Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nenek 70 Tahun di Surabaya Tenggelam di Sungai Brantas, Korban Diduga Bunuh Diri

Kompas.com - 24/12/2023, 09:09 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com - RH, seorang nenek berusia 70 tahun tewas tenggelam di Sungai Brantas di seberang Gapura Gang 9, Jalan Raya Kemlaten, Karang Pilang Surabaya pada Kamis (21/12/2023) sekitar pukul 08.30 WIB.

Ali Rohmat, keponakan RH bercerita bahwa Nenek RH menyeberangi jalan raya tepat di depan gang pemukiman rumah pada Kamis pagi.

Jalan raya tersebut memiliki empat lajur dua arah dengan lebar sekitar 10 meter.

Saat menyeberang, Nenek RH dibantu oleh karyawan toko bangunan di dekat lokasi. Para saksi mengira Nenek RH menyeberang untuk mencari angkutan umum yang melintas dari utara ke selatan.

"Ceritanya, awalnya dia minta diseberangkan jalan oleh orang toko bangunan," ujar Ali saat ditemui di rumah duka kawasan Jalan Kemlaten IX, Kebraon, Karang Pilang, Surabaya, Kamis (21/12/2023).

Baca juga: Jasad Ditemukan di Perairan Pantai Jeranjang Lombok Barat, Diduga Korban Kapal Tenggelam

Bahkan saat itu sebuah angkutan umum sempat berhenti di dekat korban yang berdiri di bahu jalan. Namun karena Nenek RH tak naik, angkutan umum itu melanjutkan perjalanan.

"Orang orang menyangka,ibu sudah naik bemo. Tapi ternyata enggak. Bemo sudah pergi," jelasnya.

Tak lama warga yang tinggal di sisis barat sungai berteriak meminta tolong karena melihat kirban yang berdiri di bahu jalan berjalan pinggiran sungai dan menceburkan diri ke Sungai Brantas.

Menurut Ali, saat itu sejumlah warga memberi tahu keluarga yang tinggal lima meter dari pintu gerbang Gang 9.

Anak kedua korban, Jaswadi yang tahu kabar sang ibu langsung berlari ke sungai dan berenang untuk menyelamatkan sang ibu.

"Nah orang seberang sungai teriak-teriak, minta tolong ke orang sehingga di sisi sini kedengeran. Akhirnya ada yang memanggil anaknya (anak kedua)," katanya.

Baca juga: Bocah di Pelalawan Riau Tenggelam Saat Mandi di Sungai

Menurut Ali, sang bibi sengaja mengakhiri hidupnya karena kerap sakit-sakitan dalam kurun waktu yang lama.

Bahkan ia mengatakan sang bibi kerap meracau ingin mengakhiri hidup.

"Soalnya rencana mau bunuh diri itu sudah lama, ingin minum racun atau apa. Ngomongnya sudah ngelantur. Iya sepuh juga," ungkapnya.

Ali bercerita sang bibi kerap bejemur dengan duduk di kursi yang berada di teras rumah. Biasanya aktivitas sang bibi diawasi oleh keluarga.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Suhu Mendekati Minus, Pendaki Gunung Lawu Diminta Bawa 'Sleeping Bag'

Suhu Mendekati Minus, Pendaki Gunung Lawu Diminta Bawa "Sleeping Bag"

Surabaya
2 Anggota Satpol PP Surabaya Dipecat karena Main Judi Online

2 Anggota Satpol PP Surabaya Dipecat karena Main Judi Online

Surabaya
Pilkada Kabupaten Pasuruan, Gus Mujib Sudah Kantongi Rekomendasi 2 Partai

Pilkada Kabupaten Pasuruan, Gus Mujib Sudah Kantongi Rekomendasi 2 Partai

Surabaya
Kantor PNM Mekaar Syariah di Mojokerto Terbakar, 4 Motor Karyawan Hangus

Kantor PNM Mekaar Syariah di Mojokerto Terbakar, 4 Motor Karyawan Hangus

Surabaya
Operator Mesin Bubut di Malang Tewas Tergilas Mesin Pengolah Tanah

Operator Mesin Bubut di Malang Tewas Tergilas Mesin Pengolah Tanah

Surabaya
Kedai Kopi Unik di Malang, Kasih Harga Murah untuk Pengunjung Berbahasa Walikan

Kedai Kopi Unik di Malang, Kasih Harga Murah untuk Pengunjung Berbahasa Walikan

Surabaya
Motif Ibu Buang Bayi Dibungkus Plastik di Sumenep, Malu Hasil Hubungan Gelap dengan Sopir Ojol

Motif Ibu Buang Bayi Dibungkus Plastik di Sumenep, Malu Hasil Hubungan Gelap dengan Sopir Ojol

Surabaya
Tiba-tiba Muncul, Ular Kobra 1 Meter Kagetkan Pegawai Klinik Kecantikan di Gresik

Tiba-tiba Muncul, Ular Kobra 1 Meter Kagetkan Pegawai Klinik Kecantikan di Gresik

Surabaya
Pembuang Bayi Terbungkus Plastik Merah di Sumenep Ditangkap, Ternyata Ibu Kandung

Pembuang Bayi Terbungkus Plastik Merah di Sumenep Ditangkap, Ternyata Ibu Kandung

Surabaya
Tersesat di Puncak Gunung Adeng Tabanan, 2 Pendaki Dievakuasi Tim SAR

Tersesat di Puncak Gunung Adeng Tabanan, 2 Pendaki Dievakuasi Tim SAR

Surabaya
Baru Pulang Hadiri Pernikahan di Lampung, 4 Warga Blitar Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Semarang-Batang

Baru Pulang Hadiri Pernikahan di Lampung, 4 Warga Blitar Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Semarang-Batang

Surabaya
Dua Kurir dari Jakarta Ambil Narkoba Rp 1,5 Miliar di Kota Blitar

Dua Kurir dari Jakarta Ambil Narkoba Rp 1,5 Miliar di Kota Blitar

Surabaya
Polisi Surabaya Masih Cari Unsur Pidana Laporan Pelecehan Logo NU

Polisi Surabaya Masih Cari Unsur Pidana Laporan Pelecehan Logo NU

Surabaya
Gunung Bromo Menghitam Usai Kebakaran

Gunung Bromo Menghitam Usai Kebakaran

Surabaya
Dua PMI Banyuwangi Alami Gangguan Jiwa usai Pulang dari Malaysia

Dua PMI Banyuwangi Alami Gangguan Jiwa usai Pulang dari Malaysia

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com