usai Pergoki Pencuri Gasak Tasnya

Surabaya
Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Cerita Pemilik Restoran di Surabaya Mengaku Dianiaya Saudara karena Warisan

Surabaya
Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Guru ASN Daftar Bacabup ke PPP, Alasannya Prihatin Kemiskinan di Sumenep

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com