Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Detik-detik Bus Gunung Harta Terbakar di Situbondo, Kebakaran Diketahui Usai Sopir Dengar Teriakan Warga

Kompas.com - 02/09/2022, 16:11 WIB
Reza Kurnia Darmawan

Editor

KOMPAS.com - Bus Gunung Harta terbakar di Jalan Raya Pantura, tepatnya di Jalan Raya Desa Mlandingan Wetan, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kamis (1/9/2022) malam.

Bus yang mengangkut 17 penumpang itu sedang dalam perjalanan dari Magelang, Jawa Tengah, menuju Bali. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bungatan Iptu Sukamto mengatakan, berdasarkan keterangan pengemudi, kebakaran diketahui usai sopir mendengar teriakan warga di sekitar lokasi soal kepulan asap di bus.

"Ketika sopir melihat spionnya ada kepulan asap dari belakang bus dan sopir meminggirkan bus ke pinggir jalan raya," ujarnya, dikutip dari Surya.

Saat mengetahui bus terbakar, sopir dan kru bus membangunkan seluruh penumpangnya untuk segera turun.

Baca juga: Kronologi Bus Mira Dirusak Massa di Madiun, Bermula Terobos Lampu Merah, lalu Tabrak Pengendara Motor

Diduga akibat korsleting

Sukamto menuturkan, kebakaran membuat badan bus Gunung Harta bernomor polisi DK 7153 GH itu hangus.

"Seluruh badan bus hangus terbakar, dan api baru bisa dipadamkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi," ucapnya.

Sebelum petugas damkar datang ke lokasi, kru bus dan penumpang berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, mereka tidak berhasil karena api kian membesar.

Bus Gunung Harta yang dikemudikan oleh I Gusti Nyoman Suarta (52) itu diduga terbakar akibat korsleting di bagian mesin.

Baca juga: BRT Semarang Terbakar 2 Kali dalam Sepekan, Mekanik Bus Diberhentikan

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Bus Pariwisata Gunung Harta Terbakar di Pantura Situbondo, 17 Penumpang Selamat

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Alasan Izin Shalat di Masjid, Pria 32 Tahun di Magetan Curi Kotak Amal

Alasan Izin Shalat di Masjid, Pria 32 Tahun di Magetan Curi Kotak Amal

Surabaya
Pengunjung Meningkat selama Libur Lebaran, Omzet Tenant di Pusat Perbelanjaan Kota Malang Naik 100-200 Persen

Pengunjung Meningkat selama Libur Lebaran, Omzet Tenant di Pusat Perbelanjaan Kota Malang Naik 100-200 Persen

Surabaya
Terminal Arjosari Malang Diprediksi Masih Dipadati Penumpang sampai Sepekan Mendatang

Terminal Arjosari Malang Diprediksi Masih Dipadati Penumpang sampai Sepekan Mendatang

Surabaya
Tahanan Polsek Dukuh Pakis Surabaya Melarikan Diri

Tahanan Polsek Dukuh Pakis Surabaya Melarikan Diri

Surabaya
Rumah di Gresik Hangus Terbakar Saat Sang Pemilik Pergi

Rumah di Gresik Hangus Terbakar Saat Sang Pemilik Pergi

Surabaya
Sopir Avanza Berkelahi dengan Kru Bus di Jalan Raya Bojonegoro Saat Arus Balik

Sopir Avanza Berkelahi dengan Kru Bus di Jalan Raya Bojonegoro Saat Arus Balik

Surabaya
Setelah Sopir Bus AKAP di Tulungagung Positif Sabu, Giliran Kernet Bus Tersangka karena Mengonsumsi dan Memiliki Ganja

Setelah Sopir Bus AKAP di Tulungagung Positif Sabu, Giliran Kernet Bus Tersangka karena Mengonsumsi dan Memiliki Ganja

Surabaya
Warga Banyuwangi Diserang Ulat Bulu, Muncul Efek Gatal dan Iritasi di Kulit

Warga Banyuwangi Diserang Ulat Bulu, Muncul Efek Gatal dan Iritasi di Kulit

Surabaya
Puncak Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Diprediksi Terjadi Dua Kali, Ini Waktunya

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Diprediksi Terjadi Dua Kali, Ini Waktunya

Surabaya
42 Pemudik Sakit Mayoritas karena Kelelahan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

42 Pemudik Sakit Mayoritas karena Kelelahan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Surabaya
Wanita Paruh Baya Curi Uang Rp 200 Juta dan Perhiasan Majikan di Malang

Wanita Paruh Baya Curi Uang Rp 200 Juta dan Perhiasan Majikan di Malang

Surabaya
Libur Lebaran 2024, Toko Oleh-oleh di Kota Batu Diserbu Wisatawan

Libur Lebaran 2024, Toko Oleh-oleh di Kota Batu Diserbu Wisatawan

Surabaya
Puncak Arus Balik, 18.461 Pemudik Naik Kereta Api Tiba di Surabaya

Puncak Arus Balik, 18.461 Pemudik Naik Kereta Api Tiba di Surabaya

Surabaya
Kesan Reiner, Pria Asal Jerman, Saat Pertama Kali Makan Ketupat

Kesan Reiner, Pria Asal Jerman, Saat Pertama Kali Makan Ketupat

Surabaya
Rumah Produksi Roti di Gresik Terbakar, 10 Orang Terluka

Rumah Produksi Roti di Gresik Terbakar, 10 Orang Terluka

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com